
5 bulan telah berlalu dan sekarang usia kandungan vira telah memasuki 7 bulan.
Perut vira yang beberapa bulan lalu masih rata, kini mulai membesar sesuai usia kandungannya yang sangat sehat.
" Sayaaaaanngggg ".
Dari ruang santai mansion bian, Vira berteriak memanggil skay yang sekarang berada di dapur sedang membuatkan jus jeruk yang di minta oleh vira.
" Iya, sebentar sayang ". Sahut skay memberitahukan vira untuk bersabar sebentar lagi.
Ternyata vira dan skay sudah tinggal selama 3 bulan di mansion bian, karena permintaan langsung dari flo dan bian juga ketiga kaka laki-laki vira yang ingin menjaga vira di masa kehamilannya.
Tapi tentunya vira dan skay hanya akan tinggal di mansion bian sampai nantinya vira melahirkan calon buah hati mereka dan setelah itu, vira dan skay akan tinggal di mansion skay yang berada di indonesia.
" Ini jus yang kamu minta, sayang ". Ucap skay yang baru memasuki ruang santai, seraya memberikan jus jeruk pada vira.
" Kenapa lama sekali ? ". Tanya vira dengan wajah cemberutnya, tapi dia tetap meraih jus jeruk tersebut dari tangan skay dan langsung meminumnya.
" Kan kamu tahu sendiri kalau aku tidak tahu buat jus, jadi aku sempat minta bantuan bi hesti tadi ". Jawab skay serba salah.
" Ya udah, sini duduk deket aku ".
" Pengen peluk ".
Vira sangat manja dan bahkan setiap harinya dia sampai tidak ingin lepas dari skay, entah itu pembawaan sang calon bayi atau memang keinginan vira saja.
Bahkan selama 5 bulan ini, skay jadi jarang ke kantor karena sikap vira yang terus-terusan manja-manjaan sama dia, sehingga semua masalah kantor harus di tangani oleh leo, sekertaris sekaligus tangan kanan skay.
Saat vira sedang manja-manjaan sama skay di ruang santai, tiba-tiba erika datang menghampiri mereka, karena ternyata lano dan erika juga sudah tinggal di mansion bian karena permintaan flo yang ingin tinggal dan berkumpul bersama suami dan ke empat anak-anaknya.
" Vir, apa kamu mau nitip sesuatu ? ". Tanya erika yang sepertinya ingin pergi ke suatu tempat.
__ADS_1
" Emangnya kamu mau kemana ? ". Tanya vira, seraya melepaskan pelukkannya dari skay.
" Aku ingin ke toko kue bunda, pengen beli pancake ". Jawab erika.
" Kamu pergi sendirian ? Ka lano mana ? ". Tanya vira.
" Iya aku pergi sendirian, kakamu udah ke kantor ". Jawab erika.
" Oke, kalau gitu aku ikut ". Ucap vira langsung berdiri secara perlahan karena perut buncitnya.
" Gk usah vir, kan ada supir yang nganterin aku ". Ujar erika tidak ingin vira kelelahan karena ikut dengannya.
" Trus, kalau terjadi sesuatu padamu dan calon keponakan ku gimana kalau kamu pergi sendirian tanpa pengawasan dari ka lano ? ". Ucap vira dengan mata melotot tajam.
Erika langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena ucapan vira barusan.
" Ya sudah, aku yang akan mengatar kalian berdua ke toko bunda ". Skay pun akhirnya harus ikut agar ada yang menjaga dua bumil yang sangat keras kepala ingin pergi ke toko flokey untuk membeli pancake.
" Oke ". Ucap vira mengancungkan jempolnya sangat senang dengan kepekaan suaminya saat ini.
Skay pergi mengambil kunci mobil terlebih dahulu dan setelah itu mereka langsung pergi menuju ke toko utama flokey untuk membeli pancake yang erika inginkan.
