Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 137


__ADS_3

3 tahun kemudian..


Semenjak kecelakaan maut yang menimpah vira dan skay. Suasana di mansion bian semakin hari sama seperti kuburan saja. Hening seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan di dalam sana.


Bahkan sekarang di ruang makan mansion bian, flo dan bian serta arkan sedang sarapan tanpa bersuara sedikitpun dan sikap mereka bertiga malah terlihat sangat dingin.


" Ayah bunda, aku berangkat dulu ". Pamit arkan yang terlebih dahulu selesai sarapan dan berniat untuk segera berangkat ke RS Hope hospital.


" Hmm ". Jawab flo dan bian hanya berdehem saja, tapi tentu arkan tidak mempermasalahkan hal itu.


Arkan pun pergi meninggalkan ruangan makan, meninggalkan flo dan bian yang masih melanjutkan sarapan mereka.


Karena kejadian 3 tahun lalu yang menimpah vira dan skay, semua orang malah berubah menjadi dingin tak tersentuh.


Sedangkan lano dan erika ternyata masih melanjutkan pernikahan mereka dan pernikahan mereka juga sudah di ketahui keluarga erika yang ternyata kedua orang tua erika adalah miko dan riska, sahabat bian maupun flo yang tinggal di irlandia.


Tapi selama 3 tahun pernikahan mereka terjalin, sampai saat ini mereka belum di karuniai keturunan karena pada dasarnya, erika maupun lano belum siap untuk memiliki anak. Bahkan selama 3 tahun ini lano belum pernah menyentuh erika selayaknya suami dan istri pada umumnya.


Dan sekarang mereka berdua sudah 2 tahun tinggal di apartemen lano. Walaupun erika setiap hari hanya bisa menghembuskan nafas kasarnya karena sikap lano yang sangat dingin, tapi dia tetap mempertahankan pernikahannya sesuai komitmen yang dia pegang bahwa dia hanya akan menikah sekali seumur hidup.


Tapi hanya seluruh keluarga besar erika maupun lano yang tahu soal pernikahan mereka berdua, sedangkan publik belum ada yang mengetahui pernikahan tersebut.


******


Seorang gadis cantik dengan rambut panjang bergelombang, baru saja memasuki pintu utama sebuah mansion mewah.


" Sayang, Kau sudah pulang ? ". Sambut seorang pria tampan langsung merangkul gadis itu dengan senyuman manisnya.


" Aku baru meninggalkanmu sebentar, jangan lebay ! ". Ujar gadis itu memutar bola matanya dengan malas, seraya melepaskan rangkulan suaminya yang setiap hari sangat manja dan posesif.


Tapi pria itu malah tertawa terbahak-bahak karena dia memang suka menjahili istri kecilnya.


Akhirnya sepasang suami istri muda itu langsung berjalan masuk kedalam kamar utama, yang adalah kamar mereka di mansion tersebut.


" Bagaimana rasanya, setelah sekian lama kamu mengurung diri dan sekarang kamu sudah melihat suasana di luar sana lagi ? ". Tanya sang pria pada istrinya.


Gadis itu sebenarnya bukan gadis lagi, walaupun usianya baru 20 tahun. Tapi dia sudah menjadi wanita dewasa.


Wanita itu tersenyum senang seraya mengganti pakaiannya di depan sang suami tanpa ada rasa malu sedikitpun.

__ADS_1


" Hmm.. Ternyata dunia luar tidak seburuk yang aku bayangkan, sayang ". Jawab wanita itu.


Sang suami langsung mengganggukkan kepalanya. " Lalu, apakah kamu siap untuk menjalankan rencanamu, Hmm ". Pria itu langsung mendekati istrinya dan langsung memeluk istrinya dari belakang.


" Yaakk... Berhentilah menggodaku, aku tidak mood untuk meladeni nafsumu yang tidak ada habisnya ! ". Ujar wanita itu dengan malas langsung melepaskan pelukan suaminya yang selalu saja bernafsu jika melihat dia seperti sekarang ini yang bahkan hanya sedang mengganti pakaian saja.


" Sekali saja, boleh lah sayang ". Rengek pria itu membujuk istrinya seperti anak kecil yang sedang meminta mainan.


" Cih ".


" Baiklah, kau boleh melakukannya sekarang. Tapi aku tidak akan memberikanmu jatah lagi selama sebulan kedepan ! ".


Pria itu langsung melototkan matanya mendengarkan ancaman sang istri. Dengan cepat pria itu langsung masuk kedalam kamar mandi dengan wajah cemberutnya.


" Haiss.. Masa aku harus solo lagi sih ". ucap pria itu mau tidak mau harus menidurkan kembali adik kecilnya di bawah sana yang sudah terlanjur on.


Sedangkan wanita itu hanya bisa tertawa kecil karena berhasil menghentikkan suaminya yang selalu saja meminta jatah.


