Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 125


__ADS_3

Hari ini author akan mengusahakan update 4 bab dan tinggal 2 bab lagi , karena author kemarin tidak bisa update bab satu pun , makasih yang sudah dukung author sampai saat ini , God bless you & family ❤


Mafia black sun dan mafia devil semakin sengit bertempur hingga titik darah pengahabisan.


Sudah sekitar 9rb musuh telah lenyap di tangan flo dan mafioso black sun. Bala bantuan dari black shadow dan puluhan ribu mafioso black sun dari berbagai negara telah tiba di hutan itu, di area kekuasaan markas mafia devil.


Untung saja hutan yang di jadikan Hil sebagai markas utama mafia devil sangat luas sehingga bisa menampung puluhan ribu orang dalam hutan tersebut.


Dor.


Dor.


Dor.


Suara tembakan, teriakan memilukan bahkan satu persatu mulai dari pihak flo dan pihak musuh pun mulai tumbang.


Tidak bisa di pungkiri, pertempuran antara mafia black sun dan mafia devil telah membuat sejarah baru di dunia bawah dan di masyarakat seluruh dunia.


Bahkan sekarang ribuan polisi sudah mengepung hutan tersebut, tapi mereka sama sekali tidak bisa bergerak masuk dan melerai pertempuran di dalam hutan itu karena ribuan mafioso black telah berjaga dengan senjata api lengkap di setiap sisi jalan masuk hutan itu.


Bugh.


" Sayang ". Pekik bian langsung menembak mati musuh di depannya dan segera berlari ke arah flo yang tanpa sengaja membuat cela sehingga musuh berhasil menendang flo hingga jatuh.


"Cih". Decihan flo pun keluar begitu saja. Seraya bian membantunya untuk berdiri lagi.


Dor.


Dor.


Bian terus menembaki setiap musuh yang mencoba mendekati mereka.


" Jangan memaksakan dirimu, kita punya batasan di usia kita sekarang ini ". Ucap bian menasehati flo karena khawatir.


Dor.


Dor.


" Diam saja mulutmu itu ! Dan berpikirlah tentang alasan apa yang akan kalian jelaskan nanti padaku, sebelum aku menghukum kalian semua ".


" Cih ".


" Kyaaaaa ". Flo langsung maju kembali dengan tenaga yang tidak ada habisnya.

__ADS_1


Bahkan flo sejak awal sama sekali tidak memakai senjata api untuk mengalahkan musuh, tubuh dan pakaiannya sudah di penuhi darah musuh saat dia terlalu asik memaikan pisau belati di tangannya.


" Haahh ". Bian menghembuskan nafasnya dengan kasar.


Dor.


Dor.


Mau tidak mau dia langsung kembali melawan musuh agar pertempuran ini bisa selesai dengan cepat.


Jumlah musuh jelas kalah dengan banyaknya mafioso black sun yang berada di area pertempuran, apalagi ribuan mafioso black sun bahkan tidak ikut bertempur dan malah di tugaskan flo untuk menjaga setiap sisi hutan saja agar pihak kepolisian tidak mengganggu pertempuran sengit itu.


Apalagi bukan hanya pihak kepolisian canada saja yang telah ikut bergabung mengepung hutan itu. Tapi ribuan anggota polisi dari berbagai negara juga ternyata datang untuk membantu pihak kepolisian canada untuk melerai pertempuran ini, tapi tidak bisa.


Di sisi lain, key dan tangan kanan mafia devil masih terus bertarung tanpa henti. Mereka berdua bertarung dengan tangan kosong tanpa menggunakan senjata api apapun.


Dan di sisi lain ada vira dan Hil ketua mafia devil yang juga masih melakukan pertarungan dengan sengit. Walaupun Hil sebenarnya sudah kewalahan melawan vira, apalagi vira sama sekali tidak tergores sedikit saja, malah Hil lah yang sudah mendapatkan banyak luka akibat serangan vira.


Sejenak vira dan tuan Hil mundur dengan jarak lumayan jauh untuk memulihakan tenaga mereka walaupun sementara.


