Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 49


__ADS_3

Happy reading guys 🌈


" Sudah di mulai kah ? ". Gumam Seorang pria muda yang tak lain adalah salah satu ketua mafia dari 5 kelompok yang di sewa oleh pemerintah dan ternyata pria itu adalah deren


" Tuan , apa sudah saatnya ? ". Tanya lio pada deren


Deren hanya menjawab dengan gelengan kepala saja di awal.


" Belum saatnya kita melakukan tugas kita , para pemerintah sialan itu akan memulai penyerangan pertama , jadi kita hanya akan bergerak ketika mereka sudah memberikan tanda ". Jawab deren


" Aahhh baiklah tuan ". Ucap lio


" Persiapkanlah diri kalian semua , lawan kita kali ini adalah mafia black sun , dan kalian tentu tahu kalau mereka bukanlah lawan yang lemah , mereka bukan mafia sembarangan jadi kalian tidak boleh lengah sedikitpun saat melawan mereka ". Ucap deren menasehati para mafiosonya


" Siap tuan ". Jawab lio dan para mafioso red blood dengan serempak


Kelima kelompok mafia yang di sewa oleh pemerintah hanya karena mereka tidak ingin kalah dari flo dan mafia black sun sekarang sudah bersiap di setiap sudut pulau dan tinggal menunggu perintah untuk menyerang saja.


Sedangkan flo yang sudah siap , langsung memerintahkan para mafiosonya untuk segera berpencar dan langsung melakukan tugas mereka masing-masing sesuai rencana yang telah flo tetapkan.


Di dalam gedung perayaan tuan nikolas langsung memberi perintah pada pihak kepolisian untuk segera menangkap anak-anak flo dan bian , yakni lano , arkan dan ben kecuali vilia sudah di tangkap dan mereka tahu bahwa putri bungsu flo dan bian yakni vira tidak berada di pulau itu .


" Lakukan sekarang juga sebelum lampu kembali menyalah , tangkap ketiga anak itu dan jangan lupa juga menangkap putra sih dimas bajingan agar dia tahu bahwa dia telah salah mengkhianati saya ". Ucap tuan nikolas kepada para kepala kepolisian yang siap melakukan apapun perintah tuan nikolas


" Siap tuan ".

__ADS_1


" Cihhh , dasar lemah , mereka mencoba menyekap kaka-kakaku karena mereka pikir bunda akan kalah dan akan langsung menyerahkan diri demi menyelamatkan ketiga kakaku , licik sekali ". Ucap vira dengan penuh emosi


Vira yang mengetahui tuan nikolas akan segera menangkap ketiga kakanya untuk di jadikan sandera agar bisa melawan sang bunda , akhirnya vira pun langsung melancarkan aksinya.


Dretttttt


Dreetttttt


Ponsel milik arkan , ben dan lano tiba-tiba saja bergetar menandakan ada pesan masuk , dengan segera mereka bertiga langsung membuka ponsel mereka masing-masing untuk melihat isi pesan tersebut.


Dan betapa kagetnya arkan dan ben kecuali lano ketika mereka mendapati vira baru saja mengirimkan sebuah pesan dengan isi pesan tersebut sangat membuat mereka terkejut .


Ternyata vira melancarkan aksi pertamanya dengan mengirimkan pesan di grup chat whatsap yang di miliki oleh vira , arkan , ben dan lano serta vilia , dengan isi pesan sebagai berikut :


" Si bajingan tuan nikolas baru saja mengerahkan pasukan kepolisian untuk segera menangkap kalian , tolong ikuti saja orang suruhanku yang akan membawah kalian ke tempat yang aman , dan untuk ka lano , tolong ajak tuan bryan beserta kedua sahabatnya untuk ikut dengan kalian karena nyawa mereka juga dalam bahaya ".


Sedangkan key yang tahu apa yang baru saja vira lakukan untuk kaka-kakanya , key langsung tersenyum bangga karena vira ternyata memiliki sifat yang sama seperti flo yang selalu cepat tanggap dengan situasi yang mereka hadapi dan selalu memiliki rencana tersembunyi yang sulit di tebak oleh musuh .


