
Happy reading guys , maju terus pantang mundurrrrr 🤟🏻
Saat vira dan nikolas sekarang sedang saling melemparkan tatapan penuh permusuhan , ternyata jari terunjuk vilia tiba-tiba bergerak .
Vilia ternyata perlahan mulai sadar dari pengaruh obat tidur yang dengan sengaja para polisi berikan pada vilia .
Tapi saat dia ingin menggerakan tangan dan kakinya , dia sangat kesulitan melakukannya .
" Ada apa ini , kenapa tangan dan kaki tidak bisa di gerakan , apa ada yang mengikat tangan dan kakiku ". Batin vilia masih setengah sadar
Perlahan-lahan kesadarannya telah kembali normal , vilia telah mengingat kejadian tadi saat dia tiba-tiba di bekap dari belakang oleh seseorang saat berada di ruangan belakang gedung utama .
Setelah menyadari ada sesuatu yang tidak beres sehingga dia di perlakukan seperti itu , vilia tak sengaja mendengar suara vira dari arah yang cukup dekat , tapi sayangnya dia tidak bisa berteriak memanggil vira bahkan membalikkan badannya saja untuk menghadap ke arah sumber suara vira dia sangat kesulitan.
" Yaaahhhh , tuan nikolas ". Panggil vira dengan gaya yang sangat tengil
" Cihhhh ". Decihan pun terdengar di mulut nikolas
" Ya , itu benar suara baby , tapi tunggu dulu , sedang apa dia di sini , apa dia sedang berbicara dengan ketua tuan nikolas ? , tapi kenapa nada suara vira ..... ". Batin vilia langsung melototkan matanya ketika dia menyadari sesuatu
" Menghindar ". Batin flo
" Menghidar tuan nikolas ". Vilia mencoba berteriak memberitahu nikolas walaupun dia tidak bisa berteriak karena mulutnya di tutup oleh kain untuk segera menghindar entah menghindar dari apa
Dan tiba-tiba saja.........
Bluuuusshhhhhhhh
Fyuuuuuuu
Mata nikolas melotot , jantungnya seakan baru saja ingin keluar dari tempatnya , dia terdiam karena apa yang baru saja terjadi padanya .
Mendengar tidak ada suara apapun , vilia memejamkan matanya sambil mengeluarkan air mata , dia sungguh merasa bersalah jika terjadi sesuatu pada nikolas karena vilia berpikir mungkin saja vira datang untuk menolongnya tapi vilia juga berpikir vira salah orang karena bukan tuan nikolas yang membuatnya seperti itu , jadi vira melakukan hal itu pada nikolas.
__ADS_1
Wajar saja , vilia yang memang sama sekali tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pasti akan berpikir seperti itu , tapi sayangnya dugaannya salah dan malah kebalikannya.
Vira menyunggingkan seringai tipis ketika melihat bahwa ternyata nikolas berhasil menghindari pisau belati yang dia sengaja ingin dia lemparkan tepat di kepala nikolas .
" Hebat juga kau bisa menghindari pisau itu , jika kau terlambat sedetik saja , mungkin sekarang kau sudah tinggal nama , hahaha ". Ucap vira terlihat puas , setidaknya dia berhasil menggertak musuh dengan tindakan tersebut
Buktinya sekarang nikolas masih terdiam dan terlihat sangat syok dengan apa yang vira lakukan , apalagi semua orang dalam ruangan itu langsung tercengang melihat aksi vira yang sangat cepat dan tidak terduga.
Tapi saat suasana itu seketika hening karena ulah vira , tiba-tiba suara langkah kaki seseorang terdengar sedang menuruni tangga sehingga semua orang bahkan vira spontan langsung melihat ke arah tangga yang terhubung antara lantai 1 dan lantai 2 .
" Wahhhh , sedang apa putri bunda berada disini , kenapa tidak memberitahu bunda hmm ? ".
" Bunda ". Pekik vira kaget melihat bundanya tiba-tiba sudah berada di ruangan itu
" Cihhhh ". Nikolas yang tadinya masih syok dengan ulah vira kini langsung berdecih melihat targetnya yang ternyata sudah masuk kedalam ruangan itu tanpa dia sadari
Bahkan sekarang nikolas sudah mengganti arah pistolnya dan langsung mengarahkan pistol tersebut ke arah flo.
" Bunda ? , kenapa bunda berada disini , sebenarnya apa yang telah terjadi ". Batin vilia terkejut setelah mendengar jelas suara flo
" Sial , apa yang terjadi , bukannya ada sistem senjata yang dikatakan tuan endro tadi , tapi kenapa tidak terjadi apapun pada wanita sialan itu ? ". Batin nikolas seketika panik
Vira yang melihat fokus nikolas sekarang telah sepenuhnya fokus pada sang bunda , dia dengan perlahan mulai berjalan mendekati vilia dengan mengambil jalan samping selagi nikolas sudah tidak memperhatikannya lagi.
