
Harta bisa di cari tapi setiap moment tidak akan pernah bisa terulang kembali dan hanya akan menjadi sebuah kenangan 🌹
Jam sudah menunjukkan waktu pukul 12 malam dan saat ini , Vira , lano , vilia dan arkan baru saja bersiap untuk pulang ke mansion setelah puas menikmati malam yang sangat seru bagi arkan , vira dan lano walaupun tidak bagi vilia yang sedikitsedikit gelisah karena takut dimarahi flo dan bian.
Tidak ada yang mabuk dari mereka berempat , kesadaran mereka masih normal-normal saja karena kadar alkohol yang mereka minum tidak terlalu tinggi .
Saat mereka berempat baru saja keluar dari ruangan VIP itu , tiba-tiba saja mereka mendengar sebuah keributan di ruangan paling ujung dekat lift .
" Ck , kenapa paman stif , kenapa bisa terjadi keributan di club ini dan belum juga di tangani ". Ucap lano
Ya , lano mengatakan hal seperti itu karena dia melihat tidak ada penjaga atau stif yang berada di sekitar ruangan yang terjadi keributan tersebut .
Mereka berempat mulai berjalan mendekat kearah ruangan sumber keributan itu , bukan karena mereka ingin mencari tahu keributan apa yang terjadi , tapi karena mereka harus menaiki lift agar bisa turun ke lantai utama.
Tapi ketika mereka semakin dekat dengan ruangan tersebut dan pintu lift sudah berada di depan sana , tiba-tiba saja.......
Buggghhhhhhh
" Akhhhhhhhhh ".
Seorang pria terlempar keluar dari ruangan tempat keributan itu terjadi dan malah menabrak vira sehingga pria yang menabrak vira dan vira sendiri langsung terjatuh dan terlempar di dinding depan ruangan itu saat vira sedang berjalan terlebih dahulu sendirian di depan ketiga kakanya .
Alhasil vira langsung berteriak kesakitan karena tubuhnya terbentur dinding dan bahkan pria yang terlempar ke arahnya malah menindih tubuh vira .
" Kamu tidak apa-apa ". Tanya pria yang terlempar itu pada vira setelah dia berdiri setelah dia sadar dia telah menindih seseorang saat dia terlempar
Vira yang sedang kesakitan pun langsung marah karena kejadian itu terjadi padanya .
__ADS_1
Bughhhhhh
Pria itu tiba-tiba langsung mendapat pukulan maut dari lano karena lano sangat marah ketik melihat adik kesayangannya terlempar bahkan terbentur di dinding hingga di tindih oleh pria itu.
Vilia dan arkan langsung menolong vira karena mereka sangat khawatir sekaligus terkejut kejadian seperti itu terjadi di depan mata mereka sendiri.
Sedangkan pria yang mendapatkan pukulan maut dari lano langsung terlempar ke arah pintu lift karena pukulan lano sangat kuat dan bahkan bibir pria itu langsung mengeluarkan darah segar dari sudut bibir pria itu.
Tapi ketika lano akan mendekati pria itu lagi untuk menghajar kembali pria itu , tiba-tiba seorang pria keluar dari ruangan penyebab keributan tersebut sambil berteriak di depan pintu dengan wajah yang terlihat marah membuat lano langsung menatap pria yang berteriak itu dengan tatapan marah .
" Yakkkkkk , kesini kau sialan , berani sekali kamu menodai kekasihku , akan ku bunuh kau sekarang juga ". Teriak pria yang baru keluar dari ruangan itu pada pria yang di pukul oleh lano
" Diaaaaaammmmmmm ". Vira pun berteriak dengan amarah yang meluap-luap membuat semua orang langsung terdiam dan menatap vira dengan tatapan kaget kecuali lano dan pria yang lano pukul
" Heee , siapa kamu , kenapa kamu menyuruh saya diam , apa kau juga ingin ku bunuh gadis kecil , haaahhhh ". Balas pria yang baru keluar itu balik marah
Bukan hanya vira , bahkan vilia langsung memeluk arkan dengan erat dan tidak akan pernah mau membiarkan pelukan mereka berdua lepas dari lano dan arkan.
Ya , Vira dan vilia seperti itu karena mereka berdua tahu , lano maupun arkan akan segera membunuh pria yang berani mengancam akan membunuh vira jika vira dan vilia tidak menahan mereka berdua saat ini.
" Coba katakan sekali lagi , kau ingin apakan adikku ? , coba ulangi ". Ucap arkan dengan nada suara menantang pria yang baru keluar itu
" Cihhh , .... ". Ucapan pria di depan pintu itu yang baru saja mau membalas ucapan arkan tapi langsung terhenti ketika dia baru berdecih saja karena vilia langsung berteriak
" Yakk , jika anda masih ingin hidup , lebih baik anda segera pergi dari sini ". Teriak vilia mencoba mengantisipasi agar tidak terjadi kekacauan yang lebih besar lagi
" Baby , lepaskan aku ". Ucap lano dengan dingin dan aura mematikkan langsung keluar dari tubuh lano membuat semua orang bahkan pria yang lano pukul tadi langsung merinding
__ADS_1
" Tidak , aku tidak akan pernah melepaskan kaka , biarkan saja dia mengatakan hal seperti itu , toh dia juga tidak akan pernah bisa membunuhku ". Ucap vira masih memeluk lano dengan erat
" Siapa mereka , sepertinya mereka bukan orang sembarangan ". Batin pria yang di pukul oleh lano
Tinggggggg
Tiba-tiba pintu lift terbuka dan pria yang di pukul lano langsung terperosok kebelakang kedalam lift karena dia sedang bersandar di pintu lift ketika pintu lift terbuka.
" Yakk , kamu baik-baik saja clay , kami sudah memanggil tuan stif ". Ucap gian khawatir melihat bibir clay mengeluarkan darah segar
Stif sangat kaget melihat ke empat anak Queennya ternyata ada di depan ruangan yang baru saja terjadi keributan yang di katakan oleh gian dan bryan barusan memanggilnya untuk mengecek.
" Tuan , nona , apa kalian baik-baik saja ". Tanya stif langsung ketar-ketir
" Ah ya paman , lebih baik paman harus segera membawah pria yang berdiri di depan pintu itu segera pergi dari sini , aku tidak kuat lagi menahan ka lano ". Teriak vira kawalahan karena lano mencoba melepaskan pelukan vira
" Ba-baik nona ". Ucap stif langsung mengamankan orang yang di maksud oleh vira dan langsung membawah pria itu ke ruangan eksekusi di bawah club yang memang tersediah bagi para pengacau yang harus di berikan pelajaran
Bughhhhh
" Haissss , kenapa tenagamu sangat kuat ka , sakit tahu tanganku ". Kesal vira langsung menendang bokong lano setelah dia melapaskan pelukannya karena sang pria yang membuat kekacauan tadi sudah di amankan oleh stif
" Yakkk , kenapa kau menendangku , dasar gila ". Pekik lano yang juga kesal
Vilia juga sudah melepaskan pelukkannya dari arkan dan arkan langsung mendekati vira dan mengecek apakah vira baik-baik saja atau ada yang terluka.
Jika vira dan vilia tidak menahan mereka berdua , vira dan vilia sudah tidak tahu lagi apa yang akan di lakukan oleh arkan dan lano pada pria yang berani mengancam akan membunuh adik kesayangan mereka , untung saja ben tidak ada , kalau ben ada , perkelahian akan tetap terjadi karena vilia dan vira hanya mampu menahan masing-masing satu orang saja .
__ADS_1