Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 72


__ADS_3

Happy reading guys ❤


Waktu terus berjalan dengan cepat , kini 6 mafioso black sun yang bertugas di kalimantan beserta 6 dokter yang bekerja di mafia black sun baru saja tiba di depan gedung tua tersebut .


Vira dan clay beserta 15 anak-anak yang di culik , juga 2 pria yang kini telah bekerja sama dengan vira dan 1 pria yang tadi ingin memukul vira sekarang sudah berada di depan gedung tua itu.


" Lihat , mobil-mobil itu datang untuk menjemput kalian ". Ucap vira tersenyum pada anak-anak yang harus mengalami hal sekejam ini di usia mereka yang masih kecil.


" Tapi ka , bagaimana jika mereka adalah orang jahat , bagaimana jika mereka adalah temannya orang-orang jahat yang menculik kami ". Tanya seorang pria kecil berusia sekitar 9 tahun yang terlihat sangat waspada.


" Mereka adalah orang-orang yang baik , mereka ada pengawal yang bekerja di rumah kaka , jadi kalian tidak perlu takut dan khawatir , karena mereka datang kesini atas perintah kaka ". Jawab vira dengan suara yang lembut agar anak-anak tersebut tidak ketakutan.


Clay hanya diam membisu sedari tadi , jujur saja dia hampir tidak pernah berinteraksi dengan anak kecil , jadi dia sangat canggung dan tidak tahu bagaimana cara berinteraksi dengan anak-anak kecil di depannya , alhasil dia hanya memilih untuk diam , tapi dia sedari tadi terus memperhatikan vira .


Mendengar jawaban vira yang terlihat sangat meyakinkan , anak-anak kecil itu langsung menganggukkan kepala mereka menandakan mereka percaya pada vira .


" Nona muda ". ke enam mafioso dan ke 6 dokter langsung menyapa vira dengan menundukkan kepala mereka memberi hormat ketika mereka sudah berdiri di hadapan vira dan yang lainnya.


" Hmm , apa kalian sudah mendengar perintah dari bundaku ? ". Tanya vira dengan datar


" Ya nona , kami di perintahkan oleh nyonya flo untuk segera membawah anak-anak ini ke vila milik nyonya yang berada di puncak bagian selatan kota ini , Nyonya flo juga menyuruh mereka untuk mengobati anak-anak ini sampai sembuh ". Jawab salah satu mafioso sambil menunjuk para dokter.


" Baiklah , apa kalian sudah mendengar apa yang mereka katakan , benarkan kata kaka kalau mereka orang baik yang akan membawah kalian ke tempat yang lebih aman dan juga akan mengobati luka yang kalian dapatkan sampai kalian sembuh ". Ucap vira pada anak-anak itu .

__ADS_1


" Kaka , terima kasih sudah menolong kami semua , jika tidak ada kaka , mungkin kami akan terus di pukul dan di jual oleh orang-orang jahat itu ". Ucap salah satu anak berterima kasih dengan tulus .


" Heii , kalian tidak perlu berterima kasih , tapi kalian harus berjanji agar bisa terus sehat dan hidup bahagia setelah kejadian ini , oke ". Ucap vira mengelus anak yang mengucapkan terima kasih tadi.


" Dan sekarang kalian harus segera pergi bersama paman-paman baik ini yah , kaka akan menemui kalian ketika kaka sudah menangkap orang yang telah menculik kalian semua , ayo sekarang kalian harus segera masuk kedalam mobil , sebelum orang-orang jahat lainnya datang ke sini ". Sambung vira


Anak-anak itu langsung menuruti perkataan vira , mereka mulai masuk secara beriringan memenuhi masing-masing ke 6 mobil tersebut .


" Kau , kemarilah ". Panggil vira pada salah satu mafioso


" Ya nona , ada yang bisa saya bantu ? ". Tanya mafioso tersebut datang menghampiri vira


" Bawahlah pria sialan ini ke tempat biasa ( markas cabang black sun di kalimantan ) , kalian bisa melakukan apapun padanya , beri dia pelajaran karena tadi ingin memukulku ". Ucap vira dengan dingin seraya menatap pria yang tadi ingin memukulnya dengan tatapan tajam.


