BLUE MOON

BLUE MOON
SATU ... DUA ... TIGA, SENYUM


__ADS_3

Flavia berdiri di sisi kursi Eryk Lin, sambil memegang bahu suaminya itu dia pun berkata, “Cedric Lin tidak akan pergi dari Grup Lin.”


Eryk dan Cedric jelas merasa bingung dengan apa yang dikatan oleh Flavia, “Aku berbicara berdasarkan fakta,” Imbuh Flavia lagi seraya memberi anggukan kepada Felix.


Dengan sopan, Felix meminta ijin kepada asisten He agar diperbolehkan menggunakan laptopnya.  Lalu keluarlah hasil rangkuman rekamana CCTV yang telah di dapat.  Eryk berdiri dan membiarkan Flavia duduk di kursinya. Setelah selesai memutar rekaman itu, dua orang pria berjas hitam berjalan masuk dan berdiri di sisi kanan dan kiri Jingmi.


“A-ada apa ini,” ujarnya dengan nada menyedihkan.


Flavia langsung berdiri, bersedekap tangan lalu berkata, “Aku tidak mentolerir orang-orang yang ingin mengambil keuntungan dari keluarga Lin dengan cara-cara licik.


Jingmi berdiri untuk membela dirinya, “Jika tidak ada bukti jangan menuduh, hanya terlihat berbincang saja mana bisa membuktikan jika aku dan orang itu besengkokol.”


“Oh ya, bagaimana jika aku bisa membuktikannya,” ujar Flavia.


Jingmi pun terdiam namun, tetap masih bersikukuh jika bukan dia pelakunya. Pada saat ini asisten He menghubunginya dan mengatakan jika orangnya telah di dapat.  Mereka pun melakukan Video Call  dan di sambungkan ke layar besar yang ada di pertemuan itu agar semua orang dapat melihatnya.


Si kucing perampok memberi lihat tas yang ada di tangan mereka, itu adalah sebuah tas khusus yang dibuat untuk keluarga Jiang karena memiliki gantungan kunci yang menempel permanen pada tas, sebuah lambang dari keluarga jiang.


“Ini adalah uang tambahan untuk bayaran jasa kami,” jelas si pria yang sudah tertangkap itu.


Semua pemegang saham sangat dibuat tercengang, berpikir untuk apa nona Jiang Jingmi berbuat bodoh seperti itu. Merasa sudah ketahuan, maka jingmi pun berkata lagi, “Kau mengapa lebih memilih gadis dari negeri antah berantah ini, garis keturunan keluarganya pun tidak jelas. Tapi mengapa kau lebih memelihnya,” imbuhnya seraya menunjuk kepada Cedric.


“Kasta itu ada hanya di akal budi, karena dengan akal budi membuatmu menjadi manusia paling tinggi. Jadi ini bukan tentang betapa kaya, betapa bangsawan, betapa terhormatnya sebuah marga keturunan,” jawab Cedric.


“Cinta adalah masalah hati. Tak pedulu rupa, kasta, waktu, atau jarak sekalipun,” jawab Cedric untuk menenangkan hati Lily.

__ADS_1


Flavia mengangguk kepada pengawal yang sedang berdiri di sisi Jingmi, lalu dengan cekatan kedua pengawal itu menarik nona Jiang itu keluar dari ruangan pertemuan itu. Flavia membuka tasnya lalu mengambil sebuah kotak seraya berkata,  “Di depan kalian semua, aku mengumumkan pembatalan pernikanan antara keluarga Jiang dan keluarga Lin, untuk saat ini ataupun di masa-masa yang akan datang.  Tidak akan ada lagi ikatan pernikahan seperti ini!” ujarnya lalu membuka jendela dan membuang kotak dan tokem giok lambah perjanjian nenek moyang itu.


“Wuah istriku memang kerena,” puji Eryk dalam hati.


“Wuah mama keren sekali,” Puji Cedric dalam hati.


Flavia pun menoleh lagi kepada para pemegang saham, Malam Ini aku mengundang kalian semua yang di sini untuk menghadiri pesta pertunangan Tuan Cedric Lin dan Nona Lily. Lagi-lagi perkataan Nyonya Lin ini berhasil sekali lagi membuat yang ada di sana terperanjat.


Ini seperti peribahasa “sekali tepuk dua lalat mati” yang berarti sekali melakukan pekerjaan, kamu bisa mendapatkan banyak untung sekaligus.  Flavia menggandeng tangan Lily seraya berkata, “Ayo kita bersiap.”


