Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 88


__ADS_3

Happy reading guys , jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like dan komen yah , jangan lupa juga untuk bantu author dengan dukungan kalian berupa vote dan berikan bintang sesuai selera kalian terhadap cerita author yah , salam satu hobi 🌍


Setelah kejadian tadi , saat vira dengan jelas melihat