BLUE MOON

BLUE MOON
KOMA


__ADS_3

Carl langsung saja menggendong tubuh Belinda dan terlihat seperti menggila, sambil berteriak, “Dokter mana … cepat panggil mereka datang ke sini,” ujarnya dengan panik.


Wajah Carl memerah karena menahan luapan semua emosi di hati, “Belinda, jangan mati … aku mohon jangan mati,” ujarnya lagi.


Ariana terdiam terpaku melihat Carl yang nampaknya sedang kehilangan akal itu.  Ambulanc pun tiba dan segera memberikan pertolongan pertama pada Belinda dan segera membawanya ke rumah sakit.


Carl berdiri diam menatapi ambulanc yang membawa pergi kawan baiknya itu. Jasnya yang berwarna putih itu kini berubah menjadi seperti lukisan abstrak.


Gery berdiri di sisi tuan muda kedua Sebastian itu, tidak berani menegurnya karena melihat tuannya itu begitu shock. Lalu Eryk menghampiri Kawan baiknya itu, merangkulnya dan berkata, “Ayo kita pulang.”


Flavia juga mengajak Ariana kembali ke Mansion Mo. Para asisten akan tetap tinggal untuk mengurus hal-hal terkait penyelidikan. Sementara Carl jadi banyak terdiam ketika sampai di Mansion Mo.


Bagaimana mungkin tidak shock ketika melihat teman sendiri tertembak tepat di depannya.  Bahkan setelah membersihkan diri Carl langsung saja pergi ke rumah sakit, pada saat ini Carl hanya serius memperhatikan Belinda yang sedang berjuang hidup di rumah sakit.


Peluru yang menembus daging memang hanya meninggalkan lubang kecil, namun menimbulkan banyak kerusakan dalam tubuh. Meski berukuran kecil, peluru bisa menembus tubuh manusia dan menyebabkan kerusakan fatal. Itu sebabnya senjata api tak banyak berubah sejak beberapa ratus tahun terakhir karena itu sangat efektif untuk melukai dan membunuh korban.


Getaran dari momentum peluru akan menyebabkan kerusakan serius pada organ dan jaringan tubuh. Tertembak peluru adalah perkara hidup dan mati, satu tembakan di lengan atau kaki saja sudah bisa membunuh. Sekitar 90 persen kematian orang yang tertembak akibat kehilangan darah. Kamu bisa mengalami pendarahan hebat jika peluru mengenai arteri brakialis di lengan, satu arteri inguinal bilateral di pangkal paha, atau arteri subklavia di bawah tulang selangka. Pada kasus Belinda peluru yang menyobek organ vitalnya juga menyobek daging luarnya. Saat mengenai organ vital, ini membuat dia berisiko mengalami gagal organ. Karena peluru bisa memantul dan berubah awah sehingga bisa mengenai beberapa area vital.


Saat peluru masuk ke dalam tubuh, tak ada yang tahu dia akan ke mana dan sedalam apa. Belum lagi peluru bisa memantul dan berbelok arah saat berada di dalam tubuh. Itu sebabnya, peluru berisiko mengenai beberapa area vital. Sebenarnya, bukan berapa jumlah peluru yang mengenaimu, melainkan ke arah mana peluru-peluru ini pergi


Membaca riwayat kesehatan Belinda, Carl pun terdiam, “Koma …” pikir Carl sambil menatapi Belinda yang sedang terpulas pucat di ranjang perawatan. Carl pun duduk di sisi ranjang Belinda sambil berkata, “Maafkan aku,” ujarnya melirih sedih.


Dalam beberapa hari mereka semua membiarkan Carl berdiam diri di kamar dan keluar ke rumah sakit, hanya untuk menjaga Bellinda. Hari ini Eryk dan Flavia juga Ariana akan pergi ke rumah sakit, untuk melihat keadaan Belinda.

__ADS_1


Gery setia menemani tuannya itu kemana pun dia pergi, kantung mata Carl terlihat menghitam karena kurang tidur, menjaga Belinda.  Pada saat ini, Carl berbicara sendu sambil menggenggam tangan Belinda, “Kenapa masih belum bangun, Apa kau ingat ketika aku berebut daging dengan seekor anjing lalu ia malah mengejarku. Jika bukan kau yang melempar sepatumu dengan tepat ke anjing itu mungkin aku sudah terkoyak-koyak,” ujar Carl mengingat kenangan masa lampau mereka.


