BLUE MOON

BLUE MOON
SAPU TANGAN MERAH & BULU PUTIH


__ADS_3

Melihat Flavia yang masih terdiam, Felix pun sedikit menarik lengan  wanita itu dengan agak ragu-ragu, “Apa kita jadi pergi?” tanya Felix.


“Ah iya, kita pergi,” jawab Flavia, sambil merapikan poninya.


Eryk dan asisten He menatapi mobil yang membawa Felix dan Flavia menjauh dari Mansion Mo. Setelah mobil itu hilang dari pandangan mereka, Eryk pun berkata, “Kau mengirim berapa orang?” tanyanya.


“Tiga orang, mereka merupakan pengawal terhandal, terbaik, tercepat yang Klan naga hitam miliki,” jawab asisten He.


“Jika begitu aku akan mengirimkan sniper untuk melindungi mereka,” ujar Eryk seraya masuk untuk menemui Cedric.


Penembak jitu adalah seorang prajurit infanteri yang secara khusus terlatih untuk mempunyai kemampuan membunuh musuh secara tersembunyi dari jarak jauh dengan menggunakan senapan.


tujuan penembak jitu dalam peperangan adalah mengurangi kemampuan tempur musuh dengan cara membunuh sasaran yang bernilai tinggi, seperti perwira.  


Asisten He mengernyitkan alisnya, seraya berpikir, “Apa dia akan langsung mengeksekusi pemimpin kelompok itu, jika sesuatu yang buruk terjadi pada nona muda.”


Asisten He tertawa seraya berpikir, “Wuah … diam-diam Tuan muda Lin ini sadis juga.”


Eryk akan mengirim dua tim penembak jitu, dalam tim penembak jitu ini,  yang hanya beisi dua orang ini. Mereka  mempunyai fungsi yang berbeda, satu sebagai penembak, dan satu orang lagi sebagai spotter yaitu penunjuk sasaran. Dalam praktiknya, spotter dan penembak biasa bergiliran menembak, agar mengurangi kelelahan pada mata. Misi penembak jitu adalah pengintaian dan pengamatan,  membunuh komandan musuh, memilih target sendiri demi kelancaran misi.


Di dalam mobil tiba-tiba Felix menunduk, dan menempelkan sesuatu ke sepatu Flavia, “Hei! Apa yang sedang  kau lakukan?”


“Ini adalah pelacak bunglon,” jawab Felix.


 Flavia melihat tiba-tiba benda yang menempel tersebut melebur dengan warna sepatunya,”Wuah hebat,” puji Flavia.


Pelacak bunglon itu juga dilengkapi dengan teknologi Nano, rekayasa dan mengontrol materi yang sangat kecil untuk membuat mesin yang berukuran sekelas dua atau lebih atom yang saling berikatan melalui ikatan kimia. lebih spesifiknya ini adalah konsep konstruksi sebuah mesin yang sangat kecil dari himpunan atom-atom.


Dengan mengecilnya ukuran sebuah material menjadi berskala nanometer, sifat dan karakteristiknya pun berubah. Misal, karbon dalam wujud  yang sering kita temukan pada pensil memiliki karakteristik yang tidak keras dan mudah sekali patah. Namun, saat karbon dibuat menjadi nanomaterial, sifat mekanisnya berubah menjadi sangat kuat melebihi baja, namun lebih ringan dan memiliki elastisitas yang tinggi.


“Dari mana kau mendapatkan benda sehebat ini?” tanya Flavia.


“Tentu saja dari Tuan Long,” jawab Felix.


“Ah iya itu sudah pasti, guru adalah orang yang hebat,” puji sekaligus kagum Flavia kepada Austin Long.


Mereka pun tiba di salah satu kedai teh tradisional, dalam kedai ini mereka harus bisa menemukan siapa si pembawa kartu akses. Flavia dan Felix masuk. Kedai teh ini termasuk luas, Flavia dan Felix saling berpandangan, dalam pikiran mereka terpikirkan hal yang sama. Bagaimana mengenali si pembawa pesan.

__ADS_1


“Ingat kodenya,” ujar Flavia.


“Sapu tangan merah dan bulu putih,” jawab Felix.


“Ya kita hanya tinggal mencari itu saja, petunjuk kodenya,” ujar Flavia lagi.


Si pembawa pesan ini akan selalu berganti-ganti, satu orang untuk satu klien. Mereka bisa duduk bisa juga berdiri. Sapu tangan merah yang telah terajut bulu putih bisa di pegang di tangan, bisa juga terletak bersebelahan dengan si pemiliknya.


“Apa kau ada cara menemukan si pembawa pesan dengan cepat?” tanya Flavia.


