Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 161


__ADS_3

" Valen, sepertinya sistem keamananmu sedang di retas ". Ucap flo memberitahukannya pada valen.


Deg.


" Biar aku saja yang menanganinya ". Ucap flo lagi karena valen ingin memperbaiki sistemnya dan tidak ingin merepotkan flo.


Valen langsung merasa tidak enak karena flo tidak mengizinkan dia memperbaiki sistemnya sendiri.


" Cih ".


Flo berdecih di sela dia sedanv memulihkan kembali sistem keamanan valen yang sedang di retas.


" Ada apa ka ? ". Tanya key penasaran.


" Arkan, cepat hubungi kakamu dan katakan padanya untuk memperketat penjagaan di mansion. Suru ben juga mengatakan hal itu pada ayah kalian sekarang juga ".


" Tapi pastikan vira tidak mengetahui hal ini, karena kamu tahu sendiri seperti apa vira jika ada yang sedang mengusik keluarga kita ". Jelas flo.


" Baik bun ".


Arkan langsung melakukan apa yang baru saja di perintahkan oleh sang bunda, dia langsung mencari nomor ponsel ben dan langsung menghubungi ben.


" Ada apaan sih ka ? ". Tanya key sekali lagi dengan semakin penasarannya dia.


" Sepertinya memang benar kalau denis hanyalah orang suruhan juga dari dalang yang sebenarnya ". Ucap flo dengan serius masih mengotak-atik keyboard laptopnya valen saat ini.


" Ya, aku tahu itu dan aku juga yakin memang seperti itu ".


" Tapi kenapa kaka sampai menyuruh ben dan ka bian untuk memperketat penjagaan di mansion kalian ? ". Tanya key.


" Lokasi orang yang meretas sistem keamanan valen ternyata ada di sekitar mansion, dan aku hanya ingin mewaspadai jika nanti ada penyerangan dari musuh secara tiba-tiba, di saat vira dan erika ada di mansion ". Jelas flo.


Key langsung menganggukkan kepalanya tanda dia mengerti maksud flo menyuruh bian dan ben seperti tadi.


Tiba-tiba ponsel flo berbunyi menandakan ada panggilan masuk.


Flo langsung merongoh ponselnya dan menjawab panggilan tersebut tanpa melihat siapa yang menghubunginya.

__ADS_1


" Ya, ini siapa ? ". Tanya flo masih fokus dengan laptop di depannya.


" Hmm... Sepertinya kau tidak terlihat panik di saat putra kesayanganmu sedang sekarat ".


Deg.


Flo langsung menghentikkan aktivitasnya setelah mendengarkan ucapan dari orang yang menghubunginya.


Aura flo berubah jadi dingin, membuat semua yang ada dalam mobil tersebut menjadi merinding merasakan aura yang flo keluarkan saat ini.


" Ada apa lagi ini ". Batin gio yang sangat mengenal betul kepribadian flo.


Dengan perlahan flo menggeserkan laptop valen ke arah samping dan memberikannya pada valen. Tatapan mata flo benar-benar sudah sangat dingin dan ternyata yang menghubunginya terdengar adalah suara seorang pria yang cukup familiar di pendengarannya.


" Kenapa kau diam saja wanita J**ang ? Apa kau sudah lupa dengan suara ku ? ". Tanya pria itu dengan kasar pada flo.


" Cih ".


Flo langsung berdecih dengan kasar, setelah mendengarkan panggilan pria itu padanya.


" Ternyata kau masih hidup juga yah bajingan ". Ucap flo menyeringai tipis.


" Haha, Apa kau sekarang sedang menghina suamiku ? ". Ucap flo malah tiba-tiba ikut tertawa.


Key, valen, gio bahkan arkan seketika bingung dan terheran dengan perubahan sikap flo yang baru saja dia tunjukkan.


" Jadi kau orang yang membuat putraku seperti itu ? ".


" Apa kau yakin akan selamat dariku, saat kau berani mengambil tindakan seperti ini, mario ? ".


Deg.


