Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 59


__ADS_3

Happy reading , semangat 🥰


Saat ini vira yang masih terguncang atas kejadian yang terjadi pada vilia , terlihat dia hanya diam saja saat nikolas menyeret dia untuk menjadi sandera nikolas saat ini.


Nikolas berniat ingin melarikan diri pergi meninggalkan pulau tersebut bersama ke empat rekannya dengan menjadikan vira sebagai alat agar flo tidak bisa bertindak lebih pada mereka karena vira telah mereka jadikan sandera.


" Ayo cepat , jangan sampai wanita sialan itu dapat menyusul kita sebelum kita tiba di kapal ". Ucap Nikolas pada ke empat rekannya


Ke empat rekan nikolas hanya bisa menganggukan kepala mereka menyetujui ucapan nikolas , walaupun mereka sudah kelelahan karena berlari sedari tadi , apalagi usia mereka sudah tidak muda lagi sehingga kecepatan berlari mereka sudah mulai melemah , mereka tetap memaksakan diri untuk terus berlari karena mereka tidak mau mati sia-sia di tangan flo.


" Tapi tuan nikolas , bagaimana dengan flashdisk itu , kita melakukan semua rencana ini dengan alasan utama kita harus mendapatkan flashdisk yang berada di tangan ketua mafia itu ". Tanya tuan frans pada nikolas di sela mereka berlari


Nikolas memejamkan matanya sejenak lalu kembali membukanya , " Lupakan masalah itu untuk saat ini tuan frans , kita bisa menyusun kembali rencana itu ketika kita berhasil keluar dari pulau ini ". Jawab nikolas yang sebenarnya juga sangat kesal karena semua yang terjadi hari ini sangat tidak sesuai dengan rencana yang telah mereka susun


" Benar apa yang di katakan tuan nikolas tuan frans , nyawa kita lebih penting dari benda itu , jika kita mati sia-sia disini , maka kita tidak bisa merebut kembali benda itu , kita bisa merencakan kembali untuk merebut benda tersebut kedepannya ". Jawab tuan endro membenarkam ucapan nikolas


Setelah tuan endro selesai mengatakan hal tersebut , tiba-tiba saja.


" Berhenti ". Pekik nikolas langsung menghentikan langkah kakinya ketika dia melihat seorang pria sedang berdiri di tengah kegelapan di depan mereka


Seketika itu juga ke empat rekan nya langsung berhenti berlari dan kebingungan karena mereka tidak menyadari pria yang barusan di lihat oleh nikolas .


" Kenapa berhenti , bagaimana jika musuh berhasil menyusul kita tuan nikolas ". Tanya tuan frans


" Lihatlah di depan sana ". Jawab nikolas dengan pandangannya yang tak lepas dari seseorang misterius di depan sana


Seketika itu juga ke empat rekan nikolas langsung melihat ke arah depan dimana tempat yang nikolas katakan dan mereka semua langsung penasaran siapa pria di depan sana .

__ADS_1


Mereka mengetahui orang itu adalah seoranv pria karena postur tubuhnya yang tinggi dan rambut yang pendek , walaupun gelap tapi dengan cahaya minim dari senter ponsel yang di bawah oleh salah satu rekan nikolas , mereka bisa yakin bahwa orang di depan sana adalah seorang pria.


" Siapa kamu ? ". Tanya tuan frans pada pria misterius itu


" Cihhh ". terdengar suara decihan yang lumayan kuat dari pria misterius itu yang membuat nikolas dan rekan-rekannya semakin penasaran juga waspada


Pria itu tiba-tiba berjalan dengan santai dan mulai mendekati nikolas dan rekan-rekannya , nikolas langsung mengarahkan pistol di tangannya ke arah pria itu dan langsung menyembunyikan vira yang masih diam membisu ke belakang tubuh nikolas .


" Berhenti , jika kamu mendekat , saya tidak akan segan-segan menembak kamu ". Ucap nikolas langsung waspada


Tapi terlihat jelas bahwa pria itu sama sekali tidak peduli dengan ucapan ancaman dari nikolas dan malah terus berjalan mendekati nikolas dan rekan-rekannya.


