
Selamat membaca 💝
Vira langsung menyeringai tipis tak kalah dia mendapati sang bunda diam membisu karena menanggapi permintaannya.
" Aku akan memberikan waktu pada bunda untuk berpikir dan memutuskan apa yang aku katakan , tapi untuk sementara waktu sampai bunda membuat keputusan yang tepat , aku akan meninggalkan mansion ini dan akan kembali jika bunda memutuskan untuk membubarkan mafia black sun dan juga bunda berhenti menjadi Queen mafia itu ". Ucap vira hendak membuka pintu mobil di sampingnya
Tapi saat vira sudah keluar dari mobil, tapi masih berdiri di samping pintu mobil, vira mengatakan satu hal lagi.
" Selama bunda belum membuat keputusan, aku harap bunda tidak menemuiku atau membantuku". Ucap vira lagi
" Dan jika bunda memutuskan untuk tetap menjadi Queen dan tidak membubarkan mafia itu, maka bunda juga tidak akan pernah bisa menemuiku ataupun melacak keberadaanku ". Sambung vira
" Dan juga, beritahu seluruh keluarga untuk tidak mencariku, atau aku benar-benar tidak akan pernah mau lagi berniat kembali berkumpul dengan kalian semua ".
Setelah mengucapkan hal tersebut , vira langsung berjalan masuk kedalam mansion, meninggalkan flo sendirian di dalam mobil dengan perasaan campur aduk.
" Hah ". Hembusan nafas kasar pun di keluarkan oleh flo
Dia mengusap wajahnya dengan kasar karena kejadian barusan yang harus dia hadapi .
**********
Setelah vira masuk kedalam kamarnya, dia sejenak menjatuhkan tubuhnya dengan kasar di atas ranjang kingzise miliknya.
Air matanya langsung menetes tanpa henti membasahi wajahnya.
" Maafkan aku bun , aku tidak bermaksud melakukan semua ini tanpa tujuan yang jelas ". Batin vira menangis tanpa mengeluarkan suara
Jujur saja dia sangat merasa bersalah atas kejadian tadi antara dia dan flo dalam mobil.
Tapi ternyata semua itu sengaja vira lakukan dan memang sudah vira rencanakan sejak bulan lalu.
" Aku hanya ingin melihat keluarga kita hidup dengan bahagia, tanpa ada bayangan ketakutan musuh akan menyerang atau membawah keluarga kita dalam bahaya ".
" Percayalah, putrimu hanya ingin melihat bunda hidup bahagia dan tenang sampai masa tua ayah dan bunda nanti ".
" Karena aku sangat tahu, betapa kejamnya dunia mafia, dan salah satu tujuanku melakukan ini, karena aku tidak ingin lagi ada yang pergi meninggalkan aku hanya karena perbuatan musuh-musuh bunda ".
" Tolong maafkan aku bun, aku juga tidak mau melakukan semua ini, tapi demi keluarga kita bisa bahagia dan hidup tenang, aku akan melakukan apapun ".
__ADS_1
Ya , itulah tujuan utama vira melakukan semua hal yang terjadi tadi di antara dia dan flo.
Dia hanya merasa kasian harus melihat flo bekerja keras melindungi keluarga mereka dalam bayangan-bayangan bahaya dari musuh-musuh sang bunda.
Apalagi vira sangat khawatir di usia flo yang sudah menginjak 40 tahunan dan masih saja menghadapi bahaya karena musuh-musuhnya.
Dan vira pikir, hanya rencana inilah yang mungkin bisa membuat flo terlepas dari segala marabahaya dan bisa menjadi ibu dan istri yang bahagia menjalani kehidupan dengan keluarga kecil mereka.
Akhirnya setelah itu , vira bangkir dari ranjang dan mulai mengemasi beberapa pasang pakaian saja kedalam 1 buah tas ransel berukuran sedang.
Setelah selesai mengemasi pakaian , vira meletakkan dompetnya yang berisikan 5 kartu atm beserta kartu-kartu lainnya ke atas meja rias yang jarang vira gunakan.
Bukan hanya itu saja , di dalam dompet itu ada uang tunai juga , kemudian dia meletakkan ponselnya juga , laptop dan barang berharga lainnya di atas meja rias tersebut.
Vira juga tidak lupa melepas jam tangan canggih yang key berikan pada dia dan kaka-kakanya yang sudah di lengkapi gps dan fungsi-fungsi canggih lainnya , agar keluarganya benar-benar tidak bisa melacak keberadaan vira.
" Hah ". Sebelum dia keluar dari kamarnya, vira sejenak memejamkan matanya dan menghembuskan nafasnya dengan berat
Tentu saja dia sangat berat melakukan semua ini, apalagi harus meninggalkan mansion dan seluruh keluarganya, terutama flo yang telah di buat kecewa olehnya .
Tapi demi kebahagiaan keluarganya, vira akhirnya tetap harus melakukan sesuai rencananya.