" Ternyata di usia anda yang sudah tua, Anda masih cukup lihai menangkis dan melawan seranganku, tuan Hil hahaha ". Vira dengan santainya mengejek Hil agar Hil semakin emosi dan masuk kedalam jebakannya.


" Cih ". Hil berdecih kesal karena gadis kecil di depannya selalu mengejeknya sejak awal.


" Janganlah marah-marah, nanti anda semakin cepat tua hahaha ".


Vira sungguh bernyali besar dan mampu membuat emosi Hil berada di puncaknya.


" Tidak perlu banyak bicara, kyaaaa.... "


Baru saja Hil akan melangsungkan serangannya pada vira, tiba-tiba langkah kaki Hil terhenti begitu saja ketika dia melihat 1 benda yang sangat dia kenal, baru saja vira keluarkan dan tunjukkan padanya di depan sana.


" Wahh, penglihatanmu ternyata jernih juga saat melihat benda ini haha ".


" Apa kau mengenali benda ini tuan Hil ? ".


" Ya.. "


" Bahkan ternyata ibumu juga adalah orang yang paling idiot yang pernah saya kenal hahaha ". Akhirnya Hil membalas mengejek vira dan mengatai flo idiot.


Vira sejenak melototkan marah ke arah Hil, karena Hil sangat berani mengatai bundanya idiot.


Tapi beberapa detik kemudiam vira malah menyeringai bak iblis, seraya memainkan flashdisk yang menjadi alasan utama pertempuran kedua pihak terjadi malam hari ini.

__ADS_1


" Maksud anda mengejek bunda saya, pasti karena flashdisk ini bisa dengan lalai bundaku simpan sehingga benda ini bisa berada di tanganku kan haha ".


" Tentu ". Jawab Hil seraya menyeringai.


" Ternyata semudah ini mendapatkan benda berbahaya itu. Ternyata juga sih dewi kematian itu tidak se pintar yang aku duga ". Batin Hil sangay yakin dia bisa mendapatkan dengan mudah flashdisk yang berada di tangan vira saat ini.


" Haha, kau harus tahu satu hal alasan kenapa aku bisa mendapatkan benda yang ingin kau rebut dari bundaku, tuan hil ".


" Aku sengaja mengambil benda ini dari bundaku karena aku yakin kamu tidak bisa mengalahkanku, sekalipun kamu akan semakin bersemangat untuk membunuhku dan berniat mengambil benda ini dariku hahah ". Vira semakin membuat tuan Hil emosi.


Dor.


Dor.


Vira semakin menyeringai ketika mendapati tuan Hil yang semakin masuk kedalam jebakannya.


Ternyata flashdisk yang sekarang vira pegang adalah benda yang selama ini di incar Hil dari flo, yakni benda yang menyimpan semua rahasia kelam para pemerintah.


****


Dor.


" Stif ". Teriak carly dengan mata melotot dan tubuh langsung terdiam kaku.


"Cih".


Dor.


Dengan sigap Jakson langsung menembak musuh yang hampir saja mencoba menembak carly. Dan jakson langsung mendekati carly.


Flo yang melihat stif langsung ambruk jatuh ke tanah langsung meluap-luap emosinya.


" Kyaaaa ".


Jlebb.


Bugh.


Flo semakin brutal menghabisi setiap musuh di depannya, karena ternyata stif baru saja terkena tembakan musuh dan langsung tewas seketika karena stif tidak sengaja membuat cela besar sehingga musuh dengan mudah menembaknya.


Gio, bian, carly bahkan semua petinggi mafioso black sun langsung marah besar dan menyerang musuh dengan brutal karena musuh telah membunuh stif rekan sekaligus sudah menjadi sahabat baik mereka.


" Musuh telah melakukan kesalahan fatal kali ini. Aku yakin bunda akan membantai semua musuh dengam bringas ". Batin lano langsung mengkhawatirkan sang bunda.

__ADS_1


Gio dan petinggi mafioso lainnya langsung melindungi jakson, carly dan tubuh kaku stif di saat jakson dan carly berniat menjauhkan tubuh kaku stif menjauh dari area pertempuran.


__ADS_2