Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 159


__ADS_3

" Baby ". Panggil ben dan arkan secara bersamaan saat melihat vira dan skay yang ternyata sedang berdiri dan menunggu mereka di parkiran bandara.


Arkan dan ben memeluk vira secara bergantian, saking rindunya mereka pada adik bungsu sekaligus adik perempuan mereka satu-satunya yang sekarang perutnya semakin membesar karena kehamilannya semakin dekat waktu untuk melahirkan.


" Apa kalian baik-baik saja ? Hmm ". Tanya ben yang lebih lama tidak menemui vira dari pada arkan yang baru 1 bulan meninggalkan indonesia.


" Kita bicara nanti di jalan pulang aja ya kak, aku gk tahan berdiri terlalu lama, nanti kakiku bengkak ". Ucap vira.


Ben dan arkan setuju dengan keinginan vira dan akhirnya mereka berempat langsung masuk kedalam mobil dan yang mengemudikan mobil adalah skay dan vira duduk di samping skay.


" Wahhh, kapan lagi aku di supirin sahabatku yang tampan ini ". Tiba-tiba arkan malah becandain skay.


" Haha iya yah, kapan lagi di supirin CEO tersukses berkedok adik ipar ". Sambung ben ternyata suka bercanda juga.


Skay hanya diam dan memutar bola matanya dengan malas. Jika arkan yang bercanda mungkin saja itu hal yang wajar karna mereka memang sahabat. Tapi ben yang awalnya skay pikir adalah pria dingin sama seperti lano dan para pria lainnya di keluarga maniv ternyata ben juga adalah tipe orang yang memiliki humor yang receh juga seperti arkan jika bersama dengannya.


" Hahaha ". Arkan dan ben tertawa terbahak-bahak karena ben mengatakan ceo tersukses berkedok adik ipar wkwk.


Mereka pun melanjutkan perjalanan pulang mereka ke mansion bian di penuhi canda dan tawa dari ketiga kaka adik sompak kata skay.


*****


Pria yang mencuri berkas penting itu telah di bebaskan oleh flo dan lainnya, sedangkan sekarang mereka sedang mengincar denis yang ternyata adalah dalang dari pencurian berkas tersebut.


Tak tak tak..


Sekarang flo dan lainnya sedang berada di ruangan santai sambil membahas rencana mereka untuk menangkap tuan denis.


Tapi tiba-tiba mereka mendengarkan suara langkah kaki orang berlari mulai mendekati ruangan santai tersebut, sehingga pandangan mereka semua langsung tertuju di arah masuk ruangan tersebut.


" Hoshh Hosshhh Hosshhh ".

__ADS_1


Ternyata yang berlari dan masuk ke ruangan tersebut adalah valen yang ternyata baru saja kembali setelah mengambil barang yang tertinggal di dalam mobil.


" Ada apa denganmu ? ". Tanya flo memicingkan matanya keheranan.


" Tuan denis di nyatakan tewas saat dia dalam perjalanan pulang ke rumahnya, tapi anehnya dia kecelakaan dengan keadaan rem mobilnya bloong dan tidak berfungsi ". Jelas valen yang memang sedari tadi mengawasi gerak-gerik tuan denis setelah mereka tahu siapa orang yang menyuruh pria tadi.


Deg.


" Apa hanya aku yang merasa ada yang menjanggal dengan kecelakaan tersebut ". Tanya key dengan prasangkanya yang berbeda.


" Ya, kecelakaan yang di alami tuan denis memang sangat janggal ". Ucap valen serius.


" Awalnya saat aku mengawasi tuan denis, terlihat tidak ada yang menjanggal. Tapi ketika tuan denis sudah memasuki jalan tol, tiba-tiba peretasanku sedikit error dan aku jelas tahu kalau mobil tuan denis sepertinya di retas oleh orang selain aku ". Sambung valen.


" Artinya ada orang yang punya keahlian sehebat ka flo yang juga memiliki dendam pada tuan denis ". Ujar key tak sadar ucapannya spontan membuat flo menatapnya dengan tatapan tajam.


" Apa maksudmu, key ? Apa kamu bermaksud menuduh vira yang melakukannya ?! ".


Deg.