Dia keluar dari mansion tanpa bertemu sapa dengan siapapun sepanjang dia berjalan keluar dari area mansion sambil memikul tas ransel berukuran sedang yang di dalamnya berisikan pakaiannya.
Vira langsung berjalan masuk kedalam mobil clay , yang ternyata di dalam mobil tersebut sudah ada yang lainnya juga, selain clay yang mengemudikan mobil tersebut.
Akhirnya mobil itu langsung melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan area mansion bian.
" Apa kau baik-baik saja ? ". Tanya bryan khawatir setelah melihat mata vira terlihat sembab seperti baru saja menangis
Clay , amanda dan gian juga merasakan hal yang sama , dan mereka diam menunggu jawaban vira.
" Hmm , aku harus baik-baik saja karena ini semua memang keinginanku dan tetap harus aku lakukan ". Jawab vira
Clay dan bryan serta amanda dan gian hanya bisa menganggukan kepala mengerti dengan maksud jawaban vira .
Mereka pun tidak bertanya lagi karena mereka tahu vira membutuhkan waktu untuk menenangkan dirinya.
" Penerbangan akan di lakukan 30 menit lagi tepat waktu kita tiba di bandara , aku sudah menyiapkan 1 unit apartemen untuk kamu tempati selama di australia di salah satu gedung apartemen milikku dengan fasilitas lengkap ". Ucap bryan
__ADS_1
" Aku juga sudah menyiapkan mobil untuk kamu gunakan di sana nanti ". Sambung gian
" Hei , aku juga sudah menyewa Art untuk membantu ka vira disana ". Sambung amanda tak mau kalah
Semua langsung menatap amanda dengan gemas karena hal itu , kecuali vira yang terlihat diam saja.
" Dan pakailah kartu ini di sana nanti , pakailah sepuasnya karena aku khusus membuat kartu ini untukmu ". Sambung clay seraya memberikan kartu atm black card pada vira dengan tangan kirinya dan tangan kanan mengendalikan setir mobil.
Vira sangat terharu bisa mengenal ke empat sahabatnya itu , mereka bahkan memperlakukan vira layaknya mereka sudah berteman dan bersahabat bertahun-tahun. Padahal mereka baru akrab dan berteman baik selama 1 bulan lebih .
Dan bahkan sekarang mereka dengan senang hati mau membantu vira melakukan rencananya, bahkan mereka berniat membantu vira sebesar itu.
" Terima kasih sudah mau membantuku , tapi aku minta maaf karena aku tidak mau merepotkan kalian dengan semua pemberian kalian ini ". Jawab vira jujur merasa tidak enak
" Yakk , kami membantumu tanpa merasa terbebani , kamu harus menerima semua ini karena kami tidak mau kamu kesulitan disana tanpa memiliki apapun ". Ucap gian tulus ingin membantu vira
" Ka , ayolah jangan membuat kami kecewa karena kaka tidak mau menerima tawaran bantuan kami ". Ucap amanda mencoba membujuk vira
" Hah , baiklah-baiklah ". Ucap vira pasrah
" Aku mungkin bisa menerima untuk tinggal di apartemen bryan tapi tidak dengan bantuan art yang kamu pekerjakan amanda ". Sambung vira dengan tegas dan pasrah harus menerima semua bantuan sahabatnya
" Dan aku juga tidak membutuhkan mobil karena aku jarang dan sangat malas menggunakan mobil , berikan aku motor saja ". Sambung vira lagi tidak neko-neko meminta bantuan
" Dan untuk kartu atm ini, aku juga tidak membutuhkannya, cukup belikan saja aku ponsel dan laptop , itu saja ".
" Aku akan mencari pekerjaan saat tiba di sana nanti , jadi aku tidak membutuhkan uang banyak , kalian seharusnya tidak lupa dengan perkataanku , bahwa aku ingin hidup mandiri dengan uang hasil kerja kerasku sendiri tanpa bantuan dari siapapun ".
" Oke tidak masalah, yang penting kaka senang itu sudah cukup ". Jawab amanda tak mempermasalahkan permintaan vira
Semua menganggukkan kepala setuju dengan ucapan amanda.
" Baiklah , aku akan mengganti mobil yang sudah aku sediakan dengan motor sesuai keinginanmu ". Sambung gian
" Ya , aku juga akan langsung menyuruh orang kepercayaanku untuk membawahkan ponsel dan laptop sesuai keinginanmu ". Sambung clay
" Hmm , terima kasih ". Balas vira berterima kasih dengan tulus
" Kami akan mengunjungimu setiap akhir bulan , jadi kamu harus menjaga dirimu dan kesehatanmu saat kami tidak ada di sana ". Ucap bryan
__ADS_1
" Ya-ya-ya , aku akan mengingatnya , dasar bawel ". Jawab vira memutar bola matanya dengan malas
Akhirnya mereka tertawa melihat tanggapan vira dan mobil terus melaju menuju bandara.