
Saat erika sedang memilih-milih pakaian yang cocok dan sesuai selerahnya. Tiba-tiba dia mendengarkan kariyawan yang menemaninya sedang bergumam dan sekarang kariyawan itu sedang terlihat panik seraya melihat ke arah pintu utama toko tersebut.
" Apa yang sedang kau lihat ? ". Tanya erika tanpa melihat ke arah kariyawan itu.
Deg.
Dengan cepat kariyawan itu langsung membalikkan tubuhnya kembali menghadap ke arah erika.
Tapi erika jelas bisa melihat dari sudut ekor matanya, bahwa dia menangkap wajah wanita itu sedang terlihat panik setelah dia melontarkan pertanyaan tersebut.
" Ma-maafkan saya nyonya, saya hanya melihat sebentar ke arah pintu utama toko ini ". Jawab kariyawan itu mulai gugup. Dia juga tidak mengatakan alasan dia melihat ke arah pintu utama toko tersebut pada erika.
" Tapi kenapa kamu terlihat panik seperti ini ? Apakah terjadi sesuatu di depan sana ? ". Tanya erika dengan santainya.
" Ehh, tidak nyonya. Mana ada saya terlihat panik ". Ujar kariyawan itu mengelak.
Tapi perasaan erika mulai tidak enak, ketika dia melihat di balik jendela kaca toko itu yang memperlihatkan suasana di luar toko. Erika baru saja melihat banyak pengunjung yang sudah memadati area depan toko tersebut.
" Pasti ini ulah lano lagi ". Batin erika langsung melepaskan pakaian yang dia pegang dan langsung berjalan menuju ke arah depan toko tersebut.
" Nyo-nyonya tunggu ". Kariyawan itu semakin panik ketika erika langsung berjalan dengan cepat menuju ke arah depan toko.
Deg.
Wajah erika langsung merah padam ketika dia melihat seorang wanita sedang bergelayut manja memeluk salah satu tangan suaminya.
Tapi erika jelas langsung peka kalau lano sekarang sedang menahan emosinya. Artinya wanita itu yang memang ingin menggoda suaminya.
" YAKK !! MENJAUH DARI SUAMI SAYA ATAU SAYA AKAN BERTINDAK KASAR PADA ANDA !!! ". Pekik erika dengan emosi yang meluap-luap langsung berjalan mendekati lano dan indri.
Para pengunjung semakin ramai berdatangan setelah mendengar suara teriakan erika yang sangat melengking.
Deg.
Lano langsung menghempaskan tangan indri dari tubuhnya ketika melihat istrinya datang dengan emosi yang meluap-luap.
Sedangkan indri langsung melotot kaget ketika lano menghempaskan tangannya dengan kasar. Apalagi dia bingung kepada siapa tujuan wanita yang sedang berjalan ke arahnya mengatakan hal seperti tadi.
" Menjauh dari suami saya sekarang juga ! ". Ucap erika dengan tatapan dingin menatap ke arah indri.
" Suami ? Apa maksud anda ? Jangan sembarangan yah kalau ngomong !! ".
Indri merasa wanita di depannya saat ini sudah gila karena menuduhnya mendekati suami wanita itu. Sedangkan dia sama sekali tidak mendekati seorang pria di tempat ini dan hanya lano juga pria di dekatnya saat ini.
__ADS_1
" SAYANG ". Panggil erika dengan tatapan dingin menanggil lano, juga erika sengaja menekan perkataannya.
Deg.
" Sayang ? ". Batin lano terkejut erika memanggilnya dengan sebutan sayang.
Lano langsung memejamkan matanya sejenak. Baru kali ini dia melihat sosok erika yang sangat berbeda. Baru kali ini lano melihat erika marah dan hal itu sangat mengejutkan bagi lano.
" Dia seperti bunda ". Batin lano.
Sedangkan indri menautkan kedua alisnya bingung dengan sikap aneh wanita di depannya.
" Saya bisa laporkan anda atas pencemaran nama baik ! Jadi minta maaf pada saya atau saya akan melaporkan anda saat ini juga !! ". Ancam indri pada erika.
" YAK !! Kenapa kamu masih berdiri di situ ! Apa kamu senang dekat-dekat dengan wanita penggoda itu ". Pekik erika menatap lano dengan tatapan tajam.
