Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 10


__ADS_3

Selamat membaca guys 🤍


Hari terus belalu , 3 hari kemudian pun vira tiba-tiba membuat flo dan bian kebingungan , pasalnya vira tiba-tiba meminta izin ingin ke suatu negara yang cukup jauh dari indonesia.


" Memangnya kamu mau ngapain di sana ? , kenapa juga harus pergi sendirian , kan kakamu lano bisa menemanimu dan bisa menjagamu disana nanti ". Ucap flo penuh selidik dengan permintaan sang putri bungsunya


" Bun , aku hanya ingin liburan saja kok gk lebih , kaka juga tidak perlu ikut , tenanglah bun , tidak ada yang akan bisa melakukan hal jahat padaku , percuma saja dong latihan bela diriku dengan paman aslan selama ini kalau aku kalah dari seorang penjahat , lagian juga ka lano kan kerja , tidak mungkin kaka meninggalkan pekerjaannya hanya untuk menemaniku ke norwegia ". Ujar vira membujuk dan mencoba meyakinkan sang bunda agar bisa mengizinkannya pergi sendirian di negara yang ingin dia tuju


Flo tidak percaya jika putrinya hanya ingin sekedar liburan saja karena negara yang ingin vira tuju adalah negara norwegia , bukankah itu aneh jika hanya liburan saja .


Apalagi flo sangat menghidari negara itu , bagaimana mungkin dia membiarkan sang putri pergi ke negara berbahaya itu sendirian , flo memang selalu menghadari dia maupun semua keluarganya untuk pergi ke negara tersebut.


" Jangan coba membohongi bunda , katakan apa yang ingin kamu lakukan di negara itu ? ". Ucap flo bersikeras bertanya tujuan vira mau pergi ke norwegia


" Haaahhhh ". Vira menghembuskan nafasnya dengan kasar


" Sudahlah bun tidak jadi , aku tidak akan kemana-mana ". Ucap vira


" Aku ke kamar dulu ". Sambung vira ingin ke kamarnya karena sekarang mereka sedang berada di ruang santai


Flo menghembuskan nafasnya dengan berat , dia tahu vira sudah memasang jurus merajuknya saat ini.


" Sebentar ". Ucap flo tiba-tiba disaat vira baru beberapa langkah berjalan menuju ke arah lift membuat vira langsung menyunggingkan senyum tipis sebelum dia membalikkan badannya lagi menghadap kearah flo


" Ada apa lagi bun , tenang saja aku tidak akan berbuat hal yang nekat kok dan tiba-tiba kabur ke negara itu ". Ucap vira dengan actingnya


Ya , vira memang sengaja pura-pura merajuk , karena dia tahu sang bunda pasti akan mengizinkannya jika dia sudah mode seperti itu.


" Oke , bunda mengizinkanmu pergi , tapi kamu harus izin juga pada ayah , jika ayah tidak mengizinkanmu , maka kamu tidak boleh pergi ". Akhirnya dugaan vira pun tepat


Flo akhirnya mengizinkannya pergi ke norwegia , tapi dengan syarat harus minta izin pada bian juga .


" Yeeeeeeyyyyy ". pekik vira sangat senang langsung berlari ke arah flo dan langsung memeluk flo dengan erat saking bahagianya flo mengizinkan dia pergi

__ADS_1


" Makasih bunda , bunda memang adalah bunda yang terbaik , aku menyayangimu bun ". Ucap vira sangat bahagia


" Ck , Sudah bunda bilang harus tanya pada ayahmu , jadi jangan senang dulu karena keputusan ada pada jawaban ayahmu nanti ". Ucap flo tak tahu lagi dengan sikap putrinya


" Ok bun , aku akan pergi ke kantor ayah sekarang juga ". Balas vira tidak sabaran ingin meminta izin pada sang ayah


" Heee , kenapa cepat sekali , memangnya kapan kamu berniat melakukan penerbangan ke norwegia? ". Ujar flo terkejut


" Hari ini juga , heheheee , udah ya bun , aku ke kantor ayah dulu , bye ". Ucap vira cengengesan langsung berlari menjauh dari flo ke pintu utama


" Haisss dasar anak itu ". Pekik flo tak habis pikir dengan pikiran putrinya


*******


Ceklekkkk


" Ayaaahhhhh ". Teriak vira ketika dia baru saja membuka pintu ruangan sang ayah dan langsung masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu


Vira yang mendapati ada orang lain selain ayahnya di dalam ruangan itu pun hanya bisa tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena malu dengan kelakuannya sendiri.