Tak berselang lama ketika pesan vira telah di baca oleh arkan , lano dan ben , tiba-tiba saja masing-masing 5 pria berpakaian hitam lengkap dengan senjata di tangan mereka datang menghampiri lano , ben dan arkan .


" Tuan lano , mari ikut kami ". Ucap salah satu pria berpakaian hitam mengajak lano sesuai yang vira katakan


Karena lampu masih padam dan semua tamu bahkan lano juga tidak bisa melihat situasi sekitar , ternyata dan ternyata lano sekarang sedang berada di meja yang di tempati oleh bryan , clay dan gian .


Dan ternyata juga , mafioso black sun yang sedari tadi berpikir sedang melindungi lano , ternyata mereka salah , yang mereka lindungi ternyata hanyalah delon dan tidak ada lano .

__ADS_1


Mendengarkan nama lano di sebut dan sangat jelas terdengar oleh bryan , clay dan gian , mereka bertiga spontan kaget dan tak menyangka lano berada di sekitar mereka.


" Baiklah , tuan bryan , tuan clay dan juga tuan gian , tolong ikut bersama kami ". Ucap lano walaupun dia sama sekali tidak bisa melihat keberadaan bryan , clay dan gian


" Ehhh , sejak kapan anda berada di meja kami tuan lano , dan untuk apa kami mengikuti anda ". Tanya gian kebingungan dan sama halnya dengan lano , dia sama sekali tidak bisa melihat keberadaan lano


Entah kenapa bryan merasa apa yang di lakukan oleh lano sekarang pasti perintah dari vira , hal itu membuat bryan semakin merasa tidak enak hati karena vira selalu membantunya .


" Tidak perlu bertanya gian , lebih baik kita bertiga ikuti saja apa yang di minta oleh tuan lano ". Tiba-tiba bryan mengatakan hal semengejutkan itu sambil berdiri dari kursinya


" Yakk , apa maksudmu bry ? ". Pekik gian kaget sedangkan clay merasa ada yang aneh dengan sikap sahabagnya yang tak lain adalah bryan yang tidak seperti biasanya


Tidak menunggu waktu yang lama akhirnya lano berhasil mengajak bryan , clay dan gian untuk ikut bersamanya dengan 5 pria yang di perintahkan oleh vira .


Sama halnya dengan arkan , ketika 5 pria berpakaian hitam lengkap mengajaknya untuk ikut dengan kelima pria itu , arkan langsung saja mengikuti mereka walaupun dia sedang menahan diri untuk bertanya dan dia ingin menanyakan langsung pada vira atas semua ini.


Sedangkan ben sendiri , dia juga terkejut melihat 5 pria berpakaian hitam tiba-tiba mendekat ke arahnya , spontan dia langsung mengarahkan senjatanya ke arah kelima pria itu karena dia pikir mereka berlima adalah musuh.


Tapi anehnya colten dan elisa langsung mengarahkan ben untuk tidak mengarahkan senjatanya pada kelima orang itu dan ben langsung bingung .


" Paman bibi , kenapa kalian menurunkan senjataku , bagaimana kalau mereka adalah musuh ? ". Ucap ben kebingungan


" Mereka bukan musuh ben , bukankah vira baru saja mengirimi mu pesan bahwa kamu harus ikut bersama orang yang telah dia perintahkan ". Ucap elisa dengan santai seakan dia tahu pesan yang vira kirimkan ada ben


Mata ben langsung melotot kaget dan bahkan langsung menatap elisa dengan tatapan penuh selidik.

__ADS_1


" Bibi ? , bagaimana bibi bisa tahu isi pesan yang vira kirim pada ku ? , tidak maksudku , bagaimana bibi bisa tahu kalau vira mengirim pesan padaku seperti itu ? ". Tanya ben penuh selidik


Bukannya menjawab pertanyaan ben , elisa malah hanya mengangkat kedua pundaknya seakan dia mengatakan " entalah ".


__ADS_2