Jantung gio langsung berdetak dengan kencang setelah mendengarkan nama yang baru saja flo sebutkan.


Ya, ternyata pria yang flo panggil mario itu adalah musuh bebuyutan black sun di masa lalu, saat markas utama black sun masih di london dan juga saat black sun baru setahun di bentuk.


Hanya saja, mafia white tiger di nyatakan bubar setelah black sun mengalahkan mafia itu, walaupun flo sengaja tidak membunuh semua anggota mafia tersebut.

__ADS_1


Dan flo maupun gio jelas tahu kalau mario telah di nyatakan mati saat pertempuran kedua mafia mereka terjadi, tapi ternyata mario masih selamat dan sekarang malah ingin mengusik kembali keluarga flo. Apalagi hanya mario yang sejak awal tahu siapa flo dan gio sebenarnya.


" Kau masih saja sama seperti dulu, flovia ". Ucap mario terdengar penuh ejekan.


" Kamu selalu saja meremehkan aku. Tapi sayangnya kali ini, aku tidak akan gagal untuk kedua kalinya untuk melenyapkanmu dari dunia ini ".


Flo menyeringai tipis mendengarkan ucapan mario, dia malah merasa geli mendengarkan mario yang ternyata masih saja berniat ingin membunuhnya sejak dulu.


" Tapi sayangnya juga, kamu tidak akan pernah menang untuk kedua kalinya ". Ketengilan flo pun mulai dia tunjukkan.


" Aku bisa saja memberikanmu kesempatan jika kamu menyerah saat ini juga. Tapi kalau kamu memang masih ingin mengusik ku, maka jangan salahkan aku, jika aku benar-benar akan melenyapkanmu hari ini juga ". Sambung flo.


" Hahaha.. Kau ingin melenyapkanku ? ".


" Kau yang seharusnya berhati-hati dengan keselamatan keluargamu, karena bukan hanya kamu yang akan ku lenyapkan. Tapi seluruh keluargamu juga akan aku lenyapkan hari ini juga ! ". Ucap mario malah balik mengancam flo."


" Hmm ". Flo membahas dengan deheman penuh ejekan.


" Sebaiknya kamu juga harus berhati-hati, karna sekarang anak buahku sedang mengintaimu dari sekitar mansionmu ". Sambung flo seraya tertawa kecil mengejek mario.


" Halahh, mana ada anak buahmu di sini ? Bilang saja kalau kau sudah mulai takut dengan ancamanku hahah ". Balas mario tidak ada takut-takutnya.


" Oke, kau ingin mencoba serangan pertamaku ? ". Tanya flo dengan santainya.


Flo langsung menatap gio dan memberikan isyarat untuk segera memberitahukan mantan mafioso black sun di london untuk segera melemparkan bom dengan ledakan yang masih di pelan, atau hanya bom penggertakan saja di mansion mario.


Karena ternyata saat ini gio sedang melakukan panggilan telfon dengan mike dan ternyata gio telah menyuruh mike pergi ke mansion mario dan sekarang mike sudah siap sedia menyerang mansion tersebut dan tinggal menunggu aba-aba dari gio.


Padahal baru beberapa menit yang lalu mario dan flo saling berbicara dan saling mengancam dalam panggilan telfon, tapi gio yang sangat peka langsung melakukan apa yang pernah dia ketahui selama menjadi tangan kanan flo di black sun selama puluhan tahun ini.


Di London, mario menganggap remeh ancaman flo yang dia pikir hanya gertakan saja agar dia takut dan tidak akan mengusik keluarga flo lagi.


Tapi sayangnya pikirannya yang terlalu meremehkan itu, malah membawah malapetaka pada dirinya sendiri.


Duar.


Guncangan cukup kuat karena ledakan itu membuat mario sampai jatuh dari kursi yang sedang dia duduki saat ini.

__ADS_1


" Sial ". Pekik mario sangat marah sambil berdiri dari jatuhnya.


Flo yang masih terhubung dalam panggilan tadi pun bisa mendengarkan pekikan mario yang terdengar jelas sangat marah.


__ADS_2