
Happy reading guys , jangan lupa like , komen dan juga vote yahh , author sangat-sangat berterimah kasih dengan bantuan kalian semua , semangat 🌺
Di sisi lain , Lano , arkan , ben serta bryan , clay dan gian sekarang baru saja tiba di salah satu kapal yang di jaga ketat oleh banyak pria berpakaian hitam lengkap dengan senjata .
Awalnya arkan maupun ben sangat terkejut ketika mereka bertemu satu sama lain , mereka berdua menanyakan apa yang sebenarnya terjadi saat ini pada lano , tapi lano malah hanya terlihat biasa saja bahkan hanya menjawab pertanyaan arkan dan ben dengan mengangkat kedua bahunya seakan mengatakan kalau dia tidak tahu apa yang terjadi.
Ketika mereka berenam telah tiba di depan kapal yang sedang di jaga ketat tersebut , lano , arkan bahkan ben langsung melototkan mata mereka ketika melihat seorang pria parubaya keluar dari kapal tersebut dan sedang berjalan ke arah mereka berenam yang sedang berdiri di pesisir pantai pinggir pulau itu.
" Uncle varo ". Pekik arkan , ben dan lano bersamaan dengan sangat terkejut
Sedangkan bryan , clay dan gian juga sama terkejutnya melihat salah satu pengusaha yang paling berpengaruh dalam dunia bisnis di seluruh dunia sedang berjalan ke arah mereka.
" Yaaa , ternyata kalian sudah tumbuh besar dan sangat tampan seperti ini , uncle sangat terkejut melihat pertumbuhan kalian yang sangat cepat membuat kalian menjadi seorang pria dewasa seperti ini ". Ucap varo dengan senyum lebar
Ternyata varo juga datang ke pulau itu , entah siapa yang memberitahukan pada varo tentang kejadian ini , padahal flo sama sekali tidak memberitahu varo karena ingin melibatkan varo yang sudah hidup bahagia bersama bella sahabatnya serta anak mereka .
" Uncle ? ". Batin clay terkejut ketika mendengar lano , arkan dan ben memanggil pria yang sangat berpengaruh di hadapannya dengan sebutan uncle
" Uncle , sedang apa uncle di pulau ini ". Tanya arkan penasaran
" Ya benar , sedang apa uncle disini , bukannya bunda mengatakan kalau uncle sedang berada di swiss sedang liburan bersama aunty bella dan juga sefanya ". Sambung ben
" Yaaa , uncle datang ke pulau ini sebagai tamu undangan perayaan world peace , bukankah pestanya belum selesai ? ". Ucap varo dengan santai
" Cihhh , aku tidak yakin uncle varo hanya datang untuk menghadiri pesta perayaan itu , pasti sih anak nakal yang memberitahu uncle bahwa bunda akan melawan para pemerintah dan dia pasti meminta bantuan dari uncle ". Batin lano menduga kalau kedatangan varo ada sangkut pautnya dengan adik bungsunya yang nakal
" Wahhh , sepertinya kalian sedang bersama teman kalian , apa sebaiknya uncle meninggalkan kalian , uncle juga harus segera masuk kedalam sebelum pestanya selesai ". Ucap varo menganti topik pembahasan
" Apa kedatangan uncle kesini karena ulah baby ? ". Tiba-tiba lano bertanya dengan tatapan serius pada varo
__ADS_1
Seketika itu juga arkan dan ben langsung menatap lano dengan tatapan terkejut kemudian berganti tatapan penuh selidik setelah mendengar nama vira di sebutkan dalam pertanyaan lano pada varo.
" Hmm , sepertinya kamu tahu akan hal itu ". Ucap varo dengan santai
" Lano , uncle , apa maksud dari ucapan kalian , memangnya apa yang baby lakukan ". Tanya ben penuh selidik
" Sudah-sudah , begini saja , dari pada kalian semua bingung dan penasaran , bagaimana kalau kalian ikut dengan uncle saja , kalian akan menemukan jawabannya sendiri nanti saat kalian melihat apa yang terjadi di dalam sana ". Ucap varo tak ingin menunda waktu hanya untuk membohongi ketiga keponakannya
" Apa maksud uncle ? ". Tanya arkan semakin penasaran dan bingung
" Ikut saja , tapi jangan beritahu baby kalau uncle mengajak kalian semua , jika dia bertanya kenapa kalian bersama uncle maka kalian harus mengatakan kalau kalian memaksa untuk ikut dengan uncle , setuju ? ". Ucap varo yang tahu kalau vira sangat ingin menjauhkan ke enam pria remaja di depannya ini agar tidak ikut andil dalam pertempuran malam hari ini
" Sebentar , apa maksud uncle baby ada di dalam sana ? ". Pekik ben terkejut
" Ya , ya dia ada di dalam sana dan mungkin saja sekarang adik bungsu kalian yang sangat keras kepala itu sedang mematahkan tulang-tulang orang-orang di dalam sana saat ini ". Jawab varo seakan tidak khawatir vira melawan banyak orang di dalam sana sendirian
Dengan cepat mereka berdua langsung berlari meninggalkan varo dan lano serta bryan , clay dan gian berlari menuju ke arah gedung utama yang sudah lumayan jauh dari pesisir pantai itu.
