
3 hari telah berlalu setelah vira tahu bahwa sang bunda telah mengetahui kalau dia masih hidup.
Setelah berkali-kali membujuk vira untuk kembali ke indonesia, akhirnya vira pun terpaksa harus menuruti keinginan suaminya untuk kembali ke indonesia, tapi dia belum berniat tinggal bersama lagi dengan flo dan lainnya.
" Tarik nafas perlahan dan buang perlahan juga ". Ucap skay seraya mengarahkan vira agar tetap tenang karena sekarang mereka berdua sudah berada di depan pintu utama mansion bian.
Vira pun mengikuti perkatakaan suaminya. Dengan perlahan dia menghela nafasnya dengan pelan dengan mata terpejam, kemudian dia menghembuskan nafasnya dengan pelan juga. Dan vira melakukan itu selama beberapa kali, karena dia benar-benae gugup kali ini, padahal yang akan dia temui adalah keluarganya.
" Apa sudah mendingan ? ". Tanya skay dengan lembut.
" Hmm ". Vira menjawab dengan deheman saja di iringi anggukkan kepalanya.
Ceklek.
Akhirnya skay membukakan pintu utama mansion agar vira bisa masuk terlebih dahulu.
Tapi tiba-tiba saja...
Pranggg....
Deg.
" SELAMAT DATANG KEMBALI KERUMAH ".
" Yeeeyyyy, selamat datang baby ".
" Kami sangat merindukanmu ".
Vira terdiam membisu dengan wajah yang terlihat syok karena ternyata seluruh keluarganya sedang menyambut kedatangannya.
Apalagi mereka meledakkan party popper, ini sangat tidak di duga oleh vira.
Bahkan sekarang vira diam seperti patung di saat semua anggota keluarga sibuk bergantian memeluknya.
Skay yang jarang tersenyum jika di depan orang lain pun, sekarang dia malah tersenyum bahagia melihat betapa kompak keluarga istrinya dalam menyambut kedatangan dia dan istrinya.
Sedangkan flo dan bian hanya berdiri di jarak yang cukup dekat dengan vira dan lainnya dengan senyuman terharu. Bahkan mata flo sudah mulai berkaca-kaca karena bisa melihat kembali secara langsung putri bungsunya yang sangat dia rindukan.
" YAKK !! , AKU TIDAK BISA BERNAFAS ".
Vira berteriak begitu kuat dan sangat nyaring karena key dan lainnya memeluk vira terlalu erat.
" Hahahaha ".
Bukannya merasa bersalah, key dan lainnya malah tertawa terbahak-bahak mendengar keluhan vira yang sangat mereka rindukan.
__ADS_1
Vira langsung menatap mereka semua dengan tatapan tajam. Dia sangat kesal karena di tertawakan seperti itu, apalagi hormon kehamilannya membuat moodnya cepat sekali emosi.
" APAAN SIH KALIAN ! BERHENTI TERTAWA ATAU AKU AKAN PERGI LAGI SEKARANG JUGA !!!! ". Teriak vira sangat kesal.
Deg.
Seketika itu juga semua orang dalam ruangan itu spontan langsung diam membisu karena ancaman vira barusan.
" Hahaha, rasain tuh ancaman aku ".
Semua orang malah terheran-heran karena vira tadi menyuruh mereka diam. Tapi sekarang, vira malah tertawa terbahak-bahak saat mereka sudah diam.
" Kenapa baby jadi aneh seperti itu, sayang ? ". Bisik bian tercengang melihat sikap aneh sang putri yang baru pertama kali dia lihat.
" Cih.. kenapa kamu mengatai putriku aneh, HAH ? ". Pekik flo sangat marah karena bian mengatai vira aneh.
Bian melotot kaget, kenapa jadi dia yang salah pikir bian.
Sedangkan yang lainnya langsung mengarahkan pandangan mereka pada flo dan bian, terutama vira yang langsung terdiam ketika mendengarkan apa yang barusan di katakan oleh bundanya.
" A-aaa.. aku tidak bermaksud mengatai baby seperti itu sayang ". Ucap bian langsung merinding takut melihat istrinya sedang menatapnya dengan tatapan membunuh.
" Habislah ayah ".
" Rasain tuh tatapan maut mantan Queen mafia ".
Ucap semua orang dalam ruangan itu dalam hati mereka karena merasa lucu melihat wajah bian langsung pucat karena berani membangunkan singa yang sedang tidur.
