Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 91


__ADS_3

Selamat membaca 💚


Vira menatap pria misterius itu dengan tatapan yang sulit di artikan .


" Bisakah aku melihat wajahmu ? ". Tanya vira dengan tiba-tiba membuat pria misterius itu sedikit terkejut


" Aku hanya penasaran dengan wajah pria yang rela melakukan hal nekat hanya karena ingin melindungi wanita yang dia cintai , apakah permintaanku terlalu mustahil ? ". Sambung vira dengan suara masih lemah


Vira tentu saja sangat penasaran dengan wajah pria misterius itu yang tersembunyi di balik masker , walaupun vira telah melihat sebagian besar wajah bagian atas pria itu.


Seperti dahi , mata , alis dan gaya rambut pria itu dan juga setengah hidungnya yang bisa vira tebak kalau hidung pria itu mancung .


Dan vira juga sangat yakin bahwa pria misterius di depannya itu bukanlah asli warga negara indonesia , melainkan orang luar negri.


Tapi belum juga pria itu menjawab ataupun berniat untuk membuka masker yang menutupi sebagian wajahnya sesuai permintaan vira. Tiba-tiba langkah orang berlari menuju ke arah mereka berdua sangat terdengar dengan jelas pada pendengaran mereka berdua.


" Untuk apa kamu ingin melihat wajahku , bukankah percuma saja ". Jawab pria itu


" Jika memang kita di takdirkan untuk bersama , kita pasti akan bertemu lagi dan mungkin pada saat pertemuan itu terjadi , kamu akan melihat dengan jelas wajah asliku ". Sambungnya lagi


Setelah mengatakan hal itu , pria misterius itu langsung melangkah pergi , dia menggeser tirai di samping sebelah kanan vira dan memasuki area ranjang pasien lain , karena ruangan ICU hanya satu ruangan tapi ada tirai yang memberi batasan 3 ruangan yang ada di dalam ruangan itu .


Vira terdiam setelah mendengarkan ucapan pria misterius itu , beberapa detik kemudian Flo dan lainnya tiba di sekitar ranjang vira dengan tergesa-gesa .


Mereka terkejut melihat vira yang kata arkan sedang tertidur akibat obat yang dia berikan , tapi mereka malah melihat sekarang vira sudah terbangun.


Gio dan bian sedang memeriksa seluruh ruangan ICU dan vira menyadari hal itu .


" Kalian tidak perlu mencarinya , dia baru saja pergi ". Ucap vira membuat flo dan lainnya terkejut

__ADS_1


" Apa pria itu melakukan sesuatu yang buruk padamu ? ". Tanya flo kahwatir


Vira hanya menggelengkan kepalanya. Karena memang benar kalau sih pria misterius itu tidak melakukan hal buruk padanya. Malahan sebaliknya .


Mereka semua langsung bernafas lega setelah mereka mengetahui bahwa tidak terjadi hal buruk pada vira .


" Lalu. Apa kau melihat wajah pria itu baby ? ". Tanya arkan memastikan.


" Hmm , hanya sebagian atas wajahnya saja, karena dia menggunakan masker ". Jawab vira


Ternyata yang membuat flo dan lainnya langsung masuk kedalam ruangan vira adalah , karena gio merasa curiga pada perawat pria yang dia tanyakan tadi. Gio berpikir kalau pria itu adalah orang suruhan mafia red blood yang menyamar untuk menculik vira dalam ruangan ICU.


Dan karena ucapan gio yang sengaja gio beritahukan pada flo dan lainnya , mereka semua langsung bergegas masuk kedalam ruangan ICU, untuk mengecek keadaan vira.


Tapi ternyata gio salah menduga, yang ternyata pria itu memang adalah pria yang menyamar sebagai perawat yang tak lain adalah pria misterius yang beberapa hari ini membuat mereka penasaran dan ternyata bukan orang suruhan deren.


Akhirnya, demi keamanan vira. Flo langsung menyuruh arkan memindahkan vira ke ruangan VVIP di rumah sakit milik dia dan bian tersebut .


