
Happy reading 🔥
Skay membawah vira ke kamar yang biasa rexa tempati saat menginap di mansion skay, tepat berada di samping kamar skay di lantai 2.
" Kamu bisa pakai kamar ini selama kamu tinggal di mansion ini ". Ucap skay.
Vira diam saja. Dia malah mengedarkan pandangannya ke seluruh bagian kamar tersebut.
" Apa kamar ini, kamar kekasihmu ? ". Tanya vira tak terduga. Membuat skay terkejut.
Tapi skay seketika menyadari kenapa vira bisa melontarkan pertanyaan seperti itu.
" Kamar ini sering di pakai oleh rexa, jika dia menginap di mansion ini ". Jawab skay meluruskan kesalahpahaman yang di pikirkan oleh vira.
" Oh.. ". Jawab vira ber ohh ria saja.
" Aku akan keluar. Kamu bisa beristirahat untuk sementara waktu, karena nanti sore aku ingin mengatakan sesuatu hal yang penting padamu ". Ucap skay.
Vira kembali diam tidak membalas ucapan skay. Tapi saat skay baru saja melangkahkan kakinya berniat keluar dari kamar itu. Vira malah memanggil skay lagi.
" Sebentar ". Ucap vira langsung membalikkan tubuhnya ke arah belakang, dimana skay sekarang telah menghentikan langkah kakinya.
" Ada apa? ". Tanya skay kembali memutar badannya dan mereka berdua pun saling menghadap satu sama lain.
" Tolong jawab pertanyaanku dengan jujur. Dari mana kau bisa tahu tentang kedua uncle ku ? ". Tanya vira dengan penasaran dan penuh selidik.
" Maksudku tuan al dan tuan aslan yang kau katakan saat di dalam penerbangan menuju ke negara ini ? ". Ujar vira memperjelas pertanyaannya.
Skay terdiam membisu mendengarkan pertanyaan yang di lontarkan oleh vira.
" Aku hanya penasaran dan ingin tahu saja. Tapi jika kamu tidak mau menjawabnya, tentu tidak masalah juga untukku ". Sambung vira dengan datar.
" Kamu bisa pergi, aku ingin beristirahat ". Sambung vira lagi, seraya dia berjalan ke arah ranjang dan langsung duduk di pinggir ranjang.
__ADS_1
" Aku akan mengatakannya, tapi tidak sekarang ". Jawab skay seketika langsung berjalan pergi keluar dari kamar tersebut meninggalkan vira sendirian.
Setelah skay benar-benar sudah pergi dan menutup kembali kamar itu. Vira langsung merebahkan setengah badannya di atas ranjang.
Tapi bukannya istirahat. Tiba-tiba vira berdiri lagi dan mengambil laptopnya dari tas ransel yang dia bawah.
" Sepertinya ini waktu yang tepat untuk melacak keberadaan sih nikolas breng*ek itu ". Gumam vira seraya menghidupkan laptopnya dan tiduran di atas ranjang.
Jari-jarinya dengan lihai mengotak-atik layar laptopnya. Dia tidak ingin menunda waktunya jika memang dia sedang memiliki waktu senggang seperti ini.
Vira berdecih pelan. " Siapa lagi sih ini yang mencoba menggagalkan pencarianku ". Pekik vira sedikit kesal.
Bukan vira namanya jika dia tidak punya cara lain yang lebih efektif, agar dia bisa melacak nikolas, tanpa ada yang bisa mengganggu pelacakannya.
Jari-jarinya kembali memasukkan banyak kode-kode rahasia yang hanya di ketahui olehnya dalam sebuah perangkat sistem yang dia buat sendiri.
Tak berselang lama, akhirnya layar laptopnya menunjukkan gambar seperti peta dan banyak gambar titik lokasi. Dan terlihat ada 1 titik lokasi dengan tanda merah yang artinya di situlah titik lokasi nikolas.
Tentu saja vira berhasil mengelabui orang yang ingin menggagalkan pelacakannya dan akhirnya dia bisa menemukan lokasi keberadaan nikolas dan ke empat rekannya.
" Aku akan mengirimkan lokasimu pada bunda, lebih cepat lebih baik agar bunda bisa menyelesaikan semua masalahnya denganmu dan juga musuh-musuhnya yang lain. Agar aku bisa segera berkumpul bersama keluargaku lagi dengan suasana yang berbeda ". Sambung vira langsung mengotak-atik keyboard laptopnya lagi.
