
Happy reading guyss , jangan lupa like , komen dan vote yah , terima kasih 🙏🏻
Vira mengajak lano dan ben masuk kedalam gedung tua itu dan ternyata clay dan kedua pria tadi juga berada di dalam sana .
Lano dan ben langsung mengindahkan tatapan dingin ke arah clay ketika mereka tiba di ruangan yang sedari tadi menjadi tempat beristirahat vira dan lainnya.
Vira menyadari hal tersebut tapi dia tidak peduli , dia malah langsung membuka laptopnya dan meletakkan di atas meja di dalam ruangan tersebut karena vira memang tipe orang yang tidak suka membuang-buang waktu dengan percuma.
" Aku ingin mengatakan rencana untuk menangkap bos besar penculikan ini , yang katanya mereka juga tidak tahu identitas bahkan wajah asli bos besar itu ". Ucap vira tanpa melihat ke arah lain tapi sedang fokus mengotak-atik keyboard laptopnya dengan sangat lincah.
" Tapi bukankah aneh jika mereka berdua dengan sangat mudah menerima tawaran kerja sama denganmu baby ". Tanya lano menatap kedua pria dewasa itu dengan tatapan yang sulit di artikan membuat kedua pria dewasa itu seketika langsung menciut .
" Mereka berdua tidak akan berani mengkhianatiku , jika berani , aku akan langsung membunuh mereka saat hal itu terjadi nanti ". Jawab vira dengan santai tapi kedua orang itu malah langsung menelan saliva mereka dengan kasar mendengarkan ancaman vira barusan.
Clay cukup terkejut mendengarkan ucapan vira yang sangat tak terduga , tapi dia tidak berniat membuka suara .
" Dengarkan aku baik-baik , aku ingin kalian berdua melaporkan pada bos ke 3 yang kalian sebutkan tadi bahwa anak-anak tadi telah kabur karena ada orang yang membantu mengeluarkan mereka dari gedung ini ". Ucap vira langsung menatap kedua pria tersebut
" Katakan pada bos kalian bahwa orang yang menyelamatkan anak-anak itu beserta semua anak itu kabur dan lari memasuki hutan di belakang gedung ini ". Sambung vira
" Apa jangan-jangan kamu ingin..... ". Ucapan ben tiba-tiba berhenti ketika menyadari apa rencana yang akan vira lakukan.
Semua orang tampak penasaran dengan rencana yang akan vira katakan saat ini , semua mata sedang tertuju padanya.
__ADS_1
" Hmm , aku ingin menjebak mereka dengan masuk kedalam hutan di belakang gedung ini , aku ingin menggunakan rumah bawah tanah milik ka vilia sebagai tempat persembunyian kita saat target telah memakan umpan ". Jawab vira dengan santai
" Aku sudah menebaknya ". Ucap ben dengan cepat sesuai dugaannya
Vira juga langsung menjelaskan rencana lainnya pada mereka semua , dan setelah selesai menjelaskan rencana tersebut , vira langsung melihat ke arah clay membuat clay kebingungan.
" Kenapa kau menatapku seperti itu ? ". Tanya clay
" Anda bisa kembali ke jakarta sekarang , saya tidak ingin melibatkan anda dalam rencana berbahaya saya , saya akan menyuruh bunda saya untuk menyiapkan jet pribadi keluarga kami untuk membawah anda kembali ke jakarta malam ini juga ". Ucap vira terdengar serius
" Haaahhhh ". Clay langsung menghembuskan nafasnya dengan berat mendengarkan ucapan vira
" Ya , sebaiknya anda melakukan apa yang adik saya katakan tuan clay , jika terjadi sesuatu yang buruk padamu karena hal ini , kami juga yang akan menerima resikonya bukan anda ". Sambung ben menyetujui ucapan vira
Benar , karena kilasan ingatan yang tiba-tiba muncul di kepalanya tadi membuat clay ingin tahu kenapa dia merasa tidak asing dengan tempat itu dan kenapa dia bisa mendapatkan ingatan itu yang baru pertama kali terjadi padanya .
" Tapi tetap saja ...... ". Ucapan vira terhenti karena clay langsung menyelanya
" Jika anda masih marah atas pertanyaan saya tadi pada anda , tolong maafkan saya , bukankah wajar jika saya bertanya seperti itu karena melihat anda membawah senjata api ". Ucap clay menyela ucapan vira dengan wajah dinginnya
" Hubungan pertemanan di antara saya dan anda seketika hilang hanya karena pertanyaan saya tadi bukan , bahkan anda dengan sengaja langsung berbicara menggunakan bahasa formal pada saya padahal sebelumnya kita telah berbicara layaknya seorang teman ". Sambung clay mengeluarkam unek-uneknya
" Jika kalian memang tidak mengizinkan saya untuk ikut andil dalam rencana kalian , saya juga tidak akan memaksa kalian dan kalian juga tidak perlu memaksa saya untuk kembali pulang karena saya masih ingin berada di tempat ini ". Sambung clay
__ADS_1
Clay menatap vira dan lainny dengan tatapan datar , sedangkan vira cukup terkejut mendengarkan ucapan clay barusan.
Lano dan ben seketika langsung menatap vira dengan tajam ketika mereka berdua mendengar penjelasan clay bahwa vira membawah senjata api .
" Apa benar yang dia katakan baby , apa kamu membawah senjata api ? ". Tanya ben dengan tatapan tajam
Ben hanya tahu bahwa vira jago bela diri tapi dia sama sekali tidak tahu kalau vira memiliki senjata api ataupun menggunakan senjata api.
Sedangkan lano langsung memejamkan matanya , dia tidak menyangka vira akan membawah senjata api saat ini , yang dia yakini pasti vira mengambil senjata api itu dari vila di puncak milik vira saat ini , tapi anehnya bagaimana bisa kedua senjata api itu tidak terdeteksi atau di temukan oleh petugas bandara saat vira dan clay menggunakan jet pribadi menuju ke kota ini.
" Aku akan memberitahukan sesuatu akan hal ini pada kalian semua nanti saat kita tiba di rumah bawah tanah milik ka vilia , sebaiknya kita langsung pergi saja ke sana sekarang sebelum rekan mereka berdua datang ke gedung ini ". Ucap vira dengan datar
Dia langsung berdiri dan berniat ingin pergi , tapi tiba-tiba vira menghentikan langkah kakinya dan membalikkan badannya , dia langsung melihat ke arah clay yang sedang berdiri diam .
" Ikutlah bersama kami ". Ucap vira pada clay kemudian dia langsung berjalan pergi menuju jalan yang akan membawah mereka ke pintu belakang gedung tersebut .
Clay langsung menyunggingkan senyum tipis ketika dia mendengar dengan jelas vira akhirnya mengajak dia untuk ikut bersama mereka .
Karena sebenarnya sejak awal , clay sengaja mengatakan kejadian tadi antara dia dan vira di mobil di depan lano dan ben , karena dia apa yang akan dia katakan bisa mempengaruhi vira dan dia yakin kalau vira akan mengajaknya ikut andil dalam rencana vira .
Dan ternyata sesuai dugaan clay , vira langsung mengajaknya ikut bersama mereka karena apa yang dia katakan , rencananya berhasil.
Akhirnya mereka berempat , vira , clay dan ben serta lano langsung pergi menuju hutan di belakang dan akan pergi ke rumah bawah tanah milik vilia tempat yang sangat bersejarah bagi vilia , arkan dan ben terutama vira selama ini.
__ADS_1
Sedangkan kedua orang tadi yang telah bekerja sama dengan vira , langsung menjalankan tugas mereka sesuai rencana vira , dimana sekarang mereka sedang melaporkan pada bos mereka sesuai perkataan vira tadi.