
Ke esokan paginya..
Di mansion bian, semua orang kecuali vira sedang bolak-balik toilet untuk BAB.
Mereka sampai seperti itu karena ulah vira semalam yang memaksa mereka harus memakan ketiga buah keramat yang selalu di idam-idamkan para ibu hamil.
" Aaaaaa ".
" Sakit sekali perutku ". Pekik key sambil" merenmas perutnya yang terasa seakan berputar-putar dengan skala kesakitan yang sangat luar biasa.
Vira dan skay baru saja keluar dari lift di lantai 1 dengan wajah yang sedang tersenyum senang. Tapi melihat key yang sedang kebelet ingin BAB, dia langsung memicingkan matanya kebingungan.
" Sayang, kenapa aunty seperti itu ? ". Bisik vira pada skay, tanpa tahu kalau dialah penyebab kenapa key seperti itu.
" Sayang, aku sangat ingin mengatakan kalau semua orang juga sama seperti auntymu. Semuanya karena ngidamnya kamu semalam ". Batin skay tak habis pikir.
" Mungkin auntymu kebelet ingin BAB, jadinya seperti itu ". Jawab skay dengan sabar.
" Ohh gitu ".
" Tapi dimana bunda ? ". Tanya vira memicingkan matanya kembali karena tidak melihat adanya flo di lantai 1 tersebut, padahal biasanya flo sudah bangun dan berkeluyuran di lantai 1 pagi-pagi begini.
" Bundamu dan ayahmu sedang ke apotek, katanya ingin beli sesuatu ". Jawab skay yang memang sudah menemui flo dan bian tadi.
" Apa mereka sakit ? ".
Vira tiba-tiba langsung khawatir mendengarkan kedua orang tuanya sedang pergi ke apotek.
" Tidak, mereka tidak sakit ".
" Mereka hanya ingin membeli obat untuk pencernaan, karena aunty mu sedari tadi bolak-balik toilet ". Jawab skay dengan santainya.
Vira tidak peka dengan ucapan skay barusan, dia bahkan hanya menganggukkan kepalanya saja menanggapi penjelasan suaminya barusan.
" Ya sudah, ayo kita pergi sekarang juga ". Ajak vira.
Skay menganggukkan kepalanya, karena ternyata mereka berdua memang ingin pergi ke suatu tempat pagi ini.
*******
Vira dan skay akhirnya tiba juga di salah satu restoran bintang 5 yang ternyata adalah milik clay. Ternyata dan ternyata mereka berdua datang ke restoran pagi-pagi begini karena sudah ada janji temu dengan ke empat sahabat vira. Yakni amanda, gian, clay dan juga bryan.
Ceklek.
__ADS_1
Vira baru saja membuka pintu ruangan VVIP, setelah salah satu kariyawan restoran tersebut mengarahkan vira dan skay ke ruangan itu.
Deg.
Ketika vira dan skay baru saja memasuki ruangan tersebut, semua mata langsung tertuju pada mereka berdua.
" Kakaaaaaaaa ".
Amanda berteriak dengan air mata yang langsung menetes ke pipi mulusnya saat melihat lagi sosok vira yang sangat mereka rindukan.
Blushhh...
Amanda langsung berdiri dan berlari memeluk vira saking kangennya dia.
" Ya, haha kenapa kau menangis ". Ejek vira seraya membalas pelukan amanda dengan hangat.
" Hiksss.. "
" Aku tidak pernah menyangka kalau ternyata ka vira bisa selamat dari kecelakaan itu, hikss ".
Vira tersenyum sembari menutup matanya dan semakin memeluk amanda dengan pelukan yang sangat hangat. Dimana pelukkan tersebut adalah pelukkan untuk melepas kerinduannya dengan para sahabatnya.
" Sudahlah, jangan menangis lagi. Bukankah setidaknya aku ada disini dan bisa menemui kalian lagi, hmm ". Ucap vira mencoba menenangkan amanda.
" Manda ?, setidaknya biarkan mereka berdua duduk terlebih dahulu ". Ujar bryan.
Di saat amanda dan vira sedang saling melepas kerinduan di antara mereka, ternyata sedari tadi saat memasuki ruangan tersebut, pandangan skay tidak pernah lepas dari sosok clay yang duduk di samping bryan.
