Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 101


__ADS_3

Selamat membaca guys 😉


Saat vira mendengarkan nama pria asing di depannya , dia pun langsung sadar akan berita yang beberapa hari lalu telah menghebohkan seluruh dunia yang beritanya berbunyi pengusaha muda asal canada datang dan berkunjung di rumah sakit Hope hospital dengan berita yang tersebar kalau pengusaha itu mungkin memiliki penyakit serius , sehingga mengunjungi rumah sakit no 1 paling terbaik di dunia.


Tapi vira pada saat itu tidak mengetahui siapa nama pengusaha tersebut karena dia hanya sekedar tahu saja dan tidak mengikuti berita yang membosankan menurutnya.


Dan sekarang dia sudah tahu siapa pengusaha itu dan sebenarnya vira tidak peduli akan nama dan siapa pria itu sebenarnya.


" Baiklah tuan skay , karena anda tadi bilang kalau anda tidak akan memberitahukan keberadaan saya pada kaka saya , maka sekarang saya harus pergi dan sepertinya kita tidak ada urusan lagi ". Ucap vira merasa dia tidak memiliki urusan lagi dengan skay


Skay hanya diam menanggapi ucapan vira barusan , tapi ketika vira sudah melangkahkan kakinya melewati skay karena berhubung motor vira di parkir di arah yang harus melewati skay , tiba-tiba skay mengatakan sesuatu yang membuat vira menghentikkan langkah kakinya.


Sekarang mereka berdua sedang saling menghadap belakang satu sama lain .


" Berhati-hatilah di perjalanan pulangmu , mungkin kamu akan menghadapi situasi yang tak terduga ". Ucapan skay yang membuat vira menghentikkan langkah kakinya


Spontan vira langsung membalikkan badannya dan menghadap ke arah skay lagi dan skay yang menyadari vira telah menghadap ke arahnya , dia juga membalikkan tubuhnya menghadap ke arah vira.


" Apa maksud anda tuan skay ? ". Tanya vira dengan wajah yang terlihat kesal


Tapi skay malah menunjukkan seringai tipisnya , dia berjalan dengan perlahan ke arah vira dan terlihat sedang mengambil sesuatu dari kantong saku celananya.


Vira semakin menatap skay dengan tatapan waspada , karena gerak-gerik skay sangat mencurigakan.


" Ini kartu nama saya , kamu bisa menghubungi saya jika nanti kamu membutuhkan bantuan saya , berhubung saya akan cukup lama menetap di negara ini ". Ucap skay seraya memberikan kartu namanya yang ternyata adalah benda yang di ambil dari saku celana skay dan dia memberikannya pada vira.


Vira ingin menolak mengambil kartu nama skay, karena dia pikir, dia tidak akan membutuhkan bantuan dari siapapun , tapi skay malah dengan cepat langsung memasukkan kartu namanya kedalam saku hoodie yang dipakai vira , kemudian dia langsung pergi begitu saja , meninggalkan vira .


" Cihhh , dasar pria aneh , gila dan menyebalkan ". Gumam vira sangat kesal sambil menatap kepergian skay yang mulai menjauh dari area taman dan terlihat skay sudah pergi setelah menaiki sebuah mobil mewah.


Karena moodnya sudah berantakan akibat ulah skay , akhirnya vira memutuskan untuk kembali ke apartemen .


Di dalam perjalanan pulang , vira merasa telah menyadari satu hal aneh dari skay yang baru dia sadari saat ini.

__ADS_1


" Kenapa suaranya sekilas mirip dengan suara pria misterius itu ? ". Batin vira masih fokus mengendarai motornya


" Atau aku salah mengiranya ? , tapi anehnya bagaimana dia bisa mengetahui kalau dalam perjalanan pulangku ke apartemen , aku akan menghadapi situasi tak terduga , bukankah sikapnya sama seperti pria misterius itu yang selalu memberitahuku kalau akan ada bahaya yang ingin menghampiriku ". Batin vira lagi sangat curiga pada skay


" Ahhh tidak-tidak , sepertinya aku hanya terlalu penasaran tentang pria misterius itu , sehingga aku menyamakan suara tuan skay dengan pria misterius itu , ya. Pasti dugaanku salah ".


