
Happy reading guys, Jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa komen dan like agar author semakin rajin update 👉🏻👈🏻
Pertarungan semakin sengit di antara pihak bian dan pihak musuh. Sedangkan vira tidak mengikuti ucapan bian untuk masuk dan beristirahat di dalam mobil. Dia malah hanya berdiri diam dan tidak bergerak sama sekali dari tempat dia berdiri sejak tadi.
Untuk saat ini pihak bian masih unggul dalam pertempuran itu karena sudah ratusan musuh yang telah berhasil mereka kalahkan. Tapi bala bantuan musuh terus saja berdatangan seakan tidak ada habisnya.
Tapi tiba-tiba vira mendengar suara 1 mobil baru saja berhenti di belakang sana. Dan seseorang terdengar sedang bergegas mendekati vira, tapi vira sama sekali tidak merasa waspada karena dia juga sudah bisa menebak siapa yang datang itu.
" Apa kau baik-baik saja ? ". Ternyata orang yang baru saja datang adalah skay dan sekarang skay langsung memeluk vira dengan perasaan khawatir dan takut terjadi sesuatu pada vira.
" Hmm, aku baik-baik saja ". Ucap vira tidak membalas pelukan hangat skay yang membuat vira sangat nyaman sampai-sampai dia memejamkan matanya sejenak, seakan dia sedang mengisi kembali energi dan tenaganya yang sudah terbuang banyak karena pertarungannya tadi.
Skay melepaskan pelukannya, kedua tangannya memegang kedua pundak vira. Sejenak skay menatap vira dengan khawatir, kemudian dia melihat ke arah area pertempuran di depan sana yang sangat sengit setiap masing-masing pihak.
" Masuklah kedalam mobil, aku akan membantu ayah dan unclemu untuk mengalahkan musuh kalian ". Ucap skay.
Vira tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Entah kenapa dia tidak bisa menolak perkataan skay, padahal dia tadi jelas menolak masuk kemobil saat bian yang menyuruhnya.
Skay menganggukkan kepalanya, seraya mengecup singkat dahi vira dan setelah itu dia langsung maju ke area pertempuran untuk membantu calon mertuanya dan yang lainnya. Tapi skay tidak tahu kalau arkan juga berada di area pertempuran.
Arkan memang belum tahu kalau sahabat baiknya yakni skay adalah pria misterius yang vira katakan beberapa saat yang lalu, Arkan juga tidak tahu kalau skay dan vira sekarang bahkan tinggal 1 rumah.
Vira pun dengan perlahan berjalan ke arah mobil paling depan yang dia dapati dan masuk kedalam mobil. Setelah masuk kedalam mobil, vira masih saja terus mengawasi gerak-gerik musuh di area pertempuran sambil beristirahat.
*****
Sekarang flo, key dan valen baru saja keluar dari area bandara canada dan mereka langsung naik kedalam mobil jemputan mereka yang di kendarai oleh salah satu mafioso black sun dari canada.
__ADS_1
Sejak turun dari jet dan menyadari kalau mereka baru saja tiba di bandara di canada. Key dan valen langsung ketakutan dan hanya bisa diam mengikuti kemanapun flo pergi.
Key maupun valen sangat terkejut karena ternyata flo membawah mereka ke canada. Tapi yang lebih membuat key dan valen tidak percaya. Penerbangan dari indonesia ke canada pastinya membutuhkan waktu belasan jam, tapi penerbangan kali ini bahkan hanya memakan waktu 4 jam saja.
" Bagaimana bisa cuma 4 jam saja, dari indonesia ke canada ? ". Batin key tak bisa berkata-kata lagi saking mustahil apa yang terjadi saat ini.
Mobil pun berjalan melaju dengan kecepatan sedang saat masih berada di area bandara, tapi setelah keluar di jalan raya, mobil langsung melaju dengan kecepatan tinggi menuju suatu tempat yang sudah bisa di tebak oleh key maupun valen.
" Kalian semua akan mendapatkan hukuman yang setimpal karena berani mempermainkanku di belakang bahkan berani membohongiku ". Ucap flo dingin dengan aura membunuh, tanpa melihat ke arah key dan valen.
