Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 160


__ADS_3

" Apa maksud bunda ? ".


" Jadi tuan denis malah mengalami kecelakaan tunggal, sebelum ayah dan bunda menemuinya ? ". Tanya vira terkejut.


" Memangnya ada apa sebenarnya ini ? ". Tanya ben kebingungan.


Bian langsung memberikan isyarat pada ben untuk diam dan dengarkan saja pembicaraan mereka. Ben pun hanya bisa terdiam dan menyimak serta menyimpulkan sendiri akan pembahasan keluarganya saat ini.


Valen menjelaskan apa yang valen ketahui tentang kecelakaan tuan denis saat itu, vira arkan dan ben tentunya terkejut setelah mendengarkan penjelasan valen. Apalagi ben dan arkan baru mengetahui kalau global shine di masuki oleh pencuri dan mencuri berkar proyek penting milik perusahan.


" Yakk.. yang jelas bukan aku yang melakukan hal sekejam itu ". Ujar vira jujur.


Flo langsung menatap key karena teringat masalah mereka tadi, sedangkan key hanya bisa diam dan memutar bola matanya dengan malas.


" Jika kecelakaan tersebut memang ada sabotase dari seseorang yang tidak senang pada tuan denis, maka setidaknya kita harus memberitahukan hal ini pada keluarganya agar bisa di usut oleh pihak kepolisian ". Jelas ben.


" Artinya kamu dengan sengaja akan memberitahukan pada mereka kalau kita pada saat itu sedang meretas mobil tuan denis juga ? ". Ujar gio.


" Aahhh maafkan aku uncle, aku tidak kepikiran sampai kesitu ". Ucap ben menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena kebodohannya sendiri.


" Maaf jika aku mencampuri pembicaraan kalian ".


" Tapi menurutku, kecelakaan ini bukanlah kecelakaan biasa dengan dugaan kalau ada yang tidak suka terhadap tuan denis ".


" Entah kenapa aku merasa ada yang janggal dan juga aku merasa kalau sepertinya tuan denis juga hanyalah orang suruhan dari seseorang yang menyuruh tuan denis mencuri berkas penting itu ". Jelas skay dengan pemikirannya yang berbeda.


" Aku setuju dengan dugaan skay, karena aku juga memikirkan hal yang sama ". Sambung gio.


Flo dan lainnya terdiam dan mulai memutar otak mereka untuk bisa mencerna maksud gio dan skay.


" Baiklah, jika kalian yakin kalau memang dalangnya bukan tuan denis, artinya dalang yang sebenarnya pasti sedang memantau pergerakan kita saat ini ". Jelas flo.


" Ohh god... Kita sengaja membubarkan black sun karena kita pikir semua musuh telah kita singkirkan. Tapi lihatlah situasi saat ini, ternyata masih ada saja musuh yang ingin menghancurkan kita ". Jelas key sedikit keluar dari topik pembahasan.


" Kaitannya masalah ini dengan bubarnya black sun itu apa, key ? ". Tanya flo memicingkan matanya.

__ADS_1


Deg.


" Eee.. Itu ka, aku juga tidak tahu kenapa aku mengatakan hal ini. Heheh, sepertinya aku terlalu terbawah suasana ". Jawab key cengengesan.


Semua orang langsung memutar bola mata mereka dengan malas mendengarkan ucapan key barusan.


Tiba-tiba erika datang menghampiri mereka di ruangan tersebut sambil memegang ponselnya.


" Ada apa sayang ? ". Tanya flo dengan lembut, tapi penasaran.


" Maaf kalau aku mengganggu bunda dan lainnya saat ini, tapi lano menghubungiku dan mengatakan kalau dia ingin bicara dengan bunda ". Jelas erika dengan wajah yang terlihat kebingungan.


" Oke, berikan ponselmu biar bunda yang bicara dengannya ".


Erika langsung memberikan ponselnya pada flo dan dia langsung pergi dari ruangan itu karena ternyata dia sedang memasak di dapur.


" Ya, ini bunda ". Ucap flo berbicara pada lano lewat panggilan di ponsel erika.


" A-aku sedang di jalan x ".


" Da-dan pe-perutku terkena tu-tusukan, eeeuugghh ".