Karena tidak mau memikirkan semua hal itu yang membuatnya pusing , vira pun fokus mengendari motor sportnya tanpa ada perasaan waspada karena omongan skay tadi , karena dia berpikir mungkin skay mengatakan itu agar vira bisa berhati-hati dalam perjalanan pulang.


Sekitar 10 menit kemudian , saat vira sudah melewati setengah jalan menuju ke apartemen , tiba-tiba vira merasakan firasat buruk , ketika dia melewati jalan raya yang sangat sepi saat ini.


Padahal setahu vira , ini masih bagian jalanan yang cukup ramai di lintasi oleh kendaraan di jam yang masih menunjukkan jam 9 malam.


Anehnya , jalan itu malah sangat sepi , tidak ada sama sekali motor atau mobil yang melintasi jalanan itu .


Dan tiba-tiba saja , dari kejauhan vira melihat ada sekitar 10 mobil hitam yang sedang mengahadang jalan di depan sana , dan juga ada banyak pria berpakaian hitam yang sedang berjejer rapi di depan kedua mobil itu , jelas menghalangi jalan raya itu .


" Cihhhh ". Vira berdecih karena ternyata ucapan skay benar terjadi


Baru saja vira turun dari motornya , tiba-tiba....


" Serang , tangkap gadis itu , tapi jangan membunuhnya ". Teriak pria yang terlihat seperti orang yang memimpin segerombolan pria berbadan besar lainnya untuk menyerang vira saat itu juga.


Mau tidak mau , vira pun harus mengahadapi serangan dari orang-orang yang tidak dia kenal itu , karena dia juga tidak bisa menghindari pertarungan tersebut saat ini.


" Yaaakkkkk ".


Bughhhhhhh.


Bughhhhhhh.


Kreeekkkkkk.


Akhhhhhhhhhhhhh.

__ADS_1


Vira dengan lihai dengan gerakan santai langsung menghajar dan mematahkan tulang beberapa pria itu hanya dalam hitungan detik saja .


Bughhhhhhh


Bughhhhhh


Brakkkkkkkk


Bahkan tampa vira sengaja , dia malah menendang salah satu pria tepat ke arah motornya , sehingga pria itu malah menabrak motor vira dan jatuh bersamaan dengan motor vira ke aspal.


Hal itu membuat vira semakin marah , apalagi motor itu pemberian dari gian dan juga masih baru .


" Aku baru saja memakai motor itu dan kalian sudah merusaknya ". Pekik vira dengan penuh penekanan di setiap perkataannya


Krekkkkkkk


Bughhhhhhh


Vira terus menyerang pria-pria itu tanpa henti , bunyi tulang patah terdengar begitu nyaring , apalagi teriakan kesakitan para pria-pria itu .


Padahal pria-pria itu sangat banyak dan juga memiliki postur badang yang 2 bahkan 3 kali lipat lebih besar dari tubuh vira , tapi dengan mudah dia bisa melumpuhkan pria-pria itu , satu demi satu.


" Cihhhh , ternyata tuan mengatakan hal yang benar , dia memang bukan seorang gadis sembarangan , bagaimana bisa gadis berbadan kecil sepertinya dengan mudah mengalahkan anak buahku yang badannya 2 kali lipat lebih besar darinya ". Ucap pria pemimpin pria-pria yang sedang melawan vira


Tapi tiba-tiba vira tak sengaja membuat cela yang cukup merugikannya , sehingga dia harus terkena pukulan tepat di paha kirinya dan keseimbangan vira pun goyah dan dia berakhir jatuh ke aspal jalan karena menahan sakit di pahanya.


" Cihhhh ". Pekik vira seraya menatap kesal ke arah pria-pria di depannya yang sedang tertawa puas karena melihat vira akhirnya jatuh ke jalanan.


" Haha , ternyata kau tidak sekuat dan semenakutkan yang kami dengar, gadis kecil , hahahaha ". Ejek pria-pria itu menganggap remeh vira


Tanpa mereka sadar , kalau sebagian rekan mereka sekarang sedang berteriak kesakitan akibat ulah vira yang telah mematahkan tangan dan kaki beberapa rekan mereka itu.


Mungkin dari pria-pria itu berjumlah sekitar 50 orang , dan sekarang tersisa hanya belasan orang saja , karena pria lainnya berhasil vira lumpuhkan.

__ADS_1


__ADS_2