Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 66


__ADS_3

Happy reading guys , terima kasih sudah mampir , semangat 🤗


Vira terdiam dalam saat clay memeluknya bahkan mencoba menenangkannya .


Pelukan hangat dari clay sebenarnya sangat terasa nyaman bagi vira , tapi sepertinya sifat flo yang selalu memendam semua masalah sendirian terturun pada vira sehingga vira sama sekali tidak mau memperlihatkan kesedihannya di depan orang lain sekalipun di depan keluarganya walaupun sebenarnya mentalnya sedang terguncang hebat.


Dia hanya memejamkan matanya tanpa menolak pelukan clay di saat clay sedang menasehatinya .


Sedangkan clay sendiri sangat merasa aneh dengan apa yang dia lakukan pada vira saat ini , apalagi dia merasa sangat aneh karena selama ini dia yang tidak pernah memperlakukan seorang wanita seperti ini , hanya saja dia juga tidak tahu kenapa dia tidak mau melepaskan pelukkannya pada vira .


" Aku tahu dan sangat mengerti apa maksudmu , tapi aku baik-baik saja ". Tiba-tiba vira buka suara


Clay langsung melepaskan pelukannya pada vira , dia memegang kedua pundak vira lalu menatap kedua mata vira dengan tatapan yang sulit di artikan.


Mata sayup vira yang sangat terlihat jelas menandakan vira sangat lelah secara fisik dan batin membalas tatapan clay dan tiba-tiba tanpa clay duga , vira malah mengeluarkan senyuman tipis .


" Dia masih bisa tersenyum di depan orang lain , tapi aku tahu dia pasti sedang terguncang ". Batin clay


" Kehidupan seperti apa yang sebenarnya telah dia lalui , sehingga dia harus memaksakan diri seperti ini ". Sambung clay dalam hatinya karena clay banyak belajar tentang psikologi dan yang dia pelajari bahwa sikap yang vira tunjukkan adalah sikap orang yang mentalnya sudah lama terguncang bahkan sebelum kejadian ini.


" Apa kamu benar baik-baik saja ? ". Tanya clay sebenarnya dia hanya tidak ingin memaksa vira untuk menunjukkan sisi sedih vira di hadapannya


" Hmm ". Vira hanya menjawab dengan deheman dan anggukkan kepala atas pertanyaan clay


Vira mengahlikan pandangannya ke arah ruangan operasi vilia , dia melihat bahwa semua keluarganya sekarang sedang menangis bahkan gio dan jakson pun terlihat menangis karena apa yang telah terjadi pada vilia.


" Aku ingin menemui kakaku , terima kasih telah menasehatiku ". Ucap vira

__ADS_1


" Haahhhh ". Clay menghembuskan nafasnya dengan berat tapi kemudian dia langsung menganggukkan kepalanya dan menjauhkan kedua tangannya dari pundak vira


Sebelum vira melangkahkan kakinya menuju ruang operasi sang kaka , dia tersenyum tipis ke arah clay kemudian dia langsung pergi meninggalkan clay di tempat mereka berdiri tadi.


Vira memasukkan kedua tangannya ke dalam saku hoodie yang dia pakai , jika tadi dia tersenyum walaupun tipis saat berbicara dengan clay , sekarang wajahnya malah terlihat datar dan dia mengeluarkan aura yang sangat dingin di sela langkah kakinya yang sedang berjalan dengan perlahan menuju ruangan operasi vilia.


" Baby ". Ucap Al saat melihat vira sedang berjalan ke arah mereka semua dan ternyata ucapan Al di dengar oleh semua orang


Seketika mereka semua langsung melihat ke arah vira , air mata bian dan flo serta lano dan ben seketika semakin deras ketika mereka melihat adik serta putri bungsu mereka .


Vira tidak memperdulikan mereka semua dan malah terus berjalan dengan langkah pelan ke arah ruangan operasi vilia , bahkan vira sama sekali tidak melihat ke arah salah satu saja dari flo dan lainnya.


" Dia wanita pertama yang sangat kuat dan tidak manja seperti wanita pada umumnya yang pernah ku temui , walaupun aku juga tahu kalau sebenarnya dia hanya ingin terlihat kuat di luar saja ". Batin clay merasa kasihan pada vira saat pandangannya tak lepas dari vira bahkan ketika vira telah memasuki ruang operasi di depan sana .


Sekarang vira telah masuk lebih dalam ke dalam ruangan operasi vilia , tapi langkah kakinya seketika terhenti di depan sebuah tirai hijau karena suara tangisan arkan sudah sangat jelas di pendengaran vira , yang vira yakin bahwa kedua kakanya itu berada di balik tirai hijau di depannya.


