Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 113


__ADS_3

Happy reading 🌈


1 jam kemudian..


Dari arah luar gedung tua itu, sekitar 40 pria berpakaian hitam lengkap senjata api sedang berlari masuk kedalam gedung tua itu.


" Cepat periksa seluruh ruangan di gedung tua ini dan temukan tuan nikolas dan rekan-rekannya ". Ucap salah satu dari 40 pria itu memberikan perintah untuk berpencar menjadi keberadaan nikolas di gedung tua tersebut.


40 orang itu langsung terpecah menjadi 4 tim beranggotakan 10 orang setiap tim dan langsung berpencar sesuai perintah.


Sekitar 20 menit mereka berputar-putar dan masuk ke semua ruangan di gedung tua itu. Mereka sama sekali tidak menemukan keberadaan nikolas di ruangan manapun.


Akhirnya mereka semua berkumpul di tengah-tengah gedung tua itu di lorong utama. Tepat di depan pintu salah satu ruangan.


" Maaf bos. Kami tidak menemukan keberadaan tuan nikolas dan rekan-rekannya di seluruh ruangan yang ada dalam gedung tua ini ". Ucap salah satu dari mereka.


" Apa kalian telah memeriksa seluruh ruangan di gedung ini?, bagaimana kalau ada ruangan tersembunyi dan kalian tidak menyadarinya ". Jawab sang bos yang memimpin pria-pria itu.


" Tidak ada bos, kami telah memeriksa semuanya dan tidak ada ruangan yang mencurigakan ". Balas pria tadi.


Sang bos pun berdecih. " Bagaimana bisa mereka bisa kabur dari gedung ini, secepat itu ". Sambung sang bos sangat kesal.


Baru 10 menit yang lalu mereka memastikan bahwa vira dan lainnya masih berada di gedung tua ini bersama nikolas dan rekan-rekannya, saat mereka berada di perjalanan memasuki hutan yang menuju gedung tua ini.


10 menit waktu yang sangat cepat, jika vira dan lainnya bisa kabur dari gedung itu. Padahal mereka tidak melihat ada mobil atau kendaraan lain yang melewati kendaraan mereka di jalan utama hutan menuju gedung itu.


" Apa jangan-jangan mereka kabur dan masuk kedalam hutan, setelah tahu kita sudah mendekati gedung ini ". Ucap sang bos menduga-duga.


" Itu mungkin bisa terjadi ".


Suara itu bukan berasal dari salah satu dari ke 40 pria itu. Membuat mereka semua terkejut dengan senajata yang sudah siap menembak apapun. Apalagi suara itu adalah suara seorang perempuan.


Karena sumber suara itu terdengar dari dalam ruangan yang berada di dalam pintu di samping mereka. Mereka semua langsung mengarahkan senjata ke arah pintu tersebut.


Ya. Ternyata ruangan itu adalah ruangan terakhir yang belum di periksa oleh mereka dan sekarang mereka semakin waspada karena mungkin saja semua musuh berada di dalam ruangan itu.


Satu gerakan lambaian tangan dari sang bos seakan memberikan perintah untuk salah satu dari mereka membuka pintu tersebut.


Akhirnya salah satu pria pun maju untuk membuka pintu tersebut. Dengan perlahan pintu pun mulai terbuka.

__ADS_1


Jantung mereka semua mulai berdegub kencang, tak kalah mereka sangat waspada serangan mendadak dari musuh. Apalagi mereka sudah mengetahui yang mereka hadapi saat ini adalah mafia black sun.


Tapi ketika pintu terbuka dan memperlihatkan seluruh isi ruangan itu....


" Hai guys ". Ucap vira yang sedang duduk sambil menyilangkan memangku kakinya dan menyilangkan kedua tangannya di atas dada.


Vira menatap semua pria di depan pintu ruangan itu dengan tatapan yang sulit di artikan. Sepertinya vira akan mengeluarkan gaya tengilnya saat ini.


Sang bos pun langsung menyeringai tipis melihat putri bungsu Queen mafia black sun yang ternyata berada dalam ruangan tersebut. Dan ternyata di dalam ruangan itu hanya vira sendirian dan itu semakin membuat sang bos curiga dan waspada.