Sedangkan clay ternyata sangat peka dengan tatapan skay padanya, tapi clay tetap stay cool menanggapi tatapan tersebut.
Akhirnya setelah bryan menegur amanda, vira dan skay di arahkan oleh amanda untuk duduk di kursi kosong di samping amanda, karena ketiga sahabat pria mereka duduk berhadapan dengan mereka.
" Bagaimana kabar kalian ? ". Tanya vira dengan senyuman hangat pada ke empat sahabatnya.
" Kami baik-baik saja ".
" Tapi, kamu tidak seharusnya menanyakan hal itu saat ini. Karena kamilah yang seharusnya melontarkan pertanyaan tersebut padamu, vira ". Jawab bryan di iringi gelengan kepala karena tingkah vira.
" Oh ya, maaf jika aku lancang menanyakan hal ini ".
" Kenapa tuan skay bisa datang bersamamu ? ".
Orang lain bertanya berbisik agar tidak di dengar oleh orang yang dia tanyakan, tapi gian malah bertanya seperti itu di depan skay.
__ADS_1
Mendengarkan pertanyaan gian barusan, vira langsung mengarahkan pandangannya ke arah sang suami.
Tapi, betapa kagetnya vira, saat dia mendapati sang suami sedang menatap lurus ke arah depan, tepat ke arah clay dengan tatapan dingin.
Deg.
" Wahh, apa skay masih mengingat becandaan uncle gio dan paman aslan beberapa tahun yang lalu ? ". Batin vira.
" Eeee.. Sayang, kamu kenapa ? ". Tanya vira seraya menggenggam lembut tangan skay dan semua itu di saksikan oleh amanda dan lainnya.
Deg.
" Sayang ? ". Pekik amanda dan gian dengan heboh, bahkan mata mereka berdua langsung melotot karena terkejut mendengarkan vira memanggil skay dengan panggilan sayang.
" Ya, dia suamiku dan kami sudah menikah 2 tahun yang lalu ". Jelas vira dengan singkat.
Deg.
Kali ini bukan hanya amanda dan gian saja yang di buat terkejut oleh penjelasan vira barusan, tapi bryan dan juga clay tak kalah terkejut setelah mereka mengetahui kabar mengejutkan tersebut.
" Pantas saja tuan skay menatapku seperti itu ".
" Sepertinya vira sudah memberitahukan kalau aku pernah menyukainya pada tuan skay. Karena aku jelas melihat kalau tatapan tuan skay menunjukkan kalau saat ini dia sedang cemburu ". Batin clay terbayar sudah rasa penasarannya atas tatapan skay sedari tadi padanya.
Sedangkan skay hanya memasang wajah datarnya dan tatapan dinginnya, sekalipun vira sudah memperkenalkan dia sebagai suami di depan para sahabat istrinya.
" Wahh, kamu yah, sekalinya muncul bukan hanya 1 berita mengejutkan saja yang kamu bawah ". Ucap bryan spechless.
" Apa publik sudah mengetahui tentang hal ini ? ". Tanya clay yang akhirnya buka suara setelah sedari tadi dia diam saja.
" Sepertinya publik belum tahu, karena mereka juga belum tahu kalau ternyata aku dan skay selamat dari kecelakaan itu ". Jelas vira.
" Untuk saat ini, yang mengetahui semua hal ini hanya keluarga besarku dan juga kalian berempat ". Sambung vira lagi.
Amanda, bryan, gian dan clay langsung menganggukkan kepala mereka mengerti maksud penjelasan vira barusan.
Akhirnya mereka melajutkan obrolan mereka dengan membahas banyak hal yang selama 3 tahun ini mereka lewatkan bersama.
Bahkan vira sangat terkejut karena amanda mengatakan kalau 3 hari lagi, amanda dan gian ternyata akan melangsungkan pernikahan.
Bukan hanya vira, tapi amanda dan lainnya juga tak kalah terkejut ketika vira memberitahukan pada mereka bahwa vira ternyata sedang mengandung keponakan mereka.
Sedangkan skay hanya diam saja dan menikmati hidangan makanan tanpa rasa malu, karena di sisi lain, dia cukup terkejut karena clay bersikap layaknya sahabat istrinya dan dia tidak melihat gerak-gerik clay yang mencurigakan atau memperlakukan istrinya berbeda dengan amanda sahabat perempuan vira juga.
__ADS_1