Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 8


__ADS_3

Jangan pernah meremehkan orang lain , karena kamu tidak tahu apakah dia benar-benar lemah atau malah sebaliknya bisa menyerangmu saat dia benar-benar muak ⛄


Keadaan markas unit 2 di markas black sun di brazil yang sekarang telah di ambil ahli oleh jox raider , tidak ada satu pun mafioso yang berani keluar mendekat ke arah halaman markas setelah melihat 5 mafioso rekan mereka semua yang mati secara sia-sia seperti itu tanpa melakukan perlawanan sama sekali .


" Hahaha , lucu sekali mereka mengira yang menembak kelima orang itu adalah seorang sniper , hahahaha ". Tawa flo pun pecah melihat para mafioso ** takut keluar dari gedung markas


Ternyata dan ternyata di dalam kamar utama flo dan bian sekarang flo sedang menonton setiap gerak-gerik mafioso ** dari layar laptopnya melalui cctv tersembunyi yang terpasang di setiap sudut luar maupun dalam gedung markas itu yang ternyata selama mafia ** menempati markas itu mereka tidak tahu kalau ada cctv tersembunyi selama ini di dalam dan luar gedung markas itu.


Dan yang sebenarnya terjadi , bukanlah seorang sniper yang menembak kelima mafioso ** yang mati sia-sia di halaman markas itu , ternyata flo yang melakukannya dari kejauhan , dia yang sudah mengambil ahli sistem keamanan yang dia rancang sendiri yang sekarang di gunakan oleh mafiosk ** , dia malah membuat sistem yang terhubung dengan senjata otomatis yang hanya bisa di kendalikan melalui sistem itu untuk menembak siapa saja mafioso yang keluar di halaman markas .


" Makanya jangan pernah memulai permainan denganku , aku terlalu lemah jika melakukan hal seperti ini , hahahaha ". Yang di ucapkan flo bahwa dia lemah sebenarnya menyatakan bahwa terlalu mudah baginya untuk melakukan hal semacam itu


Tidak ada mafioso yang berani keluar dari gedung markas itu , para mafioso ** yang ingin melaporkan kejadian itu di markas utama sama sekali tidak bisa mendapatkan akses untuk menguhubungi markas utama karena flo sudah memblokir dan mengambil ahli sepenuhnya semua sistem dalam gedung markas itu.


Membuat semua mafioso ** tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa terdiam di dalam gedung markas dengan perasaan gelisah.


*********


Vira dan vilia baru saja kembali ke mansion setelah selesai membeli semua benda yang mereka butuhkan .


" Ka , aku ke kamarku dulu ". Ucap vira sambil menenteng banyak paper bag yang sudah penuh di tangannya


" Baiklah , kaka juga akan ke kamar sekarang ". Jawab vilia

__ADS_1


Mereka berdua pun langsung berpisah di lorong lantai 2 mansion dan masuk kedalam kamar mereka masing-masing.


" Haaahhhh , akhirnya aku bisa membeli semua benda ini , ternyata kartu hitam yang bunda berikan padaku ini bukanlah kartu biasa , cukup mengejutkan ". Gumam vira tersenyum senang karena semua benda yang dia perlukan telah di beli dan sudah ada di hadapannya saat ini


Ya , sebelum mengajak vilia ke mall , vira meminta uang pada flo untuk membeli semua barang itu , sebenarnya flo telah memberikan masing-masing 1 buah black card pada kelima anaknya tapi dari mereka berlima hanya vira yang belum pernah memakai kartu tersebut.


Bukan karena tidak tahu memakainya tapi vira yang sudah di ajarkan mandiri dan tidak boleh menghambur-hamburkan uang hanya untuk membeli benda atau apapun yang tidak di butuhkan oleh aslan dan riana membuat vira kadang berbelanja dan bahkan dia sangat jarang mengeluarkan uang .


