
Happy reading guys 🌺
Delon yang duduk di kursi pengemudi juga tentunya langsung terkejut dengan kedua gadis yanga masuk secara tiba-tiba dan bahkan duduk di kursi belakang bersama dengan sang tuan muda .
Tapi di sisi lain , lano tiba-tiba merasa aneh dengan sikap kedua gadis itu yang sepertinya sedang ketakutan .
" Apa yang kalian lakukan , kenapa kalian masuk tanpa izin ke dalam mobil ini ? ". Tanya delon dengan wajah dinginnya
" Ma-maaf tuan , bisakah kalian membantu saya dan adik saya ? , kami di kejar oleh beberapa orang berpakaian hitam dan mereka memiliki senjata api ". Jawab sih gadis remaja dengan gugup ketakutan bahkan air matanya langsung menetes saking takutnya .
Delon langsung terkejut mendengar penjelasan sih gadis remaja dan dia langsung mengahlikan pandangannya ke arah lano .
Sedangkan lano masih menatap kedua gadis itu dengan penuh selidik , entah dia harus percaya atau tidak dengan apa yang barusan di katakan oleh gadis remaja itu , mungkin saja kedua gadis itu hanya di manfaatkan oleh musuh untuk membuat jebakan , apalagi lano dengan mudah bisa mengetahui kalau ada suatu hal yang di sembunyikan oleh sih gadis remaja di sampingnya.
" Tuan tolong bantu saya dan adik saya , saya berjanji jika saya kalian menyelamatkan kami berdua , saya akan menuruti apa saja permintaan kalian asalkan permintaan kalian masih masuk akal ". Ucap sih gadis remaja meminta tolong dan berharap lano dan delon akan membantu dia dan adiknya
Setelah ucapan gadis remaja itu selesai , lano tiba-tiba mengahlikan pandangannya keluar tepat di sekitar restoran yang ternyata benar bahwa ada sekitar 10 pria berbadan besar dengan pakaian hitam lengkap , tapi tidak memegang senjata .
" Jalankan mobilnya ". Ucap lano tiba-tiba pada delon untuk segera menjalankan mobil tersebut
" Ahh ya baik tuan ". Delon pun langsung melakukan perintah lano walaupun dia bingung kenapa sang tuan membantu kedua gadis yang tidak mereka kenal.
Saat mobil telah berjalan dengan kecepatan pelan untuk keluar dari area restoran tadi , mata elang lano ternyata menangkap sesuatu benda yang tidak asing baginya yang sedang di sembunyikan 10 pria berpakaian hitam tepat di dalam jaket tapi lano bisa melihat itu walaupun dengan cela yang sangat kecil.
Setelah mobil telah benar-benar keluar dari area restoran dan sedang melaju pelan di jalan raya , lano melihat ke arah kedua gadis yang duduk di sampingnya itu dengan tatapan yang sulit di artikan .
__ADS_1
Lano bisa melihat dengan jelas bahwa kedua gadis itu telihat sangat bergetar ketakutan , dengan sih gadis remaja yang memeluk erat si gadis kecil .
" Siapa nama kalian ? ". Tiba-tiba lano bertanya pada kedua gadis itu tanpa melihat ke arah mereka berdua dengan datar
" Nama saya Amora dan adik saya bernama Adelia ". Jawab sih gadis remaja
" Dimana kalian tinggal , saya akan mengantarkan kalian berdua pulang ". Ucap lano bertanya lagi dengan wajah datarnya
Mata sih gadis remaja langsung melotot kaget entah kenapa , dia bahkan semakin bergetar takut ketika lano mengatakan akan mengantar mereka berdua pulang ke rumah mereka.
" Tidak perlu tuan , kami tidak memiliki tempat tinggal , kami anak yatim piatu ". Jawab sih gadis remaja dengan cepat tapi air matanya terus mengalir dengan deras membasahi pipinya.
Lano menautkan kedua alisnya mendengar jawaban sih gadis remaja , dia langsung melihat ke arah dua gadis itu dengan tatapan penuh selidik.
