BLUE MOON

BLUE MOON
AKU MENYUKAIMU!


__ADS_3

Interpol dan aparat kepolisian tengah  bersibuk mengevakuasi, Mengetahui jika Juan sudah meninggalkan tempat itu, langsung saja mereka juga ikut mengejar Juan.


“Pegangan yang kuat,” ujar Eryk memperingatkan Flavia dab Belinda.


Di dalam mobil sana, Carl tengah dibawa pergi, Flavia memandangi Eryk yang dengan serius melajukan mobilnya, contur wajahnya yang terlihat dari samping sungguh terlihat begitu tampan ketika menampilkan wajah serius seperti saat ini.


Lamunan flavia terbuyarkan ketika Eryk membanting setir untuk berbelok mengimbangi laju mobil Juan. Belinda menoleh ke belakang, “Kita di ikuti,” ujarnya.


“Itu pasti anak buah Juan,”  ujar Flavia.


“Bagaimana ini?” ujar Flavia dengan nada khawatir.


Tiba-tiba saja dari simpangan arah kanan, terlihat seorang wanita melajukan motor sportnya dengan kencang. Lalu menembak ban mobil yang mengikuti mobil Eryk dari belakang.


Seketika saja mobil itu kehilangan kendali,  lalu wanita itu langsung melaju ikut masuk ke dalam tol. Juan masuk ke jalan Tol, pada saat ini jalan tol itu sepi. Dan motor sport itu semakin mendekati mobil Juan.


 Eryk dan yang lainnya memperhatikan dari balik kaca mobil mereka.  Ketika melihat wanita dan motor sportnya itu melaju masuk ke dalam jalan tol.


Kejar-kejaran sengit pun terjadi, mereka saling mengepung. Mobil Eryk di kepung oleh anak buah Juan, mobil anak buah di kepung kejar oleh aparat kepolisian, sementara mobil Juan di kejar dekat oleh Ariana.


Juan menurunkan jendelanya, menaikan satu alisnya dan menodongkan pistol dari  dalam mobilnya itu, begitu Juan akan menembak, Ariana yang sedang melajukan motor itu, langsung saja mengurangi kecepatanya dan berpindah ke sisi satunya lagi dari belakang mobil Juan, baru saja ingin menembak mobil ban Juan, tiba-tiba saja dia di repotkan oleh pengendara motor yang sudah bisa dipastikan pastilah anak buah Juan karena dia menyerang Ariana dengan mencoba menembaknya.


Pada saat ini Ariana melajukan mobilnya mendahului laju mobil Juan, Carl yang memperhatikan ketika Ariana melewati kaca jendelanya, dia hampir-hampir saja menangis melihat malaikatnya melesat dengan cepat dan tadi mencoba menyelamatkan dirinya.


Pada saat Ariana sibuk menghindar dari anak buah Juan, Gery dan asisten He juga pengawal Klan naga hitam berhasil menyingkirkan mobil anak buah Juan yang lain.


Hal ini berhasil membuat, mobil Eryk dan mobil polisi bisa leluasa mendekati mobil Juan. Carl sedikit maju dan memegangi kursi di depannya. Ingin melihat lebih jelas bagaimana keadaan Ariana.


Ery pada saat ini sudah mensejajarkan mobilnya dengan mobil Juan. Sedikit menabrakan mobilnya ke mobil Juan, tidak ingin menghantam dengan keras karena ada Carl di dalam.


Ketika melihat Juan menurukan jendela dan bersiap menembak mobil Eryk, langsung saja Eryk memperlambat laju mobilnya dan membiarkan polisi yang mengambil alih pengejaran itu, dan mengikuti dibelakang  mobil polisi yang mengejar mobil Juan.

__ADS_1


Ariana berhasil menembak pengejar yang  ada dibelakangnya, sampai pengendara motor itu terjungkal. Mobil polisi yang mengejar Juan pun langsung membelah diri menjadi empat baggian. Satu melaju mendahului mobil Juan, dua mobil pergi mengepung dari sisi kanan dan kiri, sementara satu ada dibelakang mobil Juan.


Keempat mobil itu benar-benar menempel pada mobil Juan, sehingga mobil tersebut tidak dapat bergerak leluasa. Pada akhirnya mobil Juan terpojok tidak menemui jalan untuk melarikan diri lagi, akhirnya berhenti.


Eryk pun menghentikan mobilnya lalu ikut keluar dari mobil, Belinda dan Flavia pun sama ikut keluar dari mobil juga.  Polisi pun keluar dari mobil dengan mengacungkan pistol mereka masing-masing.  Eryk langsung merangkul Flavia, “Jangan terlalu dekat, tetap di belakangku,” ujar Eryk.


Aisten He, dan pengawal dari Klan naga hitam, langsung saja mengelilingi nona mudanya itu. Belinda lari untuk melihat lebih dekat. Ariana memutar balik motornya untuk melihat keadaan Carl juga. Ariana membuka helmnya. Juan langsung terperanjat melihat Ariana berdiri di sana, lalu dia menoleh kepada Carl, “K-kau apakah kau adalah pria yang dicari oleh Ariana!” ujarnya.


