BLUE MOON

BLUE MOON
PINJAM ORANGMU


__ADS_3

Bab 71


Flavia menoleh kepada Ariana, lalu bertanya lagi,” Lalu kau akan bagaimana?”


“Tentu saja menghadapinya,” jawab Ariana.


Carl menatapi dengan wajah Khawatir, dia lalu beranjak pergi dari ruang tamu itu, pergi ke taman menghirup udara segar dalam-dalam.


Dia tiba-tiba mengacak-acak rambutnya, “Hissh …” ujarnya,


Dia pun teringat dengan kakaknya, lalu menekan nomor Leon, “Hei, apa aku boleh meminjam salah satu orangmu?”  tanya Carl.


Dia memiliki orangnya sendiri, namun merasa jika orang-orang kakaknya itu lebih handal karena telah terbukti ketika dalam misi menyelamatkan papa mereka.


“Sedang terlibat apa?” tanya Leon.


“Cinta segitiga,” jawab Carl.


Leon menghentikan gerakan penanya, lalu meletakan di meja,  “Apa katamu?” tanya Leon lagi.


“Iya ada pria lain yang mengejarnya, dan kemarin dia sedikit celaka karena pria itu,” cerita Carl.

__ADS_1


“Apa kau juga celaka?” tanya Leon.


“Tidak aku hanya muntah-muntah saja dan melompat ke sungai,” jelas Carl dengan nada polos.


Mendengar perkataan Carl itu, Leon pun berpikir apakah adiknya ini memiliki hobi melompat ke air, lalu dia pun berkata“Aku akan mengirimkan Gery untukmu.”


Ketika sedang dalam sambungan telpon itu, Terdengar suara tawa Raynar. Khansa baru saja datang membawa Raynar. Malam ini mereka akan menghadiri perjamuan makan malam.


Karena itu Khansa membawa Raynar  ke kantor Leon. Mendengar suara kesayanganya itu, maka Carl langsung merengek untuk langsung video Call. Mendegar rengekan adiknya itu maka Leon pun langsung memberikan wajah Reynar yang langsung memenuhi ponsel carl.


Kedua mata bulat Reynar nampak sedang berkedip-kedip memandangi Carl, “Oh ya ampun dari mana pipi chuby itu datang,” ujar carl dengan gemas.


“Tunggu Paman ya, nanti paman akan pulang membawa Mama Ariana untukmu,” ujar Carl sambil tertawa-tawa dan di sambut tawa juga oleh Raynar.


Khansa berpikir jika Leon sampai rela meminjamkan asisten nomor satunya itu, artinya ada hal berat yang dialami oleh Carl, “Tidak perlu risau, itu hanya msalah kecil. Masalah cinta segitiga saja,” jelas Leon sambil sedikit tertawa,


“Ah cinta segitiga,” ulang kata Khansa lagi.


“Sudahlah jangan pikirkan itu,  kau harus bersiap untuk acara nanti malam,” ujar Leon seraya mengambil Raynar dari pelukan Khansa.


Malam nanti adalah acara perjamuan bisnis untuk Leon, dia telah berhasil menjadikan perusahaan Oracle Farmasi milik ibunya berkembang dengan pesat. Meski belum sebesar Long Farmasi, milik Austin Long.

__ADS_1


Di Mansion Mo, Carl bisa sedikit melega ketika mendengar jika Leon akan megirim Gery untuk menemaninya, membantunya meraih Ariana agar mau tinggal di sisinya. Carl pun kembali masuk ke ruang tamu dengan wajah sumringah.


Eryk melihat ke arahnya sambil mengernyitkan alisnya, pergi dengan wajah masam datang dengan wajah gembira, “Apa kau baru saja menang lotere?” tanya Eryk.


“Lotre … Emm bukan, ini lebih dari sekedar hadiah lotre,”  jawab Carl sambil tartawa lalu duduk di sofa, di samping Ariana.


Dalam hati Carl, mana bisa menyamakan Ariana dengan lotre, dia lebih berharga tinggi dari sekedear undian lotre. Jadi memang pantas diperjuangakan sampai tetes darah terakhir. Asisten He masuk ke ruang tamu dan mencari Eryk.


Dia memberikan berkas berisi informasi keberadaan pria yang tengah mengejar Ariana, dia merasa tidak bisa melepaskan pria itu, karena telah membuat Flavia terluka. Eryk memberikan berkas itu kepada Ariana, “Ini adalah informasti terbaru tentangnya, mau akua tau kau yang memberinya pelajaran?” tanya Eryk kepada Ariana.


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


DUKUNG NOVEL ini dengan :


- Vote


-Like


-Komen


- Tap favorit yang tanda hati ya

__ADS_1


- Poin, hadiah.


 


__ADS_2