Deg.
" A-apa ma-maksud kaka ? ". Tanya key terbata-bata karena terkejut sekaligus ketakutan setelah mendengarkan ucapan flo. Sedangkan valen terdiam membisu di kursi samping pengemudi karena ketakutan.
Flo langsung menatap key dengan tatapan sangat dingin.
" Ba-bagaimana kaka bisa tahu semua ini ? ". Batin key sangat syok.
" Tunggu saja jika semua masalah ini sudah selesai. Aku akan menghukum kalian semua saat tiba di indonesia nanti, terutama vira !! ". Sambung flo dengan serius, seraya mengarahkan pandangannya ke depan.
Key dan valen tentu langsung bergetar ketakutan mendengarkan ancaman flo yang mereka tahu bahwa flo tidak main-main dengan ucapannya.
Mobil terus melaju dan ternyata mereka sedang menuju ke hutan dimana lokasi musuh berada.
Di sisi lain, vira yang sedang mengawasi gerak-gerak pertempuran di depan sana, tiba-tiba terdiam dengan tatapan dingin ketika seseorang membuka pintu samping kursi pengemudi yang vira duduki saat ini.
Orang itu langsung masuk kedalam mobil dan duduk di samping vira.
__ADS_1
" Apa kau akan diam saja melihat pertempuran ayahmu dan seluruh mafioso ibumu sedang melawan anak buah saya, nona delvira maniv ? ". Orang itu bertanya tanpa melihat ke arah vira, seraya menyeringai tipis.
Vira malah tersenyum tipis mendengarkan celotehan pria tua yang telah duduk di sampingnya tanpa rasa takut sama sekali.
" Senang bisa bertemu dengan anda tuan Hil ". Balas vira dengan senyuman tipis dan gaya santainya tanpa melihat ke arah pria tua di sampingnya.
Pria paru baya itu sejenak melirik singkat ke arah vira dan kembali melihat ke arah depan menikmati pertempuran di depan sana yang semakin sengit.
" Saya cukup kagum dengan keberanian anda , yang terang-terangan mengibarkan bendera perang pada saya ". Ucap pria paru baya itu dengan santai.
" Bahkan saya sangat kagum dengan kenekatan anda yang berani masuk kedalam area kekuasaan saya, sendirian saja tadi ". Sambung pria paru baya bernama Hil tersebut dengan santainya.
" Terima kasih atas pujian anda dan kekaguman anda pada saya tuan Hil ". Jawab vira juga dengan santai.
" Nikmati saja pertemuran di depan sana. Karena sebentar lagi saya akan membuat anda tidak bisa menikmati lagi pertempuran di depan sana ". Sambung vira seraya melirik tuan hil dengan seringai tipis.
" Haha, kau sangat menarik gadis kecil ". Balas Tuan hil tertawa meremehkan.
" Bagaimana kalau saya yang akan membuat anda dan seluruh keluarga anda tidak bisa lagi melakukan pertempuran, ataupun melihat dunia ini lagi, hmm ? Apa anda keberatan ? ". Tanya Tuan hil lagi ternyata bisa tengil juga.
" Cih ". Vira berdecih seraya tersenyum tipis.
" Memangnya anda mampu untuk mengalahkan saya dan keluarga saya ?". Tanya vira dengan santainya menatap tuan hil dengan tatapan santai.
" Saya rasa anda terlalu percaya diri dengan keyakinan anda tuan hil. Seharusnya anda harus ingat bahwa usia anda tidak muda lagi dan bisa saja anda mati sendiri sebelum saya membunuh anda ! ".Ucapan vira sangat tajam, setajam silet walaupun cara dia mengucap sangat santai.
Terpancing sudah emosi sih tuan hil yang ternyata adalah sang target utama vira melakukan rencana ini. Yang tak lain tuan hil adalah bos besar nikolas yang telah merencanakan pembunuhan flo, vira dan seluruh anggota keluarga flo.
__ADS_1
Akhirnya terjadi pertarungan kecil di dalam mobil itu, hingga akhirnya mereka berdua keluar dan bertarung dengan tangan kosong menjauhi area pertempuran di depan sana.