Flavia sudah tidak bisa menahan lagi, dia ingin sekaligus mengakhiri masa-masa tunggu bagi Cedric dan lilynya itu. Jadi dia pikir ini adalah waktu yang tepat untuk mengumumkan pertunangan putranya itu.


“Atur dengan baik!” perintah Eryk kepada asisten He.


Melihat bagaimana tangkasnya Nyonya Lin tadi, maka asisten He segera menurunkan semua asisten yang ada di Grup Lin, untuk menyiapkan pesta pertunangan kilat ini. Dengan segera Asisten He mereservasi Ballroom untuk di gunakan nanti malam. Menghubungi pihak catering. Sebagian asisten mengerjakan undangan digital dan mulai mengirimkannya kepada para kolega dan kerabat. Sebagian asisten mencarikan gaun, perhiasan dan tim make up untuk Lily dan keluarga.  


 


Malam ini bintang bertaburan dengan indahnya di langit malam, Cedric dan Lily berjalan sambil bergandengan tangan, Lily berkata, “Jika bukan karena Papamu, maka aku tidak akan bisa berada di posisi saat ini.”


“Papamu telah berusaha kerasa agar aku bisa sepadan denganmu, tidak rendah diri ketika berdiri di sisimu,” jelas Lily dengan mata berbinar terharu.


Cedric sudah tidak bisa berkata-kata lagi, lalu menarik pinggul Lily lebih dekat, menundukan kepalanya dan mencium dalam-dalam bibir gadisnya itu lalu berkata, "Ketika kamu menemukan seseorang yang benar-benar kamu cintai, semuanya terasa begitu pas.”


"Cinta tidak terdiri dari tatapan satu sama lain, tetapi melihat bersama ke arah yang sama," Lily membalas perkataan Cedric.

__ADS_1


Persiapan hanya dilakukan selama tiga hari, tentu dengan hasil yang sempurna. Karena ratusan orang turun tangan untuk menyiapkan acara pertunangan ini.  Pertunangan adalah satu di antara momen spesial dan berharga dalam kehidupan setiap orang. Semua orang ingin merayakan momen ini dengan berbagai cara. Itulah mengapa, semua orang menyukai pertunangan.


Para tamu telah hadir di Ballrom, Eryk Lin pun naik ke atas panggung lalu mengucapkan pidato terima kasihnya juga harapan dan doa terbaik bagi Cedric dan Lily yang akan bertunangan.  Flavia menuntun keduanya untuk naik ke panggung kemudian bertukar cincin.


Cincin pertunangan ini memiliki berat 10,47 karat, berlian putih dengan potongan Emerald hasil desain ternama, ini menjadi cincin termahal di tionkok .  Cincin ini dibuat dengan batu permata dari Monako dan diapit dengan dua berlian berpotongan dengan ukiran yang indah di sekeliling mahkota cincinya.


Mereka berdua saling menyematkan cincin yang ada inisial C dan L , cincin pertunangan sudah tersemat di jari, semua yang hadir pun bertepuk tangan merayakan kebahagian pasangan tersebut, Eryk menutup pesta pertungan putra satu-satunya itu dengan nasiha yang sangat bijak, "Jadilah dirimu sendiri, yang unik, yang jujur, yang rendah hati, yang bahagia,”


Lily mengangguk memancarkan binar bahagia yang tidak bisa diterjemahkan oleh kata, lalu mereka sekeluarga melakukan foto bersama. Jia Li di pangku ole Eryk, Flavia duduk di sebelah Eryk. Sementara Cedric dan Lily di belakang mereka, lalu ada Le Mei dan Jia Mee yang beridri di sisi kanan Eryk dan disisi kiri Flavia.


“ satu … dua … tiga, senyum,” ujar sang fotograger kepada keluarga bahagia tersebut.


 


-TAMAT-


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


Ini adalah Bab terakhir, Author ucapkan terima kasih kepada semua pembaca yang telah setia mengikuti kisah Novel Blue Moon ini.


Yuk Lanjut di keseruan Novel Author yang lain, petualangan kisah cinta Hyun Ki dan Ara 😘


JANGAN LUPA VOTE PERPISAHANNYA YA GAES


LOVE YOU ALL,

__ADS_1


ARIGATO


__ADS_2