
"Tapi Kia, Azka sudah keterlaluan sama Lo, Gue yang gak bisa terima Lo diginiin," ucap Kimora marah.
"Gak apa-apa kok kak Kim, Aku sudah salah dan sudah sepatutnya menerima hukuman, lagian hukumannya tidak seberapa kok, aku pasti bisa menjalaninya," ucap Kia dengan senyuman namun di dalam hatinya mengumpat habis-habisan Azka yang sudah semena-mena padanya.
Kimora semakin kagum pada Kia, dia tidak habis pikir kenapa Azka sangat tidak suka dengan Kia, Dia harus melakukan sesuatu, pikirnya.
Terlihat Kia sudah berdiri di tengah lapangan dan seperti perintah Azka dia menengadah sambil menghormat bendera, awalnya Kia baik-baik saja namun setelah melewati sejaman dia mulai oleng namun dia tetap bertahan di sana.
Setelah Semua Siswa Bubar terlihat Azka menghampirinya masih dengan wajah Dinginnya.
" Ngapain kak Azka ke sini?" Sebelum Azka mengeluarkan kata-katanya Kia sudah lebih dulu bertanya dengan nada ketus.
"Gue hanya mau meberitahukan kalau hukuman Lo sudah selesai."
"Alhamdulillah..."
Bruuukkk....
__ADS_1
Tiba-tiba saja Kia Ambruk di tanah dan Azka menjadi panik, dia segera menggendong Kia ala Bridal Style lalu membawanya ke UKS.
Kimora yang mengetahui kalau Kia Pingsan segera menyusul ke sana.
"Ini semua gara-gara Lo Az, Gue kan sudah bilang kalau dia gak akan sanggup karena mataharinya sangat terik, Lo sih ngeyel kasih hukuman seperti itu padanya," Kimora menyalahkam Azka, Azka masih saja memegang tangan Kia dan mengusap-usapnya agar Kia tersadar.
"Iya Gue tahu kalau Gue salah, tapi memang seharusnya dia mendapat hukuman kan, Gue tidak mau Reputasi panitia hancur di mata siswa baru kalau tidak menindak Siswa yangmelakukan kesalahan seperti Kia."
"Egois Lo Az, Kalau sudah seperti ini apa Lo masih mempertahankan Reputasi Lo itu, memang tidak punya perasaan Lo Az," marah Kimora.
Azka mulai bangkit dari duduknya dan melangkah pergi dari sana.
"Azka mau ke mana Lo hah?"tanya Kimora.
"Lo jagain dia sebentar Kim, Gue akan segera kembali," suruh Azka lalu keluar dari Ruangan Itu.
Kimora mengambil Minyak kayu putih dan mengusapnya sedikit di bawah lubang hidung Kia dan tak lama kemudian Kia sudah tersadar.
__ADS_1
Kia mulai mengerjap-ngerjapkan matanya dan melihat ke seluruh ruangan itu, di sana hanya ada Kimora saja yang tersenyum manis ke arahnya.
"Kak Kim, aku ada di mana ini?"
"Lo sedang di UKS Kia, Gue mewakili Azka meminta maaf sama Lo," ujar Kimora
"Maaf kak Kim, bukan aku tidak menghargai usaha Kak Kim, permintaan maafnya di tolak karena bukan Kak Kim yang bersalah, yang aku inginkan kak Azka sendiri yang meminta maaf sama Aku," ucap Kia
"Itu Mustahil Kia,Azka itu kalau aku bilang adalah Pangeran Es, hatinya sudah lama beku jadi mustahil dia akan melakukannya."
"Memangnya kenapa sih dia seperti itu kak Kim, apa dia sudah dari Orok seperti itu ya, atau jangan-jangan setiap hari dia makan Es Batu sehingga dinginnya mengalahkan Gunung Es kutup Utara?"
"Mungkin,"ucap Kimora dengan Ekspresi yang serius sehingga Kia sontak tertawa melihatnya.
Mereka berdua tertawa sebelum akhirnya Azka kembali ke Ruangan Itu.
...Bersambung......
__ADS_1