" Maafkan sikap putri saya tuan dimas , dia memang seperti ini jika dia masuk kedalam ruangan saya ". Ucap bian meminta maaf pada tamunya yang tak lain adalah dimas ayahnya bryan sekaligus pejabat pemerintah di kantor pusat indonesia


Dimas sebenarnya sangat kesal karena pembicaraannya jadi terpotong karena teriakan gadis di hadapannya saat ini .


Tapi dimas harus bersikap baik agar tujuannya datang menemui bian di global shine bisa berjalan dengan lancar .


" Tidak apa-apa tuan bian , remaja seusia mereka memang sering melakukan hal seperti ini , jadi saya tidak mempermasalahkan sikap putri anda saat ini karena itu wajar saja ". Jawab dimas dengan acting senyumnya agar terlihat lebih meyakinkan


" Baik , kalau begitu saya permisi sebentar ingin membicarakan hal penting dengan putri saya , jika tuan berkenan , tuan bisa menunggu 10 menit saja ". Ucap bian


Sedangkan vira langsung menatap tuan dimas dengan tatapan yang sulit di artikan , tuan dimas yang melihat tatapan putri bian padanya membuat tuan dimas semakin kesal karena sangat terlihat jelas vira menatap tak suka pada dimas.


" Cihh , jika bukan karena aku harus menjalankan rencana ini , pasti aku sudah mencolok kedua mata gadis kecil sialan ini ". Batin dimas sangat kesal

__ADS_1


Bian pun mengarahkan vira keluar dari ruangannya dan mereka langsung menuju ruangan lano yang berada di lantai yang sama itu juga .


Ceklekkkkk


Lano yang sedang sibuk memeriksa berkas di meja kerjanya langsung menautkan kedua alisnya melihat sang ayah datang keruangannya bersama dengan sang adik.


" Ayah , baby ? ". Panggil lano langsung melepas berkas di tangannya kemudian dia berdiri mendekat kearah vira dan bian


" Baby , bukankah ayah sudah pernah bilang untuk mengetuk pintu ruangan ayah terlebih dahulu sebelum masuk , sudah 2x kamu datang dengan tindakan yang sama ". Ucap bian sedikit marah


Vira yang mendengarkan hal itu malah menatap ayahnya dengan tatapan datar membuat bian langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar .


Sedangkan lano yang melihat tatapan vira langsung tahu kalau ada sesuatu yang membuat sang adik sampai seperti itu , karena vira sangat jarang menunjukkan wajah datar selama ini .


" Ayah , siapa nama tuan yang tadi ada dalam ruangan ayah ". Tanya vira dengan datar


" Memangnya kenapa kamu ingin mengetahui nama tamu ayah ? ". Tanya bian penuh selidik


" Katakan saja namanya ". Balas vira dengan serius


Bian langsung menautkan kedua alisnya , dia bingung dengan sikap putrinya saat ini .


" Namanya tuan dimas volin , dia adalah pejabat pemerintah yang memberikan undangan pada perusahan ayah agar bisa menghadiri perayaan WORLD PEACE atau perdamaian dunia seluruh pemerintah di dunia ini ". Jawab bian


Ternyata dugaan vira benar , dia sudah menebak sedari awal bahwa sang ayah akan mengatakan hal tersebut , sedangkan lano bingung apa hubungan ayahnya dengan pemerintah dunia sehingga ayahnya di undang dalam perayaan tersebut.


" Kenapa mereka mengundang ayah sedangkan ayah bukan bagian dari pemerintah ? ". Lano pun menyatakan kebingungannya


" Entahlah ayah juga tidak mengerti , tapi tuan dimas mengatakan karena ayah adalah pemilik perusahan no 1 di dunia yang paling sukses dan berasal dari indonesia membuat para pemerintah dunia katanya bangga dan ingin mengundang ayah ". Jelas bian juga binggung kenapa dia di undang


" Ayah tidak lupakan bahwa dulu saat kami masih kecil , pemerintah dunia malah mengincar keluarga kita ". Ujar vira dengan wajah dinginnya


" Ya ayah tahu , tapi tenang saja , ayah tidak akan pergi sekalipun mereka mengundang ayah ". Jawab bian serius

__ADS_1


__ADS_2