" LALU APA MAKSUDMU MENGATAI VIRA ANEH ? ". Pekik flo benar-benar sangat marah.
" Sa-sayang ". Ucap bian terbata-bata.
" SUDAH TAHU DIA SENDANG HAMIL , PASTI HORMON KEHAMILANNYA YANG MEMBUAT DIA SEPERTI ITU ! KENAPA KAMU MALAH MENGATAINYA ANEH, HAH !! ".
" PASTI SAAT AKU HAMIL DULU, KAMU SELALU MENGATAIKU ANEH KAN ! AYO JUJUR KAMU !! ".
Bian tercengang mendengarkan semua yang istrinya katakan barusan. Sedangkan semua orang langsung tertawa terbahak-bahak karena lucu dengan tingkah bian dan flo.
Tapi tiba-tiba vira berjalan mendekati kedua orang tuanya yang sangat dia rindukan.
Blushh...
Vira langsung memeluk sang bunda dengan erat, tanpa sadae vira langsung meneteskan air matanya dalam pelukan tersebut. Membuat semua orang langsung kembali terdiam.
Sedangkan flo juga langsung berkaca-kaca dan lansung membalas pelukan putrinya dengan lembut, melepaskan semua rasa kerinduan dan perasaan campur aduk yang selama ini dia simpan.
__ADS_1
" Jangan menangis.. bunda gk bisa lihat putri kesayangan bunda menangis ". Ucap flo dengan bergetar menahan agar tidak menangis di depan putrinya.
" Maafkan aku bun, hikss hiks ".
" Heii.. bunda bilang jangan menangis ".
Melihat adegan yang sangat mengharukan di depan mereka, semua orang tanpa sadar ikutan menangis, karena mereka juga tahu semua yang mereka lalui selama 3 tahun ini pasti sangat berat bagi mereka berdua, terutama flo dan vira.
Bian juga langsung menghamburkan pelukannya pada kedua wanita yang sangat berharga baginya. Dia memeluk istri dan putrinya dengan lembut dengan perasaan yang sulit di artikan.
Tiba-tiba terdengar banyak suara langkah kaki yang mulai mendekati mereka.
" Ck. Dasar cengeng ". Pekik seorang gadis kecil dengan malas melihat semua orang sedang menangis menatap ke arah vira, flo dan bian.
Mood vira benar-benar sangat cepat berubah hanya dalam hitungan detik saja.
Dia langsung melepaskan pelukkannya dari ayah dan bundanya, kemudian dia langsung membalikkan badannya menghadap ke sumber suara gadis kecil yang berani berkata seperti itu.
" Kakaaaaa ". Pekik anna putri milka dan jerry langsung berlari ke arah vira dengan senyuman bahagia.
" Anna jangan lari, nanti kamu jatuh ". Pekik milka khawatir.
Ternyata yang baru saja datang adalah rombongan keluarga al, varo dan milka juga ada gio, jakson dan para mantan petinggi mafioso black sun.
Vira tersenyum dan langsung menangkap anna kedalam pelukkannya.
" Kaka aku kangen, hikss hikss ". Ucap anna langsung terisak.
" Ternyata anna juga sangat cengeng ". Sindir sefanya putri varo dan bella pada anna dan dia gadis kecil yang menyindir semua orang tadi dengan mengatai mereka cengeng.
" Ck. Kamu juga dulunya cengeng seperti anna, jadi jangan menyindir anna cengeng ".
Akhirnya key berhasil membalas ucapan musuh bebuyutannya yang padahal adalah keponakannya sendiri.
Fanya langsung menatap key dengan tatapan tajam, sedangkan key langsung menjulurkan lidahnya mengejek fanya.
" YAKK, AUNTY APA-APAAN SIH ". Pekik fanya kesal.
Semua orang langsung menghembuskan nafas mereka dengan berat seraya menggelengkan kepala.
Key dan fanya memang tidak boleh di pertemukan, karena mereka berdua sama-sama iseng dan suka saling ejek.
" Hei gadis nakal.. Ternyata kamu mengikuti jejak papamu yah ". Ucap vira langsung menatap tajam ke arah varo.
" Yaaa... Kenapa jadi uncle yang kena ? ". protes varo dengan wajah kebingungan.
__ADS_1
Vira memutar bola matanya dengan malas mendengarkan ucapan uncle kesayangannya, yang sangat membosankan.