“Juga ketika kakiku kram ketika kita semua berenang di danau, lalu kau datang bagai putri duyung, menyelam dengan hebatnya dan menyelamatkanku lagi,” ujar Carl lagi.


“Sekarang, kau menyelamatkanku lagi … sampai kau koma,” ujar sedih Carl.


“Katakan bagaimana aku harus membalasnya?” tanya Carl.


“Apa kau ingin aku menjagamu seumur hidup?” tanya Carl lagi.


Pada saat ini Eryk dan yang lainnya mendengar hal ini, lalu  Eryk melihat ke arah Ariana, dan sebelum datang ke rumah sakit Tuan muda Lin itu menceritakan kepada Ariana tentang Carl dan tujuannya menyusup ke lingkaran kelompok Juan.


Tapi sekarang Ariana malah mendengar carl bicara dengan begitu lembut kepada Belinnda, Carl baru tersadar akan kehadiran mereka ketika Eryk berdeham, Carl pun menoleh, kedua matanya langsung bertatapan dengan Ariana.


Sedikit membuat dia menjadi salah tingkah, lalu dia berkata, “Aku lupa, ada sesuatu yang harus aku kerjakan,” ujarnya bergegas keluar dari kamar rawat inap Bellinda.


Dia mengambil napas panjang-panjang, mengeluarkannya lalu mulai berjalan lagi, melepaskan semua beban di hati. Bagaimana pun juga, dia adalah seorang agen rahasia. Memiliki kehidupan normal baginya akan sangat sulit, jadi sebelum dia benar-benar jatuh hati kepada Carl dia memutuskan lebih baik menjauhi Carl.


Eryk memahami situasi ini lalu  mengajak Carl untuk berbicara di luar kamar. Mereka duduk di kursi luar yang ada di kamar rawat inap itu,  “Jadi sekarang apa yang akan kau lakukan?” tanya Eryk.


Carl terdiam dirinya berada dalam dilema, Apakah mengejar Ariana, ataukah menjaga Belinda. Untuk soal pengobatan Carl telah mengatur yang terbaik untuk Belinda. Carl menghela napas panjang dan berkata, “Entahlah …” jawabnya seraya mengusap-usap wajahnya.


“Berikan dirimu waktu, aku tahu ini tidak mudah,” ujar Eryk lagi.

__ADS_1


Di Mansion Mo, Ariana sedang menghubungi markas besarnya, mengatakan jika dia sudah siap untuk di evaluasi secara psikologi, penilaian apakah dia sudah layak kembail untuk bertugas sebagai agen yang menyamar lagi.


“Baik aku akan segera mengurus keberangakatanku ke sana,” ujar Ariana seraya menutup sambungan ponselnya.


Flavia yang baru saja tiba mendengar hal ini, “Apa  kau akan pergi?” tanyannya.


“Ada tugas yang harus aku jalani,” jawab Ariana.


Falvia mengambil tangan Ariana lalu mengajaknya duduk untuk berbicara serius, “Apa kau tidak menyukai carl Sebastian?”


Flavia berpikir jika Ariana tidak menaruh hati, maka dia akan acuh tak acuh terhadap permasalahan Carl, tapia apa yang Ariana lakukan kemarin membuktikan jika dia memiliki hati terhadap Carl, hanya saja masih menyangkal enggan mengakui, terlebih lagi ketika tadi mendengar apa yang dikatakan Carl terhadap Belinda. Jelas ini semakin membuatnya enggan mengakui perasaannya.


✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅


Promo Novel teman



Namaku Husna Almaida, yang lebih akrabnya di panggil Alma. Menjadi seorang Ibu adalah impian setiap para wanita, tapi bagaimana jika Allah belum berkehendak untuk itu semua??


Aku menikah dengan seorang Manager, dan di dalam pernikahan kami yang sudah berjalan dua tahun, aku belum kunjung hamil hingga suamiku memilih berselingkuh demi mempunyai keturunan.


Hati wanita mana yang tidak sakit, saat melihat suami sendiri bercinta dengan wanita lain di ranjang yang biasa aku gunakan saat melakukan hubungan dengan suamiku. Akankah aku bisa memaafkan suamiku atas segala kesalahannya? Atau aku lebih memilih bercerai dan hidup menjanda?

__ADS_1


Simak kelanjutannya berikut !!!


 


__ADS_2