Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 94


__ADS_3

Selamat membaca 🎆


Malam berganti pagi dengan begitu cepat. Tak terasa kini vira sudah di perbolehkan pulang dari rumah sakit, setelah arkan menyatakan bahwa vira sudah baik-baik saja.


Dan sekarang vira sedang bersama flo dan hesti, dalam perjalanan pulang ke mansion bian.


Sebenarnya yang akan mengantarkan vira pulang ke mansion adalah para sahabatnya, tapi karena vira tidak ingin merepotkan mereka, vira langsung menyuruh bryan, amanda, clay dan gian pulang sejak jam 7 pagi sebelum flo dan hesti menjemputnya.


Dalam perjalanan pulang, flo terus memperhatikan vira yang sedang menatap lurus keluar jendela mobil dengan tatapan datar.


" Mulai sekarang kamu tidak boleh lagi ke meninggalkan mansion tanpa izin dari ayah dan bunda, apalagi tanpa pengawalan". Ucap flo tiba-tiba dengan suara datar


Vira pun langsung mengubah arah pandangannya yang tadi sedang menikmati pemandangan jalan, kini menatap flo dengan tatapan terkejut.


" Hah , kenapa ayah , bunda dan kaka selalu saja memperlakukanku seperti anak kecil ? ". Ucap vira di iringi hembusan nafas kasar dan tatapan kesal


" Bunda sama sekali tidak menganggap kamu seperti perkataanmu, bunda dan seluruh keluarga hanya tidak ingin suatu hal yang buruk terus mendatangimu, itu saja ". Jawab flo dengan tegas


" Jadi kalian semua berpikir kalau aku tidak bisa mengatasi hal buruk yang datang menghampiriku , apa itu maksud bunda ?, atau bunda hanya ingin aku hidup dengan berlindung di belakang ayah, bunda dan kaka terus menerus ? ". Balas vira dengan kesal


Flo tercengang mendengarkan ucapan putrinya barusan, yang sangat tidak terduga dan tidak pernah dia bayangkan akan mendengarkan hal tersebut keluar dari mulut vira.


" Apa kau baru saja membentak bunda , haahh ? ". Ucap flo sudah mulai terpancing emosi


" Tidak , tentu saja aku tidak berniat membentak bunda , hanya saja aku cukup bosan, karna terus di perlakukan seperti anak kecil yang butuh perlindungan dari ayah maupun bunda ". Jawab vira jujur


" Tidak pernah terbesit dalam pikiranku untuk membentak bunda ataupun ingin bersikap kasar, tapi tolong bun, tolong biarkan aku mengekspresikan diriku sesuai yang aku inginkan ". Sambung vira


Flo tak percaya akan mendengar semua perkataan putri kesayangannya , dia merasa kalau vira benar-benar telah berubah drastis.


Sang supir dan hesti yang berada di kursi depan mobil pun hanya bisa terdiam membisu mendengarkan perdebatan kedua majikan mereka di kursi belakang mobil.


" Yaaa, bunda tidak tahu kenapa sekarang kamu berani sekali berdebat dengan bunda seperti ini ". Ucap flo sedang menahan tangisnya karena kecewa dengan perubahan putrinya

__ADS_1


" Katakan jika bunda salah untuk melindungi putri kesayangan bunda ? , katakan jika semua yang bunda lakukan padamu itu salah? ". Sambung flo


" Jika memang semua yang bunda lakukan adalah kesalahan di matamu, katakan pada bunda, memangnya seperti apa kamu akan mengekspresikan dirimu jika bunda tidak lagi memperdulikanmu ? ". Ucap flo mengeluarkan unek-uneknya


Vira memejamkan matanya seraya menghembuskan nafas kasar setelah mendengarkan pertanyaan flo.


" Entahlah , aku hanya ingin memulai hidup baru tanpa bantuan dari siapapun terutama ayah dan bunda ". Jawab vira seakan tidak bersalah sama sekali setelah membuat flo kecewa atas sikapnya.


Flo terkejut bahkan dia membuka mulutnya karena mendengar jawaban vira barusan.


Bahkan hesti saja terkejut di depan sana, dia tidak menyangka nona mudanya itu telah berubah dan bahkan berani mengatakan semua itu pada sang nyonya.


" Haa , Hah ". Flo sedang mencoba mentralkan detak jantung dan nafasnya karena dadanya terasa sesak setelah mendengarkan jawaban vira.


