BLUE MOON

BLUE MOON
DISTRIBUTOR


__ADS_3

Belinda tersenyum melihat Carl seraya berkata, “Kau semakin tampan.”


“Terima kasih atas pujiannya,” ujar Carl.


Belinda tersenyum kecil, dia menepikan mobilnya  lalu berkata, “Jaringan kejahatan lintas negara telah melengkapi dirinya dengan teknologi yang makin canggih dan menerapkan organisasi sistem sel yang makin sulit dilacak,”


 


“Jaringan kejahatan lintas negara, telah membuktikan memiliki hubungan erat antara pendanaan kelompok hitam dan separatis dengan keuntungan yang diperoleh dari kejahatan nark**ika ini,” jelas Belinda lagi.


“Jadi apa kau yakin akan masuk ke kelompok ini?” tanya Belinda lagi memastikan sebelum Carl benar-benar masuk ke kelompok hitam itu.


“Aku yakin, sangat yakin. Seyakin aku akan bisa melepaskan diri dari mereka,” ujar Carl.


“Bukankah kau telah membuatkan identitas lain untukku,” ujar Carl.


“Aku hanya bisa membantu membuatkan itu, selebihnya aku tidak bisa menolong apa-apa jika sesuatu yang buruk menghampirimu, karena kemungkinan aku akan sibuk menjaga nyawaku sendiri,” ujar Belinda lagi.


 Karena Carl sudah yakin dengan keputusannya, maka Belinda langsung saja melajukan mobilnya lagi, pergi menuju lab di pabrik obat yang akan Carl masuki.


Di pagi harinya Ariana bangun dengan sedikit rasa yang berbeda pada tubuhnya, merasakan pusing yang amat sangat, “Carl,” pikir Ariana yang langsung coba mengecek keadaan rumah aman dan melihat penjaga yang ada di sana sedang terpulas di sofa, Ariana menuju ke kamar Carl dan melihat jika Carl tidak ada di kamarnya.


Ariana hanya menemukan secarik kertas, yang berisi tulisan, “Aku pergi lebih dulu, lain waktu aku akan mencarimu lagi.”


Ariana melirik laci nakas yang sedikit terbuka, melihat sesuatu yang familiar dia pun menrik laci nakas itu, “Pin,” gumamnya pelan.


“Bukankah ini Pin yang kuberikan pada penghuni apartemen yang ada di depan unitku,” gumam pelan Ariana.


“Carl … penghuni itu adalah Carl, dia adalah tetangga yang aku janjikan kuberikan perlindungan,” pikirnya lagi.


Ariana pun langsung saja menghubungi koleganya lagi, “Aku ingin rekaman CCTV di sekitar rumah aman ini!” pinta Ariana.


Ariana berkeyakinan jika Carl mendengar percakapan dia di telpon kemarin, yang mengatakan jika dia akan benar-benar terbebas dari pria psikopat yang jatuh cinta kepadanya, hanya jika dia mati atau pria itu tertangkap.


“Apa mungkin dia malah mencari pria itu untuk membebaskanku,” pikir Ariana lagi yang teringat perkataan Carl kemarin yang berkata, “Aku pasti akan menolongmu, tenang saja.”

__ADS_1


 


Ariana membereskan pakaiannya lalu dia mengambil ponselnya dan menghubungi Eryk Lin, bertanya apakah Carl ada bersamanya.  Tentu saja Eryk menjawab tidak mengetahui keberadaan Carl, karena dia saat ini sedang menuju untuk menemui Hua An Ran, saksi kunci skandal keluarganya.


Setelah Ariana menutup sambungan ponselnya, Eryk segera menghubungi orangnya untuk mencari Carl, teringat pesan terakhir Carl ke ponselnya yang mengatakan “Aku akan segera mnejadi pahlawan Ariana.”


Pada saat itu Eryk tidak terlalu memperhatikan isi pesan itu, karena sedang fokus pada penyelidikan foto wanita di sudut gedung. Tapi medengar jika Carl sudah tidak ada di rumah aman, maka Eryk pun menjadi khawatir jika Carl melakukan sesuatu yang nekat. 


Gery yang mendapatkan berita ini juga sama kagetnya, baru ingin menjemput, tapi malah tuan muda keduanya itu sudah menghilang. Dia pun segera melapor kepada tuan muda pertama Sebasatian.


“Tuan Carl menghilang,” lapornya.


“Apa maksudmu?” tanya Leon yang langsung memberikan Raynar kepada Paman Indra untuk di gendong.


“Dia … sepertinya bergerak sendiri, karena kita tidak mengijinkannya,” ujar Gery lagi.


“Apa aku perlu ke sana?” tanya Leon.


Raynar menangis meminta untuk digendong oleh Leon, mendengar ini maka Gery berkata, “Tidak perlu Tuan, aku masih bisa menanganinya,” jawab Gery.