" Lalu kami akan mengantar kalian ke mana jika kalian tidak punya tempat tinggal ? ". Tanya delon tak habis pikir
Lano langsung memejamkan matanya karena tiba-tiba kepalanya pusing , sudah banyak pekerjaan yang dia lakukan hari ini , sekarang malah harus mengalami dan terlibat dalam sebuah masalah orang lain.
" Nona , memangnya anda tidak memiliki keluarga lain di sini , bagaimana bisa kami membawah anda ikut bersama saya dengan tuan saya sedangkan kami sama sekali tidak mengenal kalian berdua ". Jawab delon bukan tidak ingin membantu , dia menjawab seperti itu karena dia pikir lano tidak akan setuju?
" Haaahhhh ". Lano langsung menghembuskan nafasnya dengan berat
Dia tiba-tiba mengambil ponselnya kemudian menghubungi seseorang , dalam dering ke 2 panggilan telah terhubung .
" Baby kamu dimana ? ". Tanya lano yang ternyata sedang menghubungi vira
__ADS_1
Vira yang sedang berkunjung di rumah sakit arkan karena dia ingin memastikan arkan baik-baik saja pun langsung penasaran kenapa lano menghubunginya dan bertanya seperti itu , wajar saja karena lano memang kadang melakukan panggilan telfon dengan vira karena mereka selalu bertemu di mansion dan lano bukan tipe orang yang akan menghubungi siapapun hanya untuk sekedar bertanya dimana dan sedang apa seperti yang terjadi saat ini.
" Kenapa ? ". Tanya vira dengan singkat dan suara yang datar
" Aku ingin membawah 2 orang gadis ke mansion , pulanglah lebih awal jika kamu sedang di luar karena aku membutuhkan bantuanmu ". Jawab lano dengan datar
Mereka sungguh kembar yang sangat dan sangat datar bahkan dingin.
" Hmm , bawahlah jika gadis itu kekasihmu , beritahukan juga pada ayah dan bunda ". Balas vira yang mengira gadis yang akan lano bawah ke mansion adalah kekasih lano
" Cihhh , pikiranmu itu terlalu jauh , sudah pokoknya cepatlah kembali ke mansion , aku akan tiba di mansion mungkin 4 jam lagi ". Ucap lano ingin mengerjai vira
" Terserah kau saja , tapi jika dalam 4 jam kau tidak ada di mansion , aku tidak ingin berbicara denganmu lagi ". Balas vira langsung mengulti lano
" Haaahhh , baiklah-baiklah aku hanya bercanda , pokoknya beritahukan hal ini pada seluruh keluarga , karena ini adalah hal penting ". Ucap lano langsung mengakhiri panggilan tersebut dengan sepihak tanpa menunggu jawaban dari vira
Tapi lano di buat terkejut oleh si gadis remaja yang mengatakan sesuatu saat lano baru saja menyimpan ponselnya di saku celananya.
" Bukankah tadi anda berbicara menggunakan bahasa indonesia tuan ? , apa anda orang asli indonesia dan anda ingin membawah saya dan adik saya ke sana ? ". Tanya sih gadis bernama amora bahkan berbicara sangat fasih menggunakan bahasa indonesia
" Ehhh , anda bisa bahasa indonesia ? ". Tanya delon cukup terkejut
Ternyata Amora sedari tadi mengerti apa yang lano katakan dalam panggilan telfon dengan seseorang tadi walaupun lano menggunakan bahasa indonesia .
" Maaf , tapi saya pernah sedikit belajar bahasa indonesia jadi saya bisa sedikit mengerti apa yang di katakan tuan ini tadi ". Ucap amora sambil melihat ke arah lano
__ADS_1
" Dia bukan seorang gadis yang biasa , apa dia anak orang kaya , karena di orang-orang di negara ini jika fasih berbahasa indonesia , ada 2 kemungkinan bahwa yang pertama memang asli orang indonesia yang bekerja di negara ini atau yang kedua orang yang mempelajari bahasa dengan melakukan les yang biayanya tentu sangat mahal di negara ini ". Batin lano menatap amora penuh selidik