Saat vira hendak ingin berdiri dari duduknya. Seketika itu juga semua senjata api yang di pegang oleh ke 40 pria itu langsung mengarah ke arah vira dan siap menembak vira kapan pun.


" Wahhh, kalian sangat tidak asik. Aku hanya ingin berdiri saja kalian sudah mengarakan senjata itu ke arah ku ". Ucap vira dengan ketengilanya.


" Bergerak sedikit saja, saya akan menembak anda ". Ucap sang bos mengancam vira.


Mereka semua sudah tahu kehebatan vira dari siaran langsung yang memperlihatkan vira dengan lihai bisa menghindari banyaknya peluruh yang di tembakan padanya secara bersamaan.


Maka dari itu mereka sangat waspada dan akan berusaha menekan vira agar tidak melakukan tindakan lebih untuk sementara waktu.


" Menembakku ?, apa kalian yakin bisa menggores setipis aja kulitku ? ". Balas vira dengan seringai tipis.


" Ahh... Jadi kalian datang kesini bukan karena ingin bermain denganku, tapi kalian ingin mencari orang lain?, kalian mengecewakanku, paman ". Ucap vira dengan wajah yang sengaja dia buat sesedih mungkin di depan semua pria itu.


" Jangan coba-coba mengahlikan pertanyaan saya, atau saya... ".


" Haha... Atau kalian akan apa, paman ". Ucap vira tertawa meremehkan dan tiba-tiba saja...


Bughhh.


Pertarungan tidak bisa di hindari, setelah vira yang memulai penyerangan terlebih dahulu pada sang bos. Dalam sekejap mata vira sudah berada di depan sang bos dan langsung memukul wajah sang bos dengan setengah kekuatannya. Sehingga sang bos langsung terpental dan jatuh ke lantai dengan hidung sudah mengeluarkan darah.


" Uhh.. Sakit yah paman?, kasihan sekali... ". Ejek vira dengan wajah tengilnya.


" Tangkap gadis sialan itu !!! ". Pekik sang bos sangat marah.


Dor.


Dor.

__ADS_1


Dor.


Dalam ruangan sekecil itu vira dengan lihainya bisa menghindari setiap peluruh yang mengarah ke arahnya.


Sesuai dugaan semua pria itu bahwa senjata api tidak akan mempan pada gadis kecil di depan mereka.


Akhirnya pertarungan tangan kosong pun terjadi antara vira sendirian VS 39 pria berbadan besar di dalam ruangan itu.


Bugggh.


Krakk..


Prangggg...


Vira malah tersenyum senang karena dia bisa berolahraga malam ini, berhubung dia ingin sekali melampiaskan kekesalannya.


Blusshh.


Sebuah tinju melesat melewati wajah vira. Untung saja vira bisa menghindarinya. Jika tidak pasti wajah cantik dan mulus vira bisa saja bonyok seketika itu juga.


" Haha... Wleeee... Tidak kena ". Vira tertawa dan menjulurkan lidahnya mengejek pria yang hampir meninju wajahnya.


Krekkkk.


Bugh...


" Akhhhh, sialan ". Pekik pria itu kesakitan karena vira mematahkan tangannya dengan gerakan yang sangat cepat.


" Haha, ayo tangkap aku paman. Haha.... Wleee ". Vira terus mengejek pria-pria itu.


Bughh.


Blusshhh.


Pertarungan 1 vs banyak pun masih terus berlangsung. Sang bos mulai panik ketika melihat 1 per 1 anak buahnya telah di tumbangkan oleh vira.


Dan 5 menit kemudian akhirnya 40 pria itu, terutama sang bos pun berhasil vira lumpuhkan dengan tangan kosong. Padahal di balik saku jaket yang vira gunakan, terdapat pisau belati kesayangannya. Tapi vira tidak menggunakannya sejak awal.


Vira berdecih di iringi seringai tipis. " Aku masih ingin bertarung, tapi ternyata kalian sangat lemah ". Pekik vira berpura-pura cemberut.

__ADS_1


Tak lama kemudian akhirnya gio dan lainnya datang ke ruangan itu... Ke 40 musuh pun akhirnya di bawah oleh para mafioso black sun yang ikut bersama gio dan lainnya.


__ADS_2