" Hah ".
Lano langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar. Setelah itu lano langsung berjalan mendekati erika.
Indri melotot kaget melihat pria yang dia cintai telah berjalan mendekati wanita di depannya. Sedangkan erika langsung mengangkat sudut bibirnya menatap indri dengan tatapan penuh ejekan.
" Tu-tuan lano ? ". Ucap indri kebingungan akan apa yang terjadi saat ini.
Inilah sikap dan sifat erika yang sebenarnya. Dia memang terlihat lugu dan baik di depan orang lain. Tapi jika ada yang berani mencari masalah dengannya, maka bersiaplah mendengarkan kata-kata kasarnya seperti saat ini.
" Ya.. Nona indri tidak melihat berita kalau tuan lano memang sudah menikah dengan wanita cantik itu ".
" Masih nona erika lebih cantik, nona indri mah kalah jauh ".
" Tidak di sangka nona indri adalah seorang pelakor ".
Semua pengunjung berbisik-bisik dengan maksud perkataan yang berbeda-beda. Asisten sekaligus sekertaris indri yang bisa mendengar bahwa ada kabar bahwa lano sudah menikah. Dia langsung mengeceknya.
Deg.
Dengan cepat asistennya itu langsung mendekati indri, setelah tiba di samping sang atasan. Dia langsung membisikkan soal kebenaran bahwa lano dan wanita di hadapan mereka memang sudah menikah.
Deg.
" I-ini tidak mungkin ". Ucap indri syok setelah mendengarkan berita tersebut dari asistennya.
Sekarang malah erika yang ikut kebingungan melihat indri. Tapi tidak dengan lano yang jelas sudah tahu kalau pastinya indri baru saja mendengarkan berita tentang pernikahannya dari asisten indri. Sehingga indri terlihat sangat syok.
__ADS_1
" Jangan pernah mengusik saya lagi apalagi jika anda berani mencoba mengusik istri saya ! Karena saya tidak akan melepaskan anda jika anda berani melakukannya ". Ancam lano menatap indri dengan tatapan dingin.
Indri mengepalkan kedua tangannya. Dia merasa telah di permalukan oleh lano dan istrinya di depan umum seperti ini.
" Aku tidak akan pernah mau melepaskanmu, lano. Sampai kapan pun ! ". Batin indri juga berniat untuk membalaskan malunya saat ini pada lano dan istrinya.
" Cih ".
Indri berdecih kesal dan langsung pergi dengan sangat malu di tonton oleh ratusan pengunjung yang sedari tadi menonton kejadian memalukan itu.
Sedangkan erika langsung menatap lano dengan tatapan dingin dan sulit di artikan.
" Aku mau pulang sekarang juga ! ". Ucap erika langsung berjalan terlebih dahulu keluar dari toko tersebut.
Sedangkan lano langsung menatap para pengunjung yang masih ramai di depan toko itu masih saja melihat ke arahnya dengan tatapan dingin.
" Yok bubar yok ".
" Iya ayo bubar sebelum tuan lano marah ".
Para pengunjung seketika itu juga langsung bubar dan lano langsung menyusul erika.
" Dasar pelakor gk tahu diri.. Rasa-rasa pengen aku bejek-bejek wajahnya tadi ". erika terus mengumpat kesal di perjalanannya keluar dari Mall menuju parkiran.
" Awas saja dia kalau kedapatan deketin lano lagi, akan ku buat dia menyesal karena memilih untuk mengoda suamiku ! ".
******
Sedangkan vira yang sudah kembali ke Australia dan sekarang dia sedang berada di kamarnya.
" Haha, rasain kamu ka. Pasti sampe apartemen, erika akan langsung mencecarmu, hahaha ".
Tawa vira sangat puas melihat dari siaran cctv yang dia retas di GS MALL, yang memperlihatkan semua kejadian tadi antara erika, lano dan juga indri.
" Niatnya mau ajak bini jalan-jalan ke mall, eh malah di samperin nenek lampir kegatelan, hahaha .
" Mulutmu itu dijaga ! Lagi hamil malah kata-katain orang kayak gitu ! ".
Deg.
Vira langsung bangun dari rebahannya di atas ranjang dan langsung melihat ke arah pintu.
" Sayang ? ". Pekik vira terkejut.
__ADS_1