*****


Kini lano baru saja masuk kedalam ruangan CEO perusahan global shine yang dulunya milik bian, sekarang sudah di ambil ahli oleh lano yang telah menjadi CEO di perusahan tersebut.


Tok..tok..tok..


" Masuk ". Ucap lano mengizinkan orang yang mengetuk pintu ruangannya untuk masuk dan seraya dia langsung membuka berkas-berkas penting yang sudah menumpuk di atas meja kerjanya.


Pintu terbuka dan ternyata delon yang memasuki ruangan tersebut.


" Tuan ". Delon langsung menundukkan kepalanya memberikan hormat.


" Ada apa ? ". Tanya lano tanpa basa-basi dan tanpa melihat ke arah delon.


" Saya hanya ingin melaporkan bahwa anda memiliki jadwal meeting dengan ceo perusahan ** GRUP 30 menit lagi, dan kita harus segera menuju restoran yang akan menjadi tempat meeting kali ini ". Ucap delon.


" Hmm ".


Lano langsung berdiri setelah dia selesai mentanda tangani satu berkas penting.


Akhirnya mereka berdua langsung berjalan keluar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


30 menit kemudian...


Lano dan delon sekarang sudah berada di dalam ruangan VVIP di restoran tempat meeting mereka akan di lakukan. Dan sekarang di dalam ruangan itu juga sudah ada 2 orang wanita cantik yang tak lain salah satunya adalah Indri paula selaku CEO perusahan ** grup dan satunya lagi Vina sekertaris sekaligus asisten pribadi indri paula.


Mereka berempat langsung melakukan meeting saat itu juga karena lano tidak ingin membuang-buang waktu berharganya.


Sekitar 1 jam kemudian akhirnya meeting telah selesai.


" Terima kasih tuan lano dan tuan delon, atas kerja samanya ". Ucap indri dengan gaya centilnya karena ternyata dia sangat menyukai lano dan mengagumi lano selama ini.


Delon langsung menatap rekan bisnisnya itu dengan tatapan dingin, sedangkan lano jangan di tanya lagi. Sejak awal dia memasuki ruangan VVIP itu saja dia sudah mengeluarkan aura dingingan.


" Tolong jaga sikap anda terhadap tuan saya, nona indri ". Ujar delon langsung menegur indri dengan tegas.


Deg.


Seketika indri langsung merubah sikapnya, dia cukup terkejut akan di tegur seperti ini oleh delon, apalagi selama ini tidak ada seorang pun yang berani menegurnya atau mempermalukannya di depan publik.


" Apakah saya telah melakukan kesalahan, tuan delon ? ".


" Saya hanya berterima kasih, karena kalian telah menyetujui kerja sama ini ". Sambung indri berpura-pura sedih.


Tapi tanpa di duga oleh indri. Lano malah langsung berdiri dan keluar begitu saja dari ruangan tersebut. Sehingga indri langsung tercengang dan terkejut karena di abaikan oleh pria yang dia sukai.


Delon pun langsung mengangkat sudut bibirnya, kemudian dia berdiri dan merapihkan jasnya.


" Buanglah harapan anda yang ingin mencari perhatian pada tuan lano, karena dia sudah memiliki kekasih yang jauh lebih dari anda, nona indri ".


Setelah mengatakan hal tersebut, delon langsung pergi meninggalkan ruangan itu untuk menyusul lano.


Sedangkan indri langsung berdecak kesal karena ucapan delon.


" Awas saja kalian ! Akan ku buat tuan lano bertekuk lutut di bawah kakiku karena berani mengabaikanku ". Pekik indri sia-sia karena lano maupun delon pastinya sudah tidak bsia mendengar ucapannya karena mereka sudah meninggalkan ruangan itu.


Jelas, sekalipun lano mengabaikan indri. Tentu saja indri tidak akan pernah mau membatalkan kerja samanya dengan lano.


Karena pertama, indri jelas tahu tidak akan ada kesempatakan kedua lagi untuk malakukan kerja sama dengan perusahan global shine, jika dia berani mencari masalah pada lano. Dan yang kedua tentunya indri juga tidak mau mencari masalah pada pria yang dia suka dan dia cintai.


****

__ADS_1


Di australia, di mansion mewah sepasang suami istri muda tadi. Wanita itu sedang menyeringai tipis ketika dia baru saja melihat adegan melalui cctv yang dia retas di restoran tempat lano melakukan meeting bersama indri dan yang lainnya. Karena dia melihat lano yang mengabaikan indri dan juga indri yang sepertinya memiliki rencana jahat pada lano.


" Dasar wanita murahan.. Kau belum tahu saja seperti apa pria yang kau cintai jika kau berani mengusiknya ". Ucap wanita itu menyeringai tipis.


__ADS_2