Carl hanya terdiam saja, lalu Juan keluar bersama Carl dan meletakan pistol di kepala Carl, semua yang melihatnya pun merasa jantungnya akan lepas dari tempatnya. Terutama Gery dan Eryk. Melihat hal itu Ariana mencoba mendekat, lalu Juan pun tertawa, “Apa ini pria yang kau sukai?”


Gery berpikir jika tuan muda keduanya itu  cacat sedikit saja meski hanya tergores saja maka tuan muda peratama sebastian pasti akan murka, “Ya ampun tuan,” ujar Gery yang merasa jika masa mudanya akan terambil lagi karena harus menjaga bayi Sebastian yang satu ini.


Ariana melihat Asisten He yang sudah memberi aba-aba dengan pandangan matanya, agar mengecoh Juan. Agar dia leluasa menyelematkan Carl Sebastian. Asisten He memberi tanda isyarat dengan tangannya. Dengan dia dan pelan-pelan asisten He merangkak ke bagaian bawah mobil, lalu mulai merangkak dan berhenti tepat di bawah kaki Juan berdiri.


Ariana pun mendekatkan diri lagi ke arah Juan, “Bukankah aku yang kau inginkan, jadi lepaskan saja dia,” ujar Ariana.


“Kau benar-benar menyukainya ya, sampai-sampai rela datang ke sisiku agar pria ini selamat,” ujar Juan.


Melihat Ariana terdiam maka Juan pun berkata lagi, “Ya sepertinya kau jatuh cinta pada pria ini.”


“Jika begitu maka aku akan membunuhnya saja,” ujarnya lagi sambil bersiap menarik pelatuk pistolnya itu.


Wajah semua orang langsung memucat, Ariana melihat ke arah bawah, tangan asisten He menjulur keluar, bersiap menarik kaki Juan, merasa terkejut pria itu langsung menunduk ke bawah, dan di saat inilah Ariana langsung dengan cepat menendang tangan Juan sampai pistolnya itu terjatuh ke jalan.


Ariana langsung saja menarik Carl agar menjauh dari Juan, Mereka berdua terlibat baku hantam. Asisten He pun keluar dari bawah mobil, lalu mengamankan tuan muda kedua Sebastian itu.


Juan mengambil kesempatan memungut pistol yang tadi terjatuh, lalu langsung melepaskan tembakan kearah Carl, Polisi pun langsung menembak Juan hingga tersungkur tak berdaya. Carl dan asisten He menoleh, dan melihat Belinda terjatuh, bersimpuh dengan kedua lututnya.


Carl langsung saja menahan tubuh Belinda, “K-kau tertembak,” ujar Carl dengan panik.


Belinda terjatuh dalam pelukan Carl, “Belinda  … Belinda …” panggilnya.

__ADS_1


“Bertahanlah,” ujar Carl lagi.


“Sudah aku bilang bukan, aku hanya bisa pergi dari mereka  jika aku mati,” ujar Belinda sambil menapuk wajah Carl dengan satu tangannya.


“Tidak kau tidak akan mati, kau pasti akan selamat,” ujar Carl lagi.


Belinda pun tersenyum dan berkata dengan nada pelan, sambil terbatuk mengeluarkan darah segar dari mulutnya, “Aku ingin mengatakan sesuatu, apa kau mau mendengarnya?”


Carl pun mengangguk, lalu Belinda mengatakan, “Aku menyukaimu … aku menyukaimu dari semenjak pertama kali kita bertemu. Uhuk … uhuk …” ujar Belinda dengan sedikit terbata.


“Aku tidak berani meraihmu karena kau terlalu tinggi untuku,” ujarnya lagi mengakui perasaannya pada carl.


Ariana  berdiri dan menyaksikan, mendengar semua perkatan dua sekawan itu. hatinya pun merasa tidak karuan. Namun, masih bisa mengontrol emosinya.


“Jangan menangis,” ujar Belinda seraya menghapus ari mata Carl.


“Terima kasih karena sudah membebaskanku, aku bahagia,” ujar Belinda yang merasa bahagia bisa mati di pelukan pria yang dia cintai dalam diam selama ini.


✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅✅


Promo novel teman



Aldrich Marchdika yang meninggal karena konspirasi paman dan sahabatnya, akhirnya terlahir kembali dalam tubuh seorang pria tampan bernama Kendra Argantara yang berstatus sebagai mahasiswa abadi jurusan tehnik sipil di sebuah Universitas Negeri ternama di negeri ini, sekaligus sebagai ahli waris tunggal Perusahaan besar Argantara Group. Namun, dia harus meninggal dunia akibat konspirasi dari tunangan dan sepupunya sendiri yang menginginkan harta warisan milik Kendra.


Bagaimana seorang Aldrich yang kini menjadi sosok Kendra mengungkapkan kematian si pemilik tubuh?


Bagaimana pula dia mengatakan pada Allana kalau sebenarnya dia adalah suaminya, sedangkan pertemuan pertama Kendra dan Allana memberikan kesan yang buruk untuk istrinya?


 

__ADS_1


__ADS_2