Klien hanya diberikan waktu sekitar dua puluh menit untuk menemukan si pembawa pesan, sebelumnya klien akan diberi jadwal waktu untuk datang pada jam berapa. Jika tidak berhasil menemukan maka si pembawa pesan akan pergi. Itu artinya si klien gagal untuk menjadi tamu undangan kelompok Juan.


Felix menarik kursi yang ada di depannya, lalu berkata “Berikan aku waktu sebentar,” ujarnya.


Dia membuka laptop canggihnya itu lagi, lalu mulai mendaratkan tangannya di atas keyboardnya dan mulai memasukan kalimat-kalimat pemograman, kedua mata Felix menatapi beberapa kotak layar yang menampilkan keseluruhan toko teh tradisional ini.


“Ketemu,” ujar Felix.


“Lihat ini,” ujarnya sambil menunjuk kepada salah satu wanita.


Wanita itu menyanggul rambutnya dengan asesoris sapu tangan bersulam bulu putih yang menutupi keseluruhan rambutnya, Flavia memperjelas tatapannya, dan dia berkata, “Aku akan menyapanya.”


“Nyonya, kau sudah bisa memberikannya kepadaku!” pinta Flavia.


Wanita itu sedikit tertawa, baru kali ini dia bertemu dengan klien yang sangat jelek. Dia membuka tasnya lalu memberikan dua buah kartu akses masuk. Kepada Flavia, “ Sampai jumpa di sana,” ujar wanita itu seraya bangkit dari kursi.


Flavia langsung memasukan kartu akses itu  ke dalam tasnya, Felix pun segera mendekati Flavia ketika memastikan jika wanita itu sudah pergi, “Ayo kita pergi,” ujar Flavia.


Di Mansion Mo, nampak Eryk dan asisten He duduk dengan perasaan tidak tenang, ketika supir mereka mengatakan jika Felix dan Nona Muda sudah ada di dalam mobil bersamanya, barulah keduanya merasa tenang.


Pada saat ini, Carl di panggil oleh salah satu ajudan Juan. Dia pun langsung saja mengikuti langkah ajudan itu. Kali ini dia dibawa keruangan yang sebelumnya adalah terlarang, melihat animo klien yang bertambang banyak meminati varian baru ini. Maka dengan senang hati Juan mengundang Carl untuk datang ke tempatnya.


“Silahkan masuk, Tuan Juan menunggu di dalam,” ujar ajudan itu.


“Terima kasih,” jawab Carl.


Hati Carl berkedut-kedut karena akan bertemu pertama kali dengan pria yang mengejar-ngejar Ariananya, Carl menatapi pria yang berdiri menghadap jendela. Menyadari kedatangan Carl, maka Juan pun menoleh.

__ADS_1


“Maafkan aku karena terlambat menyambutmu,” ujar Juan.


“Selamat, Varian baru ciptaanmu sungguh sangat menarik banyak peminat, ini artinya kita untung banyak,” ujar Juan.


Carl hanya tersenyum, “Kau harus datang  nanti ketika peluncuran varian baru ini,” ujarnya Juan lagi.


Pada saat ini Juan menerima panggilan masuk di ponselnya, “Apa kau yakin wanita itu adalah dia, Palomaku,” kata Juan memastikan.


Tersirat senyuman di wajah Juan, Carl menatapi dengan rasa penarasan, lalu tanpa di tanya Juan pun berkata, “Palomaku … aku baru saja menemukan Palomaku,” ujar Juan.


“Ariana, apakah Paloma itu adalah Ariana,” pikir Carl.


“Apakah dia adalah kekasih Tuan?” tanya Carl.


“Iya … iya dia adalah wanitaku, lihatlah dia sangat cantik,” ujar Juan seraya memperlihatkan foto Ariana yang ada  tersimpan di ponselnya.


Carl melihat foto itu, hatinya terasa ingin lepas dari tempatnya melihat foto Ariana sedang tersenyum bahagia dengan Juan di foto tersebut.


✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅


promo novel teman



Kaina, mendapatkan kenyataan yang mengejutkan. Anak kembarnya ternyata merupakan kembar beda ayah atau bisa disebut superfekudensi.


Candra dan Hugo. Mereka adalah ayah bilogis dari si kembar. Bedanya Candra adalah sang kekasih yang sudah di putuskan akibat ketahuan selingkuh. Sedangkan Hugo hanya pria kenalan yang di ajaknya bermalam demi membalaskan penghianatan sang kekasih.


Karena kedua anaknya mengalami gagal ginjal, Kaina meminta pada dua laki-laki itu untuk memberikan ginjal mereka.


Apakah si kembar akan mendapatkan donor ginjal dari ayah bilogis mereka?


Apakah kehidupan Kaina setelah itu bahagia atau malah babak baru akan di mulai?


Sanggupkah Kaina melewati semua cobaan hidupnya seorang diri?


Apakah langit yang kelam akan diterang oleh Purnama?

__ADS_1


 


__ADS_2