Di tempat lain di markas utama black sun. Key tiba-tiba terkejut melihat seluruh layar monitor di ruang kontrol kini menunjukkan sebuah gambar peta negara canada.
Saat dia masih kebingungan. Tiba-tiba ponselnya berbunyi menandakan ada panggilan masuk.
Key pun meraih ponselnya yang berada tepat di atas meja di depannya tanpa mengahlikan pandangannya dari layar monitor.
Tanpa melihat terlebih dahulu nama yang tertera dalam panggilan itu, key langsung menjawab panggilan tersebut.
" Ya ada apa ? ". Tanya key ketika panggilan terhubung, key pikir flo yang menghubunginya saat ini tapi ternyata dia salah besar.
" Ini aku. Apa aunty sudah melihat apa yang aku kirimkan ? ". Key terdiam mendengarkan suara yang sangat dia kenal yang menjawab pertanyaannya.
__ADS_1
" Baby ? ". Batin key dengan cepat melihat nama yang tertera dalam panggilan tersebut. Tapi ternyata nomor yang tidak di kenal yang menghubunginya.
" Baby! , apa ini benar kau ?". Pekik key terkejut.
Di sebrang sana vira tersenyum geli mendengarkan suara auntynya yang sepertinya terkejut mendapatkan panggilan telfon darinya.
" Ya ini aku. Tapi ".
" Yakk!!! , dimana kau anak nakal. Kenapa kamu nekat melakukan semua ini, haaa!! ". Pekik key seketika langsung mencecar vira.
" Apa kau tahu kami semua sangat mengkhawatirkanmu. Bahkan kami tidak bisa tidur nyenyak karena ayah , bundamu bahkan kedua kakamu selalu saja menghantui kami untuk mencarimu ". Key benar-benar meluapkan keluhkesanya.
" Untung saja ben tidak tahu semua tindakan nekatmu ini. Kalau dia tahu maka habislah kau gadis nakal ". Sambung key sengaja menyebutkan nama ben agar vira takut dan kembali pulang, Karena dari ketiga kaka lelakinya. Hanya ben yang cukup di takuti oleh vira jika ben sudah marah.
" Hah ". Hembusan nafas kasar vira bisa di dengar oleh key.
" Aku memiliki alasan tersendiri ketika berani bertindak senekat ini aunty. Bukan karena bunda harus membubarkan black sun, tapi ada hal lain yang lebih lagi dan aku ingin menyelesaikan hal itu sendiri, karena aku tidak ingin membahayakan bunda dan kalian semua karena orang itu ". Jawab vira jujur.
Karena vira percaya key tipe orang yang bisa menjaga rahasia dengan baik. Akhirnya vira menjelaskan semua rencananya tanpa ada yang di tutupi lagi pada key.
Key berdecih!! " Jadi selama ini nikolas dan ke empat rekannya hanyalah tangan kanan dari orang yang kau maksud? ". Ujar key dengan emosi yang meluap-luap setelah dia tahu alasan dan rencana utama vira.
" Ya... tapi aunty tidak boleh memberitahukan apa yang aku katakan pada siapapun terutama bunda ". Jawab vira membenarkan dugaan key.
Hembusan nafas kasar key pun di dengar oleh vira. " Baiklah, aunty akan merahasiakan hal ini dari siapapun. Tapi aunty harus membantumu dan tidak boleh ada bantahan!!". Ucap key.
" Terserah aunty deh, aku malas berdebat ". Jawab vira pasrah.
" Oke, tapi dimana kamu sekarang? Setelah berhasil kabur dari australia? ". Tanya key ingin memastikan keberadaan vira.
" Aku di canada dan aku menginap di mansion salah satu kenalanku saat tinggal di canada bersama paman aslan. Aunty tenang saja, aku baik-baik saja disini dan sebaiknya aunty fokus saja menjalankan rencana yang aku katakan ". Jawab vira jujur tanpa memberitahu key kalau dia menginap di mansion skay karena vira tidak mau melibatkan skay dalam masalahnya.
" Oke, aunty akan segera memberitahukan keberadaan nikolas pada bundamu. Jagalah dirimu dan berhati-hatilah! , jika kamu memerlukan bantuan aunty, kamu tahu harus melakukan apa bukan ". Ucap key
__ADS_1
" Hmm , aku tutup telfonnya. Aku ingin istirahat sebentar ".
Panggilan pun berakhir dengan vira yang langsung mengakhiri panggilan itu dengan sepihak dan key langsung melakukan apa yang vira katakan padanya tadi.