
"Hei Lihat itu ada kak Azka, Uugghh,,, ganteng banget," ucap salah seorang gadis di kelas itu. Semua gadis berlari menuju ke arah pintu untuk melihat Azka, tapi tidak dengan Kia yang asik membaca Bukunya.
"Aduuuhhh... tampannya, pasti dia mau Latihan Basket deh, lihat mereka juga tampan-tampan tapi tetap lebih tampan kak Azka,"
Kia yang terusik dengan suara-suara sumbang mereka menoleh juga akhirnya ke arah Pintu dan terlihat Azka memang sangat tampan, namun Hukuman yang dia alami kemarin membuat Rasa kagum itu menjadi Rasa kesal yang teramat sangat.
Kia mengambil Ponselnya dan melihat aplikasi berwarna hijau di layar Ponselnya dan berharap ada keajaiban, tapi lagi-lagi tidak ada satupun pesan yang masuk di sana, kia kembali kecewa.
"Bad Boy, Kamu ke mana sih, Aku kangen sama Kamu, kenapa sudah hampir dua bulan ini kamu gak ada kabar dan nomormu juga tidak aktif, seandainya saja kamu tahu Bad Boy, aku sekarang lagi membutuhkan sandaran, aku kangen sama kamu Bad Boy," kia kembali menyimpan Ponselnya dan kembali melanjutkan membaca.
Kriiiiiiing......
Bel kembali berbunyi, saatnya pulang sekolah, Kia langsung mengemas buku-bukunya lalu hendak pulang, akan tetapi seseorang menghadangnya di luar kelas.
"Baju lo sudah kering, sekarang balikin jas Gue," ucap Azka Dingin sambil menarik kasar Jas Itu lalu pergi dari sana.
"Iiiih nyebelin banget sih, kan Gue gak pernah minta Jasnya, malahan dia yang memaksa Gue memakainya, dasar cowok sinting, euh.. kalau bukan kakak kelas sudah gue bejek-bejek tu kepalanya," Kia semakin kesal dengan Sikap Azka padanya.
__ADS_1
"Ha.. ha.. ha.. Kia, Lo kenapa sih ngomel-ngomel sendiri di situ, yuk Kita Pulang,"
"Eh kak Kim, aku kesel kak sama Kak Azka, dia memangnya selalu seperti itu ya, ngeselin,"
"Enggak Kok Kia, dia baik kok Orangnya,"
"Baik, baik dari mana, di lihat dari sisi manapun tetap aja nyebelin, kesal aku,"
"Ha.. ha.. ha.. Kia-Kia, jangan berlebihan gitu ah, nanti malah suka lagi sama dia,"
" Suka?, amit-amit deh Aku suka sama dia kak, mending aku sama Monyet,"
"Aku naik Bus kak, kenapa kakak mau nawarin aku pulang ya, canda kak,"
"Kok tau sih, kalau begitu ayo kita pulang," ajak Kimora lalu menggandeng tangan Kia dan membawanya ke parkiran, Kia hanya mengikutinya saja dengan rasa binggung di benaknya.
"Beneran nih kak, Kakak mau ngaterin aku?"
__ADS_1
"Iya Kia, mau gak?"
"Mau banget kak, lumayan Ngirit Ongkos he.. he.. "
Kimora tertawa melihatnya, entah kenapa Kia selalu saja bikin dia senang, melihat wajahnya saja sudah bikin mood Kimora kembali baik.
"Ayo naik, kita lest Go..."
Kia dengan senang hati menaiki mobil sport mewah itu, ini adalah pengalaman pertama dalam hidupnya bisa menaiki mobil Orang kaya, dan ekspresinya sungguh membuat Kimora jadi tambah ngakak saja.
"Wiiih kak Kim, empuk banget kursinya, beda banget sama kursi Bus yang bantet," ucap Kia, Kimora selalu merasa terhibur dengan Kia yang apa adanya.
"Ya jelas beda lah Kia sayang, ini mobil mewah dan itu Bus, bedanya antara langit dan Bumi,"
"Kejauhan dong kak he.. he..,"
__ADS_1
...Bersambung.......