Deg.


Mata flo langsung melotot, jantungnya seketika berdetak begitu kencang dan tanpa sadar aura pembunuhnya mulai keluar dan mendominasi dalam ruangan itu.


Semua langsung kebingungan melihat perubahan sikap flo saat ini, yang tadinya biasa saja, kini berubah dan terlihat sedang menahan amarah yang ingin meledak.


" Hmm, bertahanlah sampai bunda datang ke tempatmu ".


Flo langsung mengakhiri panggilan tersebut dengan sepihak dan langsung berdiri dengan wajah yang merah padam menahan amarahnya.


" Kamu kenapa ? ". Tanya bian kebingungan.


" Gio, key dan valen, ikutlah denganku dan kalian semua sebaiknya diam di mansion saja dan jangan keluar dari area mansion selama aku tidak memberikan izin ".

__ADS_1


" Aku ikut, karena aku tahu kalau pasti terjadi sesuatu pada ka lano kan bun ". Ucap vira ikut berdiri dengan tatapan dinginnya.


" Jangan membuat emosi bunda semakin memuncak karena sikapmu ini vira, tolong dengarkan apa yang barusan bunda katakan dan jangan membantah perintahku atau kalian akan melihat aku kembali seperti dulu ! ".


Deg.


Vira pun terdiam membisu mendengarkan ucapan bundanya, sedangkan bian malah tercengang mendengarkan semua ucapan istrinya.


" Sepertinya bunda memang sedang meluap-luap emosinya, baby. Sebaiknya kita turutin aja perintah bunda ". Bujuk arkan pada vira.


" Hah, baiklah aku tidak akan ikut dengan kalian. Tapi setidaknya bawahlah ka arkan untuk ikut bersama kalian, karena aku merasakan perutku seperti di tikam dan sangat menyakitkan ". Ucap vira jujur.


Tapi anehnya walaupun vira memang merasakan perutnya seperti di tikam, reaksinya hanya terlihat santai saja.


Deg.


Flo cukup terkejut mendengarkan vira yang sepertinya merasakan apa yang sedang lano rasakan, padahal dia tidak mengatakan apa yang terjadi pada lano saat ini.


" Sayang, kamu baik-baik saja ? ". Tanya skay panik dan khawatir, dia memang suami siaga.


Vira langsung menggenggam tangan skay seakan memberitahukan pada skay bahwa dia baik-baik saja dan tidak perlu khawatir. Sedangkan skay langsung bernafas lega karena di mengerti apa yang vira lakukan padanya dan maksud dari sikap vira barusan.


" Bunda janji akan membawah kakamu dengan selamat kembali ke mansion ini, tapj kamu sebaiknya kembali ke kamarmu dan istirahatlah jika perutmu masih merasa sakit ". Ucap flo berjanji.


Akhirnya flo, key, gio dan valen serta arkan langsung pergi menuju tempat dimana lano berada.


Seperginya mereka, tentu saja semua yang tertinggal di mansion semakin penasaran, akan apa yang sebenarnya terjadi pada lano sehingga flo terlihat sangat marah seperti itu.


Karena flo memang tidak mau memberitahukan apa yang terjadi pada lano, karena dia tidak mau keluarganya malah kahwatir dan ikut panik. Apalagi jika erika sampai mendengarnya dalam kondisi hamil pasti akan sangat tidak baik bagi kandungannya.


" Jika benar firasatku kalau ka lano saat ini tertusuk benda tajam di perutnya dan hal itu sengaja dari perbuatan seseorang, maka jangan salahkan aku kalau aku akan membalas perbuatan orang itu 2x lipat nantinya setelah aku selesai melahirkan ". Batin vira dengan pikiran bar-barnya.


******


Di dalam perjalanan menuju tempat dimana lano berada, flo sengaja meminjam laptop valen dan mulai mengotak-atik sistem di laptop tersebut untuk mencari cctv yang mungkin bisa dia retas agar bisa melihat kondisi lano saat ini.

__ADS_1


Tapi anehnya, dia malah mendapati kalau sepertinya sistem milik valen sedang di retas oleh hacker tanpa valen sadari.


__ADS_2