
"Tapi Jok Mobil Azka lebih empuk lagi, Lo mau coba?" Pancing Kimora
"Enggak-enggak deh kak, yang ada bokongku yang enak tapi hatiku yang sesak," ucap Kia Spontan membuat Kimora semakin keras tawanya.
"Lama-lama kalau kita ngobrol terus aku bisa beser di sini nih Kia, kita pulang aja Yuk,"
"Oke gasken kak,"
Kimora pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, karena itu mobil mewah walaupun kimora melajukannya dengan kecepatan sedang akan tetapi Kia merasa itu terlalu cepat sehingga dia berpegangan erat di pegangan mobil itu.
"Lo kenapa Kia, kok pucat gitu?"
"Gak apa-apa Kok Kak, kak Kim ini pembalut ya, kenapa bawa mobilnya kencang amat," ucap Kia polos
"Lo takut, ini belum seberapa loh,"
"Siapa bilang aku takut, Kia manusia paling berani yang ada di kampung Kia,"
"Yakin???" Kia mengangguk pelan, rasa khawatir memenuhi hatinya, kimora menambah kecepatan laju mobilnya sehingga Kia berteriak Histeris dan akhirnya Kimora menghentikan mobilnya dan tertawa.
"Katanya gak takut, tapi Kok teriak-teriak begitu ha.. ha..."
"Ini teriakan seru kak Kim, berasa kayak naik Rooling Coster he.. he.."
__ADS_1
Kimora sangat kagum pada Kia, walaupun wajahnya sudah pucat pasi akan tetapi masih juga bisa bercanda.
"Udah turun sana, sudah sampai tau," suruh Kimora, Kia mengedarkan pandangannya ternyata memang benar mereka sudah sampai di Gang Rumahnya Kia.
"Eh beneran ya, sudah sampai aja ternyata, Kak Kim gak mau mampir dulu?"
"Enggak deh, mungkin lain kali aja ya Kia, Aku harus pergi ke suatu tempat hari ini,"
"Ya Sudah Kak Kim, BTW makasih ya sudah nganterin Kia, hati-hati Loh," Kimora mengangguk lalu melajukan mobilnya.
Dengan Langkah semangat Kia berjalan menuju Rumahnya yang ada di dalam Gang Tersebut.
Rumah kia hanya berukuran 6×6 meter saja, walaupun begitu Itu adalah Istana yang paling Indah baginya, dia tinggal bersama Ibunya yang bekerja sebagai penjahit baju, sesekali dia juga membantu Ibunya di kala ada waktu senggang.
Ketika Kia hendak masuk ke Rumahnya dia menerima pesan singkat dari sebuah Nomor yang tak di kenalnya.
Kia mengambil Ponselnya lalu segera membukanya. Kening Kia berkerut ketika membaca pesan Itu dan tak berselang lama Kia melompat kegirangan sambil berteriak.
"Aaaaaaaa...."
Dari dalam Rumah Ibunya Kia Yang bernama Ratna keluar dan terbengong melihat Tingkah Putrinya Itu.
"Kia, ada apa sih kamu teriak-teriak seperti itu, Bikin Ibu jantungan saja,"
__ADS_1
"Eh Ibu, gak ada apa-apa Kok Bu," ucapnya sambil cengengesan dan masuk ke dalam Rumahnya setelah menyalami Ibunya tentunya, Ratna hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Tingkah Absurd Putrinya itu.
Kia segera masuk ke dalam Kamarnya dan kembali membuka pesan masuk tadi, dia kembali membacanya.
💬 Hai Sweet Girl, bagaimana kabarmu, sudah lama ya kita tidak saling Chatan.
Begitu Kira-kira Chat yang masuk ke dalam ponselnya tadi. Kia berguling-guling di kasurnya karena kegirangan, dia tidak menyangka kalau Teman Chatingannya yang selama dua Bulan menghilang kini muncul lagi. Kia kemudian segera membalasnya.
"Apa benar Ini Bad Boy kah??? 📤
Ting...
📩 "Memangnya ada Orang lain yang memanggil kamu Sweet Girl?"
Kia kembali melompat-lompat di atas kasur Lusuhnya sehingga...
Bruuk...
Tempat Tidurnya Ambruk dan Kia mengaduh kesakitan karena ikut Ambruk.
"Kia suara apa itu hah," teriak Ratna yang sempat mendengar suara dari dalam kamar Kia.
"Bukan apa-apa kok Bu, hanya Suara kentut Ku saja," ujar Kia berbohong.
__ADS_1
"Oooo... Apa???, Ya Tuhan Dosa Apa sih Aku ini sehingga punya anak Joroknya Minta Ampun begini," ucap Ratna, Kia juga mendengarnya dan dia hanya cekikikan saja.
...Bersambung......