" Haaahhh , dasar tidak sabaran , ayo lano sebaiknya kita harus segera menyusul kedua kakamu sebelum mereka membantu baby mengacaukan pertempuran di dalam sana ". Ajak varo pada lano
Tapi tiba-tiba dia kembali berhenti ketika dia menyadari keberadaan bryan , clay dan gian.
" Apa kalian juga ingin ikut bergabung bersama kami , atau kalian ingin tinggal dan menunggu saja di kapal milik saya ? ". Tanya varo dengan tatapan datar
Tanpa sengaja dia melihat ke arah clay dan entah kenapa clay langsung merasa terintimidasi hanya di tatap seperti itu oleh varo.
" Jadi dia orangnya , hmmm , boleh juga ". Batin varo , entah apa yang dia pikirkan
" Kami akan ikut bersama kalian tuan varo , kami juga akan ikut membantu nona vira ". Jawab bryan dengan tegas
__ADS_1
" Ohh yaaa , jadi kamu juga tahu , baiklah ayo ikut ". Ucap varo tersenyum simpul
Mereka pun langsung melangkahkan kaki menuju gedung utama pesta perayaan tadi , walaupun clay dan juga gian kebingungan apa yang sebenarnya terjadi.
Sedangkan di dalam gedung utama sekarang , nikolas dan ke empat rekannya masih menunggu kedatangan flo dan para mafioso black sun agar bisa masuk dalam jebakan yang ada dalam ruangan tersebut .
Tapi tiba-tiba saja mereka semua yang berada dalam ruangan itu seketika terkejut karena semua lampu dalam ruangan itu tiba-tiba mati .
" Yakkk , cepat nyalakan lampunya , kenapa kalian bisa ceroboh seperti ini , dasar bodoh ". Teriak nikolas seketika panik karena dia takut kalau lampu masih mati di saat target memasuki ruangan , artinya sama saja mengantarkan nyawa mereka semua dengan suka rela di tangan seorang flo untuk dengan mudah dia lenyapkan
" Baik tuan , kami akan segera menyalahkan lampunya sekarang juga ". Jawab anak buah nikolas langsung melakukan perintah nikolas
Tapi tiba-tiba saja di dalam kegelapannya ruangan utama itu saat ini , tiba-tiba sebuah suara langkah kaki terdengar begitu nyaring dalam ruangan tersebut .
Hal itu membuat nikolas langsung memberikan perintah pada ratusan polisi di dalam ruangan itu untuk bersiap menembak siapa saja yang mendekat ketika lampu kembali menyala.
" Siapa kamu haaahhhh ". Teriak nikolas sedikit panik karena dia pikir mungkin saja itu target mereka yang sudah masuk kedalam ruangan itu untuk menyelamatkan putrinya
Tapi sayangnya tidak ada jawaban yang terdengar dari orang yang mengeluarkan suara langkah kaki teesebut melainkan suara langkah kaki itu semakin nyaring terdengar sudah berada di tengah-tengah ruangan itu , sehingga nikolas langsung menyuruh anak buahnya membawah vilia di belakangnya.
Dan ketika langkah kaki itu berhenti terdengar , lampu tiba-tiba menyala dan seluruh polisi yang ada dalam ruangan itu langsung mengarahkan senjata mereka ke arah tengah-tengah ruangan .
Tapi tiba-tiba......
" Hei gadis kecil , sedang apa kamu di dalam ruangan ini , apa kamu mencari orang tuamu ". Tanya nikolas bernafas lega ketika dia melihat ternyata hanya seorang gadis remaja yang memasuki ruangan tersebut
Maka dari itu nikolas kembali memberi perintah pada semua polisi untuk menurunkan senjata mereka .
Tapi sayangnya mereka tidak tahu seberbahaya apa gadis remaja itu , yang ternyata tak lain tak bukan adalah vira yang baru saja memasuki ruangan itu dengan tangan kosong dan sekarang dia sedang menatap nikolas dengan tatapan membunuh .
__ADS_1