" Siapa orang ini , apa dia musuh ". Batin nikolas sedikit curiga


Semakin dekat langkah kaki pria itu , nikolas dan ke empat rekan-rekannya langsung melototkan mata mereka ketika mereka telah melihat dengan jelas wajah pria misterius itu ketika wajah pria itu telah terkena cahaya senter dari ponsel milik salah satu rekan nikolas .


Apalagi dengan jelas mereka melihat wajah al yang terlihat sangat dingin dan juga telah mengeluarkan aura menyeramkan.


" Selamat malam tuan nikolas dan rekan-rekan anda , sedang apa kalian berada di hutan ini ? , apakah pestanya telah selesai ? ". Al menyapa nikolas dan rekan-rekannya dengan pembahasan yang masih wajar


Mendengar pernyataan al pada mereka , Nikolas dan ke empat rekannya seketika langsung gugup harus menjawab apa sehingga mereka tiba-tiba terdiam semua.


Karena tidak mendapati jawaban dari nikolas dan rekannya , Al pun memicingkan matanya menatap ke arah vira .


Al masih bisa menahan emosinya saat ini , walaupun dia sangat marah karena melihat keponakan kesayangannya terlihat sangat berantakan seperti yang dia lihay barusan.


" Tuan nikolas , kenapa anda tidak menjawab pertanyaan saya ? , lalu siapa gadis yang bersama kalian , kenapa kelihatannya kalian sedang menyembunyikan gadis itu dari hadapan saya ? ". Al mulai melontarkan pertanyaan penuh jebakan

__ADS_1


" Maaf tuan Al , gadis ini adalah keponakan saya dan tiba-tiba dia sakit ketika pesta masih berlangsung , karena saya khawatir , takut terjadi sesuatu pada keponakan saya , jadi saya meminta bantuan tuan nikolas dan rekan-rekan saya lainnya untuk membantu saya membawa keponakan saya menuju kapal pribadi saya agar bisa di bawah kerumah sakit sebelum penyakitnya semakin parah ". Tuan endro pun langsung menjawab dengan berbohong


Al langsung mengangguk-anggukkan kepalanya berpura-pura mengerti apa maksud dari ucapan tuan endro.


Melihat sepertinya al percaya dengan kebohongan tuan endro , nikolas dan rekannya sedikit merasa lega .


Tapi tiba-tiba al menyebutkan sesuatu yang membuat nikolas dan rekan-rekannya kebingungan .


" Baby ". Ternyata al memanggil vira dengan wajah santainya


" Ehhh , siapa yang anda panggil baby tuan al ? ". Tanya tuan frans kebingungan


" Aaahhhh itu tuan frans , saya sedang memanggil nama panggilan keponakan kesayangan saya , memangnya kenapa ? ". Jawab al dengan santai


" Keponakan ? ". Ujar tuan frans kebingungan masih belum menyadari apa yang di maksudkan oleh al


" Hmm , anda benar ". Balas Al


" Baby sadarlah , apa kau memang ingin mereka membawahmu ? , apa kamu memerlukan bantuan uncle ? ". Sambung Al


" Ck , jangan-jangan ". Batin nikolas mulai menyadari sesuatu dari ucapan Al


" Jangan mendekat atau saya akan menembak kepala gadis ini ". Nikolas langsung memindahkan posisi vira dari belakang tubuhnya sekarang dia sedang menyandera vira dengan pistol yang telah mengarah ke arah kepalanya vira


Al langsung menatap nikolas dengan tatapan membunuh , ke empat rekan nikolas seketika langsung terkejut dan telah menyadari maksud ucapan Al sedari tadi , mereka berempat juga langsung mengarahkan pistol mereka ke arah al.


" Uncle Al ". Tiba-tiba vira yang sedari tadi diam kini memanggil al dengan tatapan kosong dan terlihat berantakan saat dia melihat al sedang berdiri di depannya dengan jarak yang lumayan dekat

__ADS_1


" Hai baby , apa kau baik-baik saja , perlukah uncle membunuh mereka karena berani memperlakukan kamu dan vilia sekejam ini , hmm ? ". Tanya Al dengan suara sangat santai tapi pertanyaan dan perkataannya sangat menakutkan


__ADS_2