Flo mengusap wajahnya dengan kasar dan menyeka air mata yang jatuh membasahi pipinya yang tanpa sadar keluar begitu saja.


Sedangkan vira masih terlihat bersikap biasa saja setelah semua perdebatan di antara mereka berdua.


" Tolong izinkan aku pergi dari mansion, untuk menjalani kehidupan baru di luar jangkauan ayah, bunda , kaka dan seluruh keluarga ". Sambung vira lagi semakin membuat flo syok sampai menganga.


" Aku akan pergi hari ini juga, aku hanya akan membawah beberapa pasang pakaian saja ".


" Dan tolong jangan membantuku sekalipun aku berada dalam bahaya, biarkan aku menghadapi semua hal yang datang padaku, biarkan aku menjalani kehidupanku sendiri, bahkan aku berniat tidak akan menggunakan nama keluarga maniv ataupun woren setelah aku keluar dari rumah ".


Vira mengucapkan semua itu dengan sungguh-sungguh , terlihat sangat yakin dan nekat di mata flo.


" Hah ". Flo harus menghembuskan nafasnya dengan kasar dengan perasaan campur aduk


" Kenapa kamu melakukan semua ini ? ". Tanya flo tiba-tiba berubah dingin membuat hesti dan sang supir langsung merinding ketakutan


" Aku tidak memiliki maksud dan tujuan lain dalam hal ini, karena apa yang aku katakan pada bunda saat ini, adalah murni kalau aku hanya ingin hidup mandiri ". Jawab vira dengan datar


" Tapi.... ". Tiba-tiba vira sengaja menjeda ucapannya

__ADS_1


Flo langsung menatap vira dengan tatapan dingin, rasa kecewa yang sudah bercampur aduk dengan perasaan lainnya, membuat flo sangat marah dengan sikap vira.


Tapi vira malah menanggapi tatapan flo dengan tatapan yang sulit di artikan.


Baru saja vira ingin meneruskan perkataanya tadi , mereka ternyata sudah tiba di depan mansion bian.


" Kalian berdua keluarlah ". Perintah flo pada hesti dan sang supir


Tanpa menjawab ucapan flo, hesti dan supir tersebut langsung keluar dari mobil sesuai perintah flo.


" Apa kau yakin akan meninggalkan mansion ini dan seluruh keluargamu, hanya karena kamu ingin mengekspresikan dirimu yang tidak tahu apa sebenarnya keinginanmu ? ". Tanya flo dengan dingin tanpa melihat ke arah vira dan malah menatap lurus kedepan dengan kedua tangannya di silang di atas dadanya.


Vira tersenyum tipis menanggapi pertanyaan sang bunda barusan .


" Aku bukan tipe orang yang suka menarik kembali perkataanku bun dan aku sangat yakin dengan keputusanku kali ini ". Jawab vira


" Baiklah, lakukan apapun yang kau mau, bunda akan memberitahu seluruh keluarga untuk menuruti keinginanmu ". Balas flo hendak membuka pintu mobil di sampingnya berniat untuk keluar dari mobil.


Tapi dia tiba-tiba berhenti dan terdiam setelah mendengarkan ucapan vira.


" Tapi bunda harus ingat hal ini ". Ucap vira tiba-tiba dengan sengaja menjeda ucapannya.


" Mungkin aku bisa saja berubah pikiran jika bunda mau menuruti satu keinginanku ". Sambung vira seraya melihat ke arah flo


" Apa maksudmu ". Tanya flo dengan dingin


" Jika bunda berhenti menjadi Queen mafia black sun dan membubarkan mafia yang bunda pimpin , aku tidak akan keluar dari mansion ini dan bunda serta ayah dan seluruh keluarga akan melihat sikap dan sifatku kembali seperti dulu lagi ". Jawab vira dengan tegas


Flo sungguh terkejut mendengarkan keinginan vira , dia tidak menyangka putrinya malah meminta hal yang sangat sulit dia kabulkan.


Flo terdiam cukup lama karena tidak mungkin dia akan memutuskan hal itu dengan cepat dan tanpa membahas hal tersebut dengan seluruh anggota mafia black sun.


Walaupun flo sebenarnya juga memang ada niatan untuk membubarkan black sun dan ingin hidup bahagia dengan keluarga kecilnya di masa tua.

__ADS_1


__ADS_2