
Happy reading everyone , I hope you like 💞
Bryan memicingkan matanya ketika melihat seorang gadis yang tidak asing baginya , seperti pernah bertemu tapi dia lupa dimana .
Siapa lagi kalau bukan vira , bryan lupa kalau dia pernah bertemu dengan vira dimana karena wajah vira sangat tidak asing bagi bryan.
Karena pria yang mengancam vira sudah di amankan , lano sekarang malah ingin melampiaskan kemarahannya pada pria yang terlempar keluar menabrak adiknya tadi.
" Ya-ya-ya-ya ". Ucap gian mulai panik ketika lano mulai mendekat kearah dia , bryan dan clay yang masih berdiri di depan pintu lift dan yang membuat gian panik karena lano mendekat dengan wajah yang terlihat amarahnya sedang meluap-luap
" Cihhh ". Clay pun berdecih dan bersiap untuk bertarung jika memang lano menginginkannya
Tapi....
" Viraaaaaaaa ". Teriak vilia memanggil vira memberi kode bahwa lano akan menghajar pria yang terlempar tadi
Dengan kecepatan kilat vira yang berada di belakang lano dengan jarak yang sudah mulai jauh , tanpa ada yang melihat gerakan vira , vira malah sudah berada di depan lano membuat lano menghentikkan langkah kakinya dan menatap vira dengan tatapan tajam.
" Menjauhlah ". Ucap lano menyuruh vira minggir dari hadapannya dan membiarkan dia melampiaskan kemarahannya
" Cihhh , udah dong ka , berhentilah membuat kekacauan ". Ucap vira tidak menggeser tubuhnya sama sekali dari hadapan lano
Tapi tiba-tiba clay malah dengan keberaniannya langsung mendekat kearah vira dan lano , sedangkan bryan dan gian langsung membuntuti clay .
" Nona , maafkan saya karena kejadian tadi , saya tidak tahu kalau saat saya terlempar keluar dari ruangan itu , ternyata anda tepat berada di depan pintu sehingga anda harus ikut terbentur ke dinding dan saya juga minta maaf karena saya sudah menindih anda setelah anda ikut terlempar bersama saya ". Ucap clay meminta maaf dengan tulus
Mata gian dan bryan langsung melotot dan mulut mereka langsung mengangah karena ucapan clay .
" Bray , apa itu benar-benar clay sahabat kita ". Ucap gian bertanya para bryan masih dalam mode terkejut
" Tidak , dia bukan clay , clay sama sekali tidak pernah melakukan hal seperti ini ". Jawab bryan juga masih dalam mode terkejut
__ADS_1
Ya , tentu saja mereka sangat terkejut dengan ucapan clay yang meminta maaf pada gadis di hadapan mereka , bagaimana tidak mereka tidak terkejut , selama belasan tahun mereka bersahabat dengan clay sedari kecil , mereka tidak pernah mendengar clay meminta maaf pada siapapun , walaupun clay yang membuat kesalahan .
Dan sekarang mereka mendengar dengan jelas sahabat mereka malah meminta maaf bahkan pada seorang gadis , dan itu adalah sebuah fenomena langkah yang pernah mereka lihat dari clay.
Vira yang mendengarkan itu langsung melihat kearah pria yang tiba-tiba sudah berdiri di sampingnya , tapi vira malah terdiam dan terpaku saat melihat clay .
" Gila , ganteng banget ". Batin vira dengan kagum melihat ketampanan seorang clay yang bahkan langsung bisa menarik perhatiannya
Sedangkan lano masih setia dengan wajah dan aura dinginya menatap ke arah clay .
" Ah ya , saya akan menerima permintaan maaf anda " . Jawab vira masih terdiam dan terpaku dengan ketampanan clay
" Baby ". Ucap lano tidak terima adiknya memaafkan pria itu dengan sangat gampang
" Sudahlah , biarkan saja baby yang memutuskan apakah dia akan memaafkan pria itu atau tidak , kan yang mengalami kejadian tadi baby bukan kamu , dan setidaknya pria itu masih mau meminta maaf dan mengakui kesalahannya ". Ucap vilia menasehati lano
" Tapi ka ". Bantahan lano di sela oleh vilia
Tapi tiba-tiba di detik kemudian , vira tiba-tiba berteriak ketika dia melihat seorang pria yang pernah membuatnya kesal sedang berdiri di belakang pria tampan di hadapannya , membuat semua orang kaget .
" Yakkkk , sedang apa kamu disini ? ". Pekik vira tiba-tiba kesal melihat pria yang dia maksud dan langsung menunjuk pria itu , siapa lagi pria itu kalau bukan bryan
Bryan yang di tunjuk tiba-tiba kebingungan kenapa gadis di depannya malah memekik seperti itu dan malah menunjuk ke arahnya , karena dia masih belum sadar kalau vira adalah gadis yang menonjok wajahnya beberapa minggu lalu .
" Apa kita saling kenal sehingga anda memekik seperti itu nona ? ". Tanya bryan masih belum sadar juga
" Hahaha , ternyata anda masih muda sudah pikun yah tuan bryan , apa anda lupa kalau saya adalah gadis yang menonjok anda saat anda menculik saya di bandara beberapa minggu yang lalu ". Ucap vira tertawa menyindir bryan pikun
Bryan yang sudah mengingat kejadian itu pun langsung menatap vira dengan tajam , dia tidak percaya bahwa dia akan bertemu dengan gadis gila yang menonjoknya di club ini.
Puffftttttt
__ADS_1
Gian langsung menahan tawanya karena sahabatnya di katai pikun oleh seorang gadis , sedangkan clay hanya menunjukkan wajah datarnya saja .
" Ohh , jadi dia pria yang kamu bilang ingin menculikmu saat di bandara ". Tiba-tiba vilia langsung berjalan mendekat kearah bryan dengan wajah yang sangat mengeramkan
Vira , lano dan arkan malah langsung menggelengkan kepala mereka melihat kaka tertua mereka yang sedikit aneh , sedari tadi vilia mencoba membuat lano dan arkan tidak emosi tapi sekarang malah dia yang emosi karena tahu bahwa bryan adalah pria yang di ceritakan vira waktu itu .
" Ya-ya-ya , sudahlah ka , biarkan saja dia , orang pikun sepertinya tidak perlu di ladeni , hahahaa ". Ucap vira menahan vilia tapi masa saja melakukan sifat tengilnya dengan masih menyindir bryan
" Yakk , dasar kamu gadis gila , kenapa aku harus bertemu dengan mu lagi , bisa-bisa aku ketularan gila seperti mu ". Kesal bryan menanggapi sindiran vira dengan penuh emosi
Tapi saat vira ingin membalas ucapan bryan , stif tiba-tiba datang dan keluar dari pintu lift.
" Tuan , nona ". Ucap stif
" Saya minta maaf karena saya terlambat menangani kekacauan tadi ". Sambung stif meminta maaf dengan takut
" Tidak apa-apa paman , itu sudah biasa terjadi di club , tapi paman harus menambah anggota keamanan lagi dan tempati mereka dari lantai 1 sampai lantai ini ". Ucap vira
Clay , gian dan bryan terkejut mendengar vira memanggil stif dengan sebutan panggilan paman .
" Tapi nona ". ucapan stif di sela oleh vilia
" Sudahlah paman , lebih baik paman bersihkan kekacauan dalam ruangan itu dan sekarang kita berempat harus segera pulang , ini sudah larut malam dan aku harus bekerja besok pagi ". Ucap vilia sudah tidak tahan lagi ingin segera pulang
" Ah ya nona , saya akan segera membersihkan ruangan itu ". Jawab stif
**********
Vira dan ketiga kakanya pun tiba di mansion sudah jam 2 malam , lano yang tidak ada takut-takutnya malah langsung menuju gerbang utama membuat para satpam kaget melihat mereka berempat baru pulang selarut itu.
Ketika mobil sudah terparkir , akhirnya mereka berempat langsung masuk kedalam mansion dan untung saja sang bunda dan ayah tidak menyadari kalau mereka keluar malam dan baru pulang selarut itu.
__ADS_1