********


" Tuan, Maaf jika saya menganggu waktu anda sebentar saja ". Ucap Kepala pengawal pribadi sih pria misterius tersebut.


" Ada apa ? ". Tanya pria misterius itu dengan wajah datarnya


" Seperti yang kita duga, ternyata hanya dengan mengirimkan mayat itu ke mansion tuan bian, Nyonya flovia dan tuan bian langsung menyelidiki mayat tersebut dan kaitannya dengan kejadian yang hampir membuat nona vira tertembak ". Ucap pengawal kepercayaan pria misterius itu


" Dan sepertinya nyonya flovia sedang menyelidiki tentang pria yang di katakan nona vira , yang tak lain adalah tuan sendiri ". Sambungnya


" Hmm, biarkan saja mereka mencari tahu tentangku. Karena mereka tidak akan pernah bisa mengetahuinya ". Jawab sih pria misterius itu dengan santai

__ADS_1


" Panggil Rexa ke ruang kerja saya sekarang juga ". Sambung pria misterius itu, kemudian dia kembali berjalan masuk kedalam mansion di depannya


Kepala pengawal pribadi pria misterius langsung melakukan perintah tersebut, dia langsung menghubungi orang yang di katakan oleh pria misterius itu.


Beberapa puluh menit kemudian , seorang gadis cantik dengan gaya tomboy baru saja memasuki ruang kerja pria misterius itu setelah dia mengetuk pintu ruangan tersebut dan mendapatkan izin untuk masuk kedalam ruangan itu.


" Anda memanggil saya tuan ? ". Tanya gadis bernama rexa, ketika gadis itu telah berhadapan dengan pria misterius tersebut.


" Ya , saya memiliki misi penting untukmu ". Jawab pria misterius itu dengan datar tanpa melihat ke arah gadis bernama rexa itu.


" Ya , dengan senang hati saya akan menerima misi tersebut ". Jawab Rexa tanpa berpikir dua kali


" Baguslah, misi yang akan saya berikan adalah, kamu harus mendekati nona vira, bagaimanapun cara yang akan kamu lakukan nanti, Kamu harus bisa berteman dengannya juga kamu harus bisa berada di sekitarnya setiap hari ". Perintah pria misterius itu


" Ok, Saya akan mulai melakukan perintah anda setelah nona vira pulang dari rumah sakit ". Jawab Rexa tanpa bantahan dengan printah pria misterius itu


" Pergilah ". Balas pria itu menyuruh rexa pergi meninggalkan ruangan kerjanya


Rexa langsung menundukkan kepalanya memberi hormat, lalu dia langsung berjalan keluar meninggalkan ruangan tersebut.


" Dia gadis yang sulit di tebak, walaupun aku bisa memantau pergerakannya setiap hari. Menempatkan Rexa di sisinya, mungkin cara satu-satunya agar aku bisa melindunginya secara tidak langsung ". Batin pria itu


********


Sedangkan di tempat lain, Deren sang ketua mafia red blood yang sangat terobsesi pada vira, Apalagi setelah deren tahu kalau vira adalah putri bungsu sang dewi kematian yang tak lain adalah flo. Sekarang dia sedang bersama lio, tangan kanannya sedang membahas rencana mereka.


" Apa kamu sudah melakukan tugasmu dengan benar ? ". Tanya deren pada lio


" Ya tuan, seperti yang anda printahkan, Saya sudah mengirim beberapa mafioso kita ke indonesia, mereka akan melakukan tugas mereka setelah nona vira pulang dari rumah sakit ". Jawab lio

__ADS_1


" Kerja bagus, saya akan memberikanmu hadiah jika kamu berhasil membawah gadis itu kehadapanku ". Balas deren menyeringai tipis


Deren sudah tidak sabar lagi untuk bertemu dengan vira untuk yang kedua kalinya. Apalagi kali ini dia berniat ingin menjadikan vira istri kecilnya saat vira sudah berhadapan dengannya.


__ADS_2