“hissh, lihatlah paman Carl milikmu itu, mengapa dia begitu nakal sekali,” ujar Leon sambil memandangi wajah putranya itu.


Flavia mendengar kabar tentang hilangnya Carl dari Ariana, dia pun berkata “Aku akan mencoba meminta Felix untuk mencari keberadaannya, juga orang-orang dari Klan naga hitam kami.”


Ariana memijit-mijit pelipisnya, “Ya Tuhan tuan muda ini, sungguh benar telah membuat repot semua orang,” ujar Ariana dalam hati.


Di pabrik lab peracikan obat, Carl sudah memakai jubah putih panjangnya, ini untuk menandakan jika dia adalah seorang farmasi di pabrik obat ini. Fenomena kejahatan ter organisasi mengacu pada suatu organisasi rahasia seperti mafia, Kartel dan sebagaianya.


 


Pada umumnya kejahatan terorganisir ini dikaitkan dengan luasnya kegiatan illegal


mereka. Organisasi kejahatan saat ini telah memasuki berbagai kegiatan bisnis diantaranya kegiatan industri yang sah, kegiatan yang tidak sah, pemerasan buruh dan pemerasan dengan penipuan.


Beberapa kategori kejahatan transnasional crime adalah  Te**risme, Nar**tika, Penyelundupan manusia, Pencucian uang , Perampokan bersenjata di laut, Penyelundupan senjata, Kejahatan dunia maya dan Kejahatan Ekonomi International.

__ADS_1


 


Siapa sangka Carl malah memiliki keberanian memasuki salah satu dari kategori kejahatan Transnasional itu. Penyalahgunaan dan peredaran gelap nar**tika, psikotropika, dan bahan


berbahaya lainny yang telah menjadi masalah dalam lingkup nasional maupun secara internasional. Pada kenyataanya, kejahatan nar**tika memang telah menjadi sebuah kejahatan transnasional yang dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir.


 


 


Kejahatan jenis ini termasuk yang sulit ditindas, karena mereka selalu saja melakukan regenarasi, mencari penerus-penerus baru untuk menjalankan bisnis. Dalam lingkaran dunia Nar**ba maka ada yang disebut sebagai distributor, Bandar, pengedar dan penjual dimana antara masing masing peran tersebut kadang meiliki jaringan terputus dan tidak saling mengenal.


Carl termasuk dalam hirarki sebagai Distributor, karena dia adalah bagian dari peracik obat-obatan terlarang untuk kemudian disalurkan ke para bandar lalu disalurkan lagi  ke para pengedar yang mengambil barang haram itu dari bandar.


Munculnya para kelompok pengedar Nar**ba juga telah menumbuhkan


persaingan dan juga tindakan kekerasan dalam memperebutkan daerah kekuasaan penjualan dan para bandar Na**oba ini juga tidak segan segan secara langsung menggunakan kekerasan dan intimidasi bagi seseorang untuk mengedarkan dan menggunakan Na**oba.


Ariana semakin khawatir begitu mengetahui niat Carl untuk menemukan pria psikopat yang sedang mengejarnya, saat ini pria itu tengah menggantikan menjalankan bisnis kakaknya yang telah dia kacaukan waktu itu.


Felix bekerja dengan sangat cepat, tidak perlu menunggu waktu seharian dia telah mengirimkan hasil pemeriksaannya kepada Flavia, yang kemudian langsung saya di teruskan kepada Ariana.


Melihat notifikasi masuk ke ponselnya, Ariana segera saja membukanya, melihat nama Belinda, tentu saja Ariana tercenganga berpikir apa hubungan Carl dengan Belinda. Mengapa bisa wania itu menjemputnya.


Melalukan penyamaran bertahun-tahun di kelompok Juan Pablo maka tentu saja Ariana mengenal siapa Belinda.


✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅



Naura Anindhita gadis yang berusia 21 tahun masih bersatus mahasiswi di sebuah Universitas terpopuler di ibukota, dijodohkan dengan Wahyu Pratama yang berusia 29 tahun dan sudah bekerja di salah satu perusahaan ternama di ibukota, serta menjadi kepercayaan temannya yang merupakan anak dari pemilik perusahaan tersebut.


Meski pernikahannya berawal dari sebuah perjodohan, Naura sangat bahagia karena diperlakukan dengan sangat baik oleh suaminya. Semua perhatian dan sikap yang ditunjukkan oleh Wahyu, seolah dia sangat mencintai istrinya. Namun, siapa sangka. Ternyata itu semua hanyalah sebuah cover yang Wahyu gunakan untuk menutupi hubungannya dengan Diandra, kekasihnya sejak masa SMA.


Setelah satu tahun pernikahannya bertepatan dengan Naura yang bergelar sarjana, dia mengetahui hubungan suaminya bersama Diandra yang ternyata adalah dosennya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2