" Baik nona , serahkan dia pada kami , kami akan dengan senang hati akan memberikan dia hadiah spesial karena berani berniat buruk pada nona , kalau begitu kami pergi ". Jawab mafioso tersebut menatap pria yang sangat sial itu dengan tatapan ingin memakan pria tersebut membuat pria kurang beruntung itu langsung menelan salivanya dengan kasar .


Akhirnya ke enam mobil itu telah pergi meninggalkan gedung tua tersebut , menyisahkan vira dan clay serta kedua pria yang akhirnya bekerja sama dengan vira .


" Haaaahhhh , aku datang kesini untuk menenangkan diri tapi malah harus terlibat dengan sebuah masalah , tapi aku juga sangat bersyukur bisa datang tepat waktu ke tempat ini sehingga aku setidaknya bisa menyelamatkan belasan nyawa anak kecil yang harus mengalami pennculikan dan kekerasan di usia sekecil mereka ". Batin vira


" Mereka mengingatkan ku akan kejadian yang pernah aku alami dulu , bagaimana jika aku tidak datang dan mereka malah di jual dan di ambil organ tubuh mereka , kasihan juga ". Sambung vira dalam hatinya


**********

__ADS_1


Sekitar 1 jam lebih kemudian , suara sebuah jet terdengar di atas gedung tua tersebut yang masih berada di atas udara.


Vira yang sedang beristirahat sejenak di dalam gedung tua tersebut langsung berlari keluar di halaman depan gedung itu untuk menyambut kedua kakanya yang baru saja tiba.


Ketika vira telah berada di luar , lano dan ben ternyata sudah turun dari jet menggunakan tangga gantung karena jet tidak bisa mendarat di sekitar gedung karena tidak ada landasan atau tempat luas untuk menurunkan jet itu .


" Kaka ". Panggil vira yang langsung mendekati ben dan lano


Tapi bukannya menjawab sapaan adik bungsu mereka , vira malah langsung mendapatkan tatapan tajam dari ben maupun lano .


Dan bukannya takut , vira malah membalas tatapan tajam kedua kakanya dengan tatapan datar dan dingin .


" Jangan menatapku seperti itu , mood ku sedang berantakan karena kejadian ini , jadi jangan memancingku berkata kasar ". Cecar vira dengan datar langsung mengambil tas yang berisi laptopnya dari tangan lano.


" Cihhhh ". Lano dan ben tiba-tiba berdecih secara bersamaan menanggapi ucapan vira tapi mereka yang memang tidak ingin membuat vira marah atau kesal langsung merubah cara tatapan mereka pada vira.


" Jelaskan apa yang sebenarnya terjadi sehingga kamu menyuruh kita berdua datang ke sini , hmm ". Tanya ben


" Penculikan yang pernah terjadi padaku , ka arkan , ka ben dan juga ka vilia ternyata selama ini masih terus beroperasi , aku mendapati 15 anak kecil di culik , di kurung bahkan di cambuk sama seperti yang terjadi di masa lalu ". Jelas vira


Dia juga menjelaskan sedikit akan kejadian yang terjadi , sehingga lano langsung terlihat marah apalagi ben yang emosinya sudah meluap-luap mendengarkan penjelasan vira.


" Aku meminta kalian berdua datang kesini agar bisa membantuku menangkap bos besar misterius yang di katakan oleh kedua pria itu yang masih berkeliaran ". Ucap vira sambil menunjuk kedua pria yang tadinya adalah anak buah dari pelaku utama bos yang menculik anak-anak tadi.

__ADS_1


" Tentu , aku akan dengan senang hati akan membantumu baby , apalagi ini menyangkut nyawa banyak orang ". Balas ben semangat berapi-api


" Hmm , benar kata ka ben ". Sambung lano setuju-setuju saja


__ADS_2