Ya, erika ternyata sedang hamil dengan usia kandungnya telah menginjak 4 bulan. Maka dari itu juga, alasan flo ingin vira dan erika tinggal di mansion bian karena dia tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada kedua anak dan menantunya di saat mereka sedang hamil.
Karena flo juga tidak mau kalau kejadian saat dia hamil vira dan lano yang sempat hampir di racuni musuh malah terulang kembali pada anak-anaknya. Karena flo yakin bahwa tidak mungkin semua musuhnya telah habis tak tersisa, yang pasti masih ada beberapa musuh yang mungkin diam-diam mengintai flo dan keluarganya.
*******
Akhirnya setelah beberapa puluh menit perjalanan mereka bertiga ke toko utama flokey, mereka pun tiba tanpa hambatan di toko tersebut, dan sekarang mereka baru saja memasuki toko milik sang bunda dan aunty mereka.
Seperti biasa, mereka langsung mendapatkan pelayanan utama walaupun banyak pengunjung yang sedang antri untuk membeli kue di toko tersebut.
__ADS_1
" Selamat datang nona dan tuan, ada yang bisa saya bantu ? ". Tanya putri tangan kanan flo yang mengurus semua toko flokey di indonesia dan negara lainnya.
" Ehh, tante putri udah balik ke sini lagi ? Bukannya minggu lalu tante masih di amerika ? ". Tanya erika yang sangat friendly.
" Iya nona erika, saya baru saja pulang kemarin ". Jawab putri dengan senyuman hangatnya.
Karena mereka berempat sedang ngobrol di sekitar para pengunjung, ternyata mereka telah menjadi pusat perhatian para pengunjung di dalam toko saat ini.
Bisik-bisikkan para pengunjung sangat jelas bisa di dengar oleh vira yang sedari tadi diam saja.
" Aku sangat iri melihat nona erika dan nona vira bisa mendapatkan kedua pria yang sangat di idam-idamkan seluruh umat wanita di dunia ini ".
" Ya, mereka sangat beruntung bisa menikah dengan tuan skay dan juga tuan lano ".
" Apaan sih kalian berdua, wajar saja mereka bisa menikahi kedua pria tampan dan mapan seperti tuan skay dan tuan lano, lah mereka cantik dan juga terlahir dari keluarga yang kaya ".
Vira tersenyum tipis mendengarkan bisikan para pengunjung yang menurutnya sangat menggemaskan. Dia tidak marah tapi dia malah merasa gemas saja.
" Tuan nona, sebaiknya kita bicara di ruangan saya saja ". Ajak putri yang ternyata menyadari bisikkan para pengunjung.
Erika, vira maupun skay setuju dan akhirnya mereka berempat langsung berjalan menuju ruangan kerja putri untuk menghindari kehebohan para pengunjung di toko tersebut.
Sedangkan di tempat lain di perusahan global shine yang sekarang telah di pimpin oleh lano yang telah menjadi CEO di perusahan tersebut menggantikkan bian, lano sedang marah-marah pada delon.
" KENAPA BERKAS SEPENTING ITU BISA DI CURI, BAHKAN PENCURI ITU BISA MASUK DENGAN LELUASA DI DALAM RUANGAN SAYA, HAAAA ? ".
Delon hanya bisa diam dan menundukkan kepalanya karena amukan lano saat ini. Dia sudah bergetar ketakutan karena dia lalai dan tidak tahu sama sekali kalau ada orang yang telah masuk kedalam ruangan atasannya di saat atasannya sedang keluar sebentar, sehingga berkas penting proyek miliyaran bisa di curi dengan mudahnya.
" SAYA TIDAK MAU TAU ! SEKARANG CARI PENCURI ITU DAN DAPATKAN KEMBALI BERKAS ITU KEMBALI ! ".
" Ba-baik tuan ".
__ADS_1
Delon langsung keluar dari ruangan lano untuk melakukan perintah lano barusan sebelum lano kembali mengamuk padanya.
Sedangkan lano langsung mengusap wajahnya dengan kasar karena dia tak habis pikir bisa kecolongan seperti ini.