" Ohhh , ternyata anda sudah berada di pulau ini nyonya flovia ? , ketua mafia black sun yang sampai saat ini telah membuat semua orang penasaran siapa dan seperti apa wajah asli dari sih julukan dewi kematian ". Ucap nikolas langsung tanpa basa-basi
Mendengarkan hal itu tentu saja flo langsung tersenyum tipis menanggapi ucapan nikolas .
Sedangkan vira telah berhasil tiba di tempat vilia , tanpa menunda-nunda waktu vira dengan cepat langsung membuka tali yang terikat di tangan dan kaki vilia .
Vilia menatap vira dengan air mata yang terus mengalir , tapi vira membalas tatapan vilia dengan isyarat untuk tetap tenang agar mereka tidak ketahuan oleh nikolas .
Flo yang melihat vira sedang mencoba menyelamatkan vilia , dia langsung berbicara agar nikolas hanya fokus padanya.
__ADS_1
" Apa maksud anda tuan nikolas , siapa yang anda maksud sebagai ketua mafia black sun ? , apa anda sedang menuduh saya ? ". Ucap flo sangat pandai beracting
" Halaahhh , anda tidak perlu berdusta wanita iblis , mungkin seluruh dunia tidak mengenal siapa anda tapi tidak dengan saya yang sangat mengenal betul siapa anda sebenarnya ". Balas nikolas
Vira telah berhasil melepaskan semua tali yang terikat di tubuh vilia , tapi ketika vira dan vilia akan melangkah menjauh dari tempat itu yang berada tepat di belakang nikolas , vilia tidak sengaja menyenggol vas bunga yang ada di tempat itu sehingga nikolas kaget dan langsung melihat ke arah belakang.
Flo memejamkan matanya karena kecerobohan vilia , tapi di dalam hatinya dia terus berdoa agar kedua putrinya bisa selamat .
" Ohhh hahaha , hey gadis kecil , ternyata kau cukup lincah juga bisa melepaskan kakamu hmm ". Ucap nikolas
Kini senjata di tangan nikolas kembali mengarah ke arah vira dan vilia , melihat itu vira langsung berdiri di depan vilia dan langsung menjadi tameng untuk melindungi vilia .
" Tu-tuan nikolas , apa yang anda lakukan , kenapa anda mengarahkan pistol itu ke arah kami ". Ucap vilia sangat marah
Vilia mencoba membuat vira berpindah ke belakangnya karena dia ingin melindungi adiknya bukan vira yang seharusnya melindungi vilia.
Tapi vira dengan keras kepalanya dia tidak mau bergeser dari hadapan vilia , membuat vilia frustasi sifat keras kepalanya vira muncul di situasi berbahaya seperti ini.
" Hahah , ada apa , memangnya kenapa kalau saya mengarahkan senjata ini ke arah kalian , bukankah wajar karena kalian adalah putri sulung dan putri bungsu dari seorang Queen mafia black sun ? ". Ucap nikolas sengaja mempengaruhi vilia karena dia tahu bahwa vilia tidak tahu siapa bundanya sebenarnya
Vilia tercengang mendengar hal itu dan dia langsung menatap flo dengan tatapan meminta jawaban atas ucapan pernyataan nikolas.
" Cihhh , berhenti memprovokasi kakaku pria tua , sepertinya aku sedari tadi terlalu banyaj bermain denganmu sehingga kamu menjadi besar kepala ". Ucap vira tidak bisa menahan emosinya lagi
Nikolas tersenyum penuh arti dan ternyata dia menyadari suatu hal dari ucapan vira bahwa ternyata vira telah mengetahui siapa flo sedangkan tidak untuk vilia .
" Haahhhh , sepertinya anda memang sangat ingin menghancurkan keluarga saya tuan nikolas , apa saya harus melaporkan anda pada pihak kepolisian ? ". Tiba-tiba bian datang sambil menuruni tangga menuju lantai utama mendekat ke arah flo dengan tatapan dingin
" Bahkan jika ayah ingin melaporkannya pada polisi , mereka tidak akan menangkap pria tua ini karena mereka semua telah bersekongkol ". Sambung vira menatap nikolas dengan tatapan dingin
" Hahah , ternyata tuan bian juga berada di sini , apa anda datang untuk menyaksikan saya melenyapkan istri anda , tidak , maksud saya anda terlihat dengan senang hati membawah nyawa anda dan keluarga anda kedalam tangan saya ". Sungguh nikolas sangat yakin dengan kemenangannya
Mendengar hal itu membuat vira sangat marah dan dengan gerakan cepat dia melepaskan vilia dan langsung berlari ke arah nikolas dengan niat akan langsung melenyapkan nikolas saat ini juga .
__ADS_1
Tapi ketika dia semakin dekat dengan nikolas , nikolas tanpa ragu langsung melesatkan sebuah peluruh dari senjatanya ke arah vira , bukannya takut tapi vira malah menyeringai bak devil menatap ke arah nikolas.
Tapi ketika peluruh itu berhasil di hindari oleh vira , tiba-tiba vira terhenti dan langsung melototkan matanya , dia dengan cepat langsung melihat ke arah belakang dan ternyata vilia telah terjatuh ke lantai dengan darah yang telah mengalir di bagian dadanya .