" Aku tidak pernah mengatakan kalau vira yang melakukannya ka. Aku hanya mengatakan kalau mungkin ada orang yang memiliki keahlian hacker yang setara dengan kemampuan kaka yang melakukan hal itu pada tuan denis, sehingga sistem ka valen saja bisa di tembus begitu saja oleh orang itu ". Jelas key serba salah.


" Hei, tenangkan diri kalian berdua. Mana pernah vira melakukan hal seperti itu ? Jadi berhentilah berdebat hal yang tak seharusnya kalian debatkan ". Teguran pun di lontarkan oleh gio pada flo dan key.


" Hah ".


Flo menghembuskan nafasnya dengan kasar, sedangkan key hanya bisa terdiam dan masih tidak percaya kalau kakanya akan menanggapi ucapannya seperti ini.


" Aku juga yakin kalau bukan vira yang melakukannya, dan sebaiknya kita tanyakan saja saat dia kembali bersama arkan dan ben ". Ucap bian berfikiran netral.


Semuanya setuju, tapi di sisi lain sebenarnya flo tentu saja sangat yakin kalau vira bukanlah orang yang akan bertindak gegabah seperti ini.

__ADS_1


******


Akhirnya vira, skay juga arkan dan ben sudah tiba di mansion. Mereka berempat langsung keluar dari mobil dan masuk kedalam mansion, sedangkan koper arkan dan ben langsung di bawah oleh 2 art yang memang sudah siap sedia menunggu kedatangan mereka.


" Ayo ka, pasti ayah bunda dan lainnya sedang menunggu di ruang santai ". Ajak vira begitu antusias.


" Sayang, pelan-pelan jalannya, nanti jatoh ". Ucap skay menasehati vira yang berjalan terlalu cepat sambil menarik arkan dan ben.


Tapi sayangnya vira yang sudah terlalu antusias malah tidak mendengar ucapan skay barusan dan dia terua berjalan dengan cepat menarik kedua kakanya menuju ruang santai.


" Kalian sudah datang ? ". Ucap flo dengan senyuman manis menyapa kedua putranya di iringi pelukan hangat yang bergantian.


Arkan dan ben secara bergantian memeluk ayah dan bunda mereka dan juga para uncle dan aunty mereka yang ternyata ada di dalam ruangan itu juga.


" Ben, kapan bawah pasanganmu ke mansion ? Masa iya kamu kalah sama kedua adikmu sih ". Ucap key sengaja menyindir ben secara halus.


" Bales aja sayang, bilangin ke aunty mu kalau nikah itu gk gampang dan harus butuh mental dan punya komitmen yang mantap, baru bisa nikah ". Bukan ben yang tersinggung, malah flo yang tersinggung dan menyuruh ben membalas sindirian key.


Key langsung memutar bola matanya dengan malas mendengarkan ucapan kakanya yang selalu saja bisa membalas ejekannya jika ingin bercanda dengan ben.


" Haha, gk apa-apa kok bun. Mungkin aku akan membawah kekasihku ke mansion 3 bulan lagi, setelah dia lulus kuliah ". Jawab ben berhasil mengejutkan semua orang dalam ruangan tersebut.


" Lah, aunty hanya bercanda Loh ben. Emang kamu beneran udah punya pacar ? ". Tanya key terkejut.


" Hehe, iya aunty. Aku sudah pacaran dengan kekasihku selama 1 tahun dan maaf kalau aku menyembunyikan hal ini dari kalian semua ". Jelas ben malu-malu.


" Pertemukan kekasihmu denganku terlebih dahulu ka ! Aku yang akan menilai dia untuk pertama kali dan aku yang akan melihat apakah dia pantas atau tidak untuk menjadi kekasihmu ! ". Ucap vira dengan tatapan dingin.


Deg.


Flo, bian dan key bahkan gio dan valen langsung menahan tawa mereka agar tidak lepas setelah mendengarkan ucapan vira.

__ADS_1


" Wahh, kenapa kamu gk ngelakuin ini saat kamu menemui erika ? Ini gk adil dong baby ". Keluh ben dengan gemasnya.


Vira yang tadinya terlihat sangay ceria kini berubah menjadi dingin dan datar, hanya karena ben mengatakan kalau ben sudah punya kekasih dan akan membawah kekasihnya ke mansion 3 bulan lagi.


__ADS_2