
Kia segera naik ke Angkot itu, di dalam angkot itu hanya ada seorang pria saja dan pak supir, Kia semakin risih ketika Pria itu terus menatap ke arahnya.
Kia melihat kalau Pria itu mendekat ke arahnya, Kia sudah siap melayangkan pukulan kalau Pria itu macam-macam padanya.
Akan tetapi perkiraannya salah, ternyata Pria itu mendekat hanya untuk turun dari angkot tersebut.
"Kia~Kia otak Lo itu isinya apa sih, tapi semua orang juga akan mikir yang sama kalau hanya berdua seperti itu, apalagi ini sudah mau magrib," guman Kia.
Tak lama Kia menyetop Angkot itu dan turun dari sana, Dia sudah sampai di Rumahnya Andika.
Kia segera mendekati pintu gerbang rumah itu dan memencet Belnya. Seketika Pintu gerbang terbuka dan Pak Satpam menghampirinya.
"Eh Neng Kia, tumben Neng Kia sore-sore kesini lagi, mau ketemu Den Andika ya?" Tanya pak Satpam tapi lebih tepatnya menggodanya.
"Iya nih pak, mau ngasih ini buat dia, masakan Ibu," ujar Kia
"Kalau begitu masuk saja Neng," ujar Pak Satpam itu.
__ADS_1
"Oke deh pak, aku masuk dulu ya pak," ujar Kia lalu masuk ke sana, Kia menekan Bel pintu Rumahnya Andika. Tak lama Bik Inah membuka pintu itu dengan senyum manis ke arah Kia.
"Eh neng Kia, ayo masuk neng," ujar Bik Inah. Kia masuk ke sana dan kebetulan Andika sedang main Playstation di Ruang tengah bersama teman-temannya.
"Neng Kia tunggu di sini dulu ya, biar bibik panggilkan Den Andika dulu ya," ujar Bik Inah, Kokom akhirnya menunggu di ruang tamu.
Bik Inah berjalan ke Ruang tengah untuk memanggil Andika.
Tok... tok...
"Den Andika, apa Bibik boleh masuk?" Tanya Bik Inah.
"Ada apa Bik?" Tanya Andika masih tidak menoleh ke arah Bik Inah.
"Itu den, di Ruang tamu ada Non Kia,"
"Apa!!!"
__ADS_1
"Yeay... Gue menang Dik, mulai besok Lo harus Traktir Gue sampai sebulan mendatang," ucap Leo.
"Yach Gue kalah kan, Ini semua gar-gara Gadis Mesum itu," guman Andika.
"Bagaimana Den, apakah Aden mau menemuinya," tanya bik Inah.
"Suruh dia tunggu di situ Bik, sebentar lagi Aku akan menemuinya," ucap Andika.
Bik Inah sudah keluar namun Andika masih melanjutkan permainan Game Nya bersama Leo.
Kia sudah menunggu satu Jam di sana, sampai-sampai dia tertidur di atas Sofa. Azan Magrib sudah berkumandang, Andika menyelesaikan permainannya, Leo juga sudah pamit pulang. Andika bersiap-siap untuk pergi ke Mesjid untuk melaksanakan Shalat Magrib, dia lupa kalau Kia sudah menunggunya dari tadi.
Andika sudah pulang dari mesjid, ketika dia mau menaiki tangga hendak ke kamarnya netranya melihat sekilas ke arah Sofa ruang tamu, saat ini dia baru menyadari kalau Kia sudah lama menunggunya di sana namun dia langsung masuk ke kamarnya untuk mengganti pakaiannnya.
Andika sudah kembali turun dari kamarnya, dia menghampiri Kia yang masih tertidur pulas di atas Sofa, Andika tersenyum ketika melihat wajah Kia yang Lucu ketika tidur, wajah Imutnya kelihatan sangat Cantik dan sesekali raut wajahnya berubah Lucu sehingga Andika tanpa sadar menatapnya sambil tersenyum.
"Ah mikir apa sih Gue, Gue gak boleh suka sama ni Bocah, Gue sudah punya Sweet Girl, Gue gak mau menyakiti hati Sweet Girl hanya Karena bocah mesum ini." Guman Andika.
__ADS_1
...Bersambung......