Vira perlahan memejamkan matanya , hatinya seraya terkoyak-koyak saat dia mendengar suara tangisan arkan yang sangat memilukan .


Tapi vira sama sekali tidak menangis , bukan karena tidak ingin , tapi dia menahan dan memaksakan dirinya untuk tetap terlihat kuat .


Akhirnya vira dengan perlahan mengeluarkan tangan kanannya dari saku hoodienya , kemudian dia langsung menggeser tirai di depannya dengan perlahan dengan penuh ketegaran.


Srekkkkkk


Mendengar seseorang sedang menggeser tirai yang menutupi ruangan dimana arkan dan vilia berada saat ini , membuat arkan spontan langsung menoleh ke arah sumber suara itu terdengar .


Dan air mata arkan semakin mengalir dengan deras ketika melihat orang yang membuka tirai tersebut ternyata adalah vira .

__ADS_1


" Baby ". Ucap arkan dengan suara yang seakan tercekat


Wajah vira sangat datar , dia mengabaikan panggilan arkan dan malah berjalan mendekati tubuh vilia yang ternyata sudah terbaring kaku di atas ranjang operasi.


Tanpa arkan tahu dan lihat , sebenarnya tangan vira sedang terkepal dan begetar hebat di balik saku hoodie yang dia pakai walaupun wajahnya sangat datar .


Tiba-tiba vira langsung memejamkan matanya dan bertahan agar tidak menangis ketika arkan melakukan tindakan yang tak terduga padanya.


" Baby , tolong maafkan kaka hiksss , kaka sudah berusaha semampu kaka untuk menyelamatkan ka vilia , ta-tapi hikssss , tapi kaka hikss ". Arkan tiba-tiba berlutut dan meminta maaf pada vira tepat di bawah kaki vira dengan tangisan bahkan arkan tidak mampu melajutkan perkataannya


" I-ini semua salah kaka vira hiksss , kaka yang telah membuat ka vilia pergi meninggalkan kita semua hiksss ,hiksss ". Sambung arkan menyalahkan dirinya sendiri


Bibir vira bergetar menahan dirinya agar tidak menangis , dia mencoba mengontrol emosinya dan ketika dia bisa melakukannya , vira langsung berjongkok dan memeluk arkan dengan erat .


" Ka , berdirilah ". Ucap vira langsung menarik arkam dengan perlahan untuk berdiri dan tidak berlutut meminta maaf padanya


Ketika vira berhasil membuat arkan berdiri lagi , dia langsung memeluk arkan.


" Baby hiksss ". Arkan terus menangis


" Ini bukan kesalahan kaka , jangan menyalahkan dirimu ka , kaka pasti tahu ka vilia paling tidak suka jika kita adik-adiknya menyalahkan diri sendiri atas hal yang bukan kita yang menyebabkan hal itu sampai terjadi ". Inilah vira , dia sangat pandai menasehati seseorang agar bisa kuat padahal dirinya sendiri juga sangat rapuh di dalam sana .


" Ta-tapi hikss ". Saat arkan ingin menyalahkan dirinya lagi , vira langsung menyelanya


" Jangan menyalahkan diri kaka atas apa yang menimpa ka vilia , ini adalah kesalahan pria-pria tua bajingan itu , kaka sama sekali tidak salah , malahan kaka sudah melakukan yang terbaik , kaka telah membantu ka vilia , aku tau kalau kaka sudah melakukan semua yang bisa kaka lakukan untuk menyelamatkan ka vilia , tapi kaka juga harus tahu kalau kita juga tidak bisa mengatur rencana tuhan ". Ucap vira memeluk erat arkan


" Sekeras apapun kita mencoba mengubah takdir , nyatanya kita tidak bisa mengubahnya , kita tidak tahu takdir tuhan yang sebenarnya dan semua yang terjadi pada ka vilia tentunya adalah bagian dari takdir ka vilia yang telah tuhan atur dan tentunya adalah bagian dari takdir kita juga yang hanya bisa bersama ka vilia dalam waktu yang sangat singkat seperti ini ". Sambung vira

__ADS_1


Arkan masih menangis dan vira juga terus mencoba menenangkan arkan , padahal yang sebenarnya vira lah orang yang paling merasa bahwa dia adalah penyebab kematian vilia melebihi siapapun , tapi wajah tegas vira membuat semua orang tidak menyadari hal tersebut .


__ADS_2