Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 31


__ADS_3

Maaf kalau author jarang update beberapa minggu yang lalu yah , ada suatu dan lain hal yang terjadi yang membuat author sedikit dilema dan sangat sulit berkonsentrasi untuk update , tapi sekarang author akan usahakan agar bisa update tiap hari yah guys , terima kasih ❤😇


1 jam perjalanan telah berlalu begitu cepat , kini lano dan vira baru saja tiba tempat tujuan yang ingin lano datangi .


Dan ternyata tempat itu adalah sebuah pusat toko permainan anak-anak , vira sangat kaget ketika sang kaka menghentikan mobil di parkiran toko itu , bahkan dia menatap kakanya dengan penuh kebingungan dan juga penasaran apa yang akan di lakukan oleh kakanya di toko tersebut.


" Ka , kenapa kita ke sini , apa kaka ingin membeli mainan anak-anak ? ". Tanya vira penasaran dan menatap lano dengan tatapan penuh selidik


" Udah diam aja dan gk usah banyak tanya , ikut saja kalau kamu ingin ikut , kalau tidak mendingan kamu tinggal di mobil saja dan tunggu sampai aku kembali ". Jawab lano dengan datar sambil membuka sabuk pengaman yang terpasang di tubuhnya


Vira terkejut mendengar jawaban sang kaka , dan akhirnya dia mau tidak mau langsung ikut membuka sabuk pengaman yang terpasang di tubuhnya dan langsung mengikuti lano turun dari mobil karena dia tidak mau hanya diam dan menunggu di mobil saja .


" Yakkk , tungguin aku ka ". Pekik vira buru-buri berlari mendekati lano yang sudah terlebih dahulu berjalan mendekati pintu masuk toko tersebut


Dan lano hanya mengabaikan ucapan vira , dia malah terus berjalan tanpa menunggu sang adik.


Setelah mereka berdua masuk kedalam toko mainan anak-anak , para kariyawan wanita yang bekerja di toko tersebut langsung kaget melihat kedatangan lano , banyak juga ibu-ibu muda dan para wanita yang ada di dalam toko tersebut di buat kaget dengan kedatangan lano dan mereka malah berbondong-bondong mulai mencari perhatian lano .


Vira yang menyadari gerak-gerik para wanita-wanita itu mulai risih dan langsung mengandeng tangan kiri lano serta berjalan di samping lano , seakan dia membuat wanita-wanita itu berasumsi bahwa lano sudah memiliki kekasih .


Sedangkan lano tidak memperdulikan sama sekali tatapan para wanita-wanita di toko itu dan dia juga membiarkan vira melakukan apapun yang ingin sang adik lakukan .


Dan sekarang langkah kaki lano dan vira pun berhenti di depan meja kasir toko itu , kariyawan wanita yang berjaga di meja kasir tersebut pun langsung melongo melihat lano dengan ketampanan yang sangat di kagumi oleh banyak wanita .


" Tolong di packing mainan untuk 20 anak laki-laki dan 20 untuk anak perempuan , tolong antarkan di alamat ini ". Ucap lano dengan dingin pada kariyawan kasir tersebut sambil memberikan selembar kertas kecil yang bertuliskan sebuah alamat


Bukannya mengambil kertas tersebut , kariyawan kasir itu malah salah tingkah dan langsung merapihkan dandanannya untuk menarik perhatian lano dan hal itu membuat vira langsung menatap tajam ke arah kariyawan kasir tersebut.

__ADS_1


" Mbak , ambil kertasnya bukan malah merapihin dandanan mbak , nanti lelah tangan pacar saya kalau kelamaan ambilnya ". Ucap vira dengan wajah terlihat kesal


Kariyawan kasir itu langsung menatap vira dengan tatapan sombong .


" Biasa aja kali mbak ". Balas kariyawan kasir itu dengan kesal


" Cihhh ". Vira pun mengeluarkan decihan dari mulutnya


Akhirnya kariyawan kasir itu mengambil kertas yang berisikan alamat dari tangan lano , kemudian lano langsung mengeluarkan kartu blackcardnya dari dompet dan memberikan pada kariyawan kasir untuk membayar semua biaya pembelian mainan yang di beli oleh lano tadi.


Tentu saja wajah kariyawan kasir itu langsung kaget melihat kartu yang sangat jarang dia lihat , kartu yang hanya di miliki oleh miliarder dan dia langsung menatap lano dengan tatapan yang sulit di artikan.


" Wahh pria ini , sudah tampan , kaya pula , pasti dia anak seorang miliyarder ". Batin kariyawan kasir itu


Setelah penbayaran telah selesai , lano dan vira langsung meninggalkan toko tersebut dan sekarang lano sedang menjalankan mobilnya menuju ke tempat tujuan selanjutnya .


Ya , kedua mobil itu adalah mobil yang berisikan para mafioso black shadow dengan perintah langsung dari flo untuk mengawal dan mengawasi kedua anaknya dari kejauhan saat kedua anaknya sedangberada di luar mansion.


Sekitar 30 menit kemudian akhirnya mereka berhenti di sebuah panti asuhan yang sepertinya gedung panti asuhan tersebut sedang di renovasi .


Vira sungguh di buat kaget dengan apa yang dia lihat dan ketahui , dia menatap kagum pada kakanya , karena ternyata lano membeli mainan anak-anak tadi untuk di sumbangkan di panti asuhan , sungguh vira terkagum-kagun dengan tindakan mengejutkan sang kaka.


" Waahhh , aku sama sekali tidak menyangka kaka menjadi pria baik seperti ini , bahkan aku saja tidak pernah kepikiran untuk menyumbangkan sesuatu ke salah satu panti asuhan manapun , kaka memang is the best ". Ucap vira sangat bangga sambil mengacungkan kedua jari jempolnya pada lano


" Maka dari itu sekarang kamu harus menyempatkan memberikan bantuan untuk orang yang kurang mampu ataupun para yatim piatu , saling membantu itu baik". Jawab lano


" Ya , aku akan melakukannya tapi tidak untuk beberapa minggu kedepan ini , karena aku sibuk ". Balas vira

__ADS_1


" Cihhh sibuk apa kamu ". Ucap lano berdecih


" Ada dehh , ayo turun ". Ucap vira malah mengajak lano untuk turun dari mobil karena dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan para anak-anak di panti asuhan tersebut


Lano pun hanya bisa geleng kepala saja dengan tingkah adiknya , tapi dia tetap saja selalu mengikuti kemauan vira yang terkadang sedikit random.


" Kaka lanoooooooooo ". Teriak sekitar 40 anak kecil dengan berbagai perbedaan usia memanggil lano dan bahkan sekarang mereka sedang berlari ke arah lano yang mulai memasuki gerbang masuk panti asuhan tersebut


Lano yang biasanya selalu menunjukkan wajah datar dan dinginnya kini malah tiba-tiba tersenyum melihat anak-anak itu .


" Kaka , kami sangat merindukanmu , kenapa kaka baru saja datang menemui kami ". Ucap para anak-anak itu terlihat sedih karena lano sudah sebulan lebih tidak mengunjungi panti asuhan tersebut dan membuat anak-anak itu sangat merindukan lano


Ternyata dan ternyata setelah lano serta flo dan bian pulang dari pulau pribadi milik flo ke indonesia , lano yang masih kecik dan masih berusia 10 tahunan lebih sudah mulai menyumbangkan banyak mainan dan apa saja di panti asuhan tersebut dan dia juga setiap 2 minggu sekali pasti akan datang dan mengunjungi panti asuhan itu .


Jadi wajar saja lano sangat di kenal oleh anak-anak di panti asuhan tersebut dan bahkan lano telah menjadi donator dan pendonor aktif di panti asuhan tersebut .


Bahkan juga bagunan panti yang sedang di renovasi sekarang , semua biayanya dari lano dan juga lano yang membiayai semua biaya study anak-anak di panti asuhan itu sampai nanti mereka selesai kuliah.


" Maafkan kaka yah karena jarang mengunjungi kalian , kan kaka harus kerja dulu biar bisa beliin kalian mainan ". Jawab lano dengan senyum hangatnya


" Ehhh nak lano , ibu pikir siapa yang datang sampai membuat semua anak-anak pada buru-buru keluar dari gedung panti ". Tiba-tiba seorang wanita parubaya tiba di hadapan lano dan vira yang tak lain ibu teesebut adalah ibu yang mengurus panti asuhan tersebut


" Ah ya bu mirna , maaf kalau saya jarang datang karena banyak pekerjaan kantor yang harus saya selesaikan ". Ucap lano


" Ehhh tentu saja tidak masalah nak lano , bantuan dari nak lano saja sudah membuat ibu sangat bersyukur , jangan merasa bersalah pada ibu dan anak-anak karena seharusnya kami yang merasa bersalah karena sudah membebankan nak lano ". Ucap bu mirna dengan tulus


" Oh ya , gadis ini siapanya nak lano , pacarnya atau ? " . Sambung bu mirna yang ternyata menyadari kehadiran vira

__ADS_1


" Ahhh haha tidak kok , aku bukan pacarnya tadi aku adiknya ka lano bu ". Jawab vira dengan ramah , sopan dan santun


__ADS_2