" Baiklah , aku akan membuat suatu rancangan dengan karya ku sendiri untuk aku pakai saat aku akan melakukan aksi ku beberapa bulan lagi ". Ucap vira sangat bersemangat


Vira pun mulai mengambil beberapa benda yang dia perlukan untuk membuat rancangannya walaupun entah apa yang akan dia buat .


*******


Ke esokan harinya tiba .....


" Sering-seringlah berkunjung ke mansion jika kamu memiliki waktu cuti ". Ucap bian melakukan tos dengan kepalan tangan dengan ben


" Siap ayah ". Jawab ben membalas tos bian


" Ingatlah bahwa kamu harus menjaga kesehatanmu sayang , jangan pernah lupa makan dan berhati-hatilah saat melakukan misi dari pekerjaanmu ". Ucap flo bergantian memberikan nasihat bagi ben sambil memeluknya karena dia masih merindukan ben tapi ben harus segera kembali ke jerman


" Iya bun , aku akan mengingat semua nasihat bunda , bunda juga harus menjaga kesehatan selama aku tidak berada di dekat bunda , ayah juga ". Jawab ben membalas pelukan sang bunda dengan hangat

__ADS_1


Setelah puas memeluk sang bunda , ben pun memeluk vilia , memberikan tos pada arkan dan lano tapi berbeda dengan vira .


" Aku tidak akan melarang kaka untuk pergi kembali ke jerman , tapi ingatlah satu hal , awas saja jika kaka ketahuan pacaran dan kaka sengaja menyembunyikannya dariku , pokoknya jika kaka mau pacaran , harus izin dulu sama aku ". Ucap vira dengan tatapan tajamnya


Semua tercenang dengan ucapan vira apalagi ben yang menjadi kesal kerena kata-katanya kemarin yang dia melarang vira mencari pacar tanpa sepengetahuannya pun di balikin oleh vira dan malah mengatakan hal itu padanya.


" Hahaha , kena kan kamu , kemarin kamu mengatakan hal itu padanya , jadi jangan kesal seperti itu ". Tawa vilia pun terdengar karena dia merasa lucu , ben malah kesal karena vira membalikkan ucapannya kembali pada ben


" Aaahhh sudahlah , aku harus segera pergi ". Ucap ben kesal


" Aaaa hahahahah , ahahahha , cie-cie yang kesal sama aku , emang bisa lama-lama kesalnya ? ". Ketengilan vira memang diluar batas


Sangat dan sangat usil , membuat kedua orang tuanya bahkan ke empat kakanya tidak sanggup melawan keusilan vira .


Karena dia hanya bercanda , vira pun langsung mendekati ben dan langsung memeluknya .


" Hehe , maafkan aku ka , aku hanya bercanda ". Ucap vira tersenyum sambil memejamkan matanya dalam pelukan hangat itu


" Yaa , kaka tahu itu baby dan kamu memang benar bahwa kaka tidak bisa kesal lebih dari 5 detik saja pada mu ". Jawab ben membalas pelukan vira dengan hangat


Ben sangat bersyukur bisa di berikan kesempatan oleh tuhan bisa memiliki dan masuk kedalam keluarga bian dan flo.


Dia bukan anak kandung , tapi dia di perlakukan sama rata dengan lano dan vira sama seperti arkan dan vilia yang tidak pernah di perlakukan tidak adil oleh flo dan bian serta keluarga lainnya.

__ADS_1


Bahkan pernah terlintas dalam pikiran ben , bagaimana kalau dia tidak pernah bertemu dengan vira , mungkin saja dia sudah tidak ada lagi di dunia ini , ataupun jika dia bisa kabur dari gedung para penculik mengurung mereka waktu itu bersama anak yang lainnya , bisa jadi dia tetap akan menjadi gelandangan.


Tapi ternyata tuhan masih memberikan kesempatan baginya untuk bisa merasakan kasih sayang dari kedua orang tua seperti bian dan flo serta bisa merasakan bagaimana rasanya memiliki kaka , adik dan keluarga yang bahagia seperti yang dia rasakan sampai saat ini berkat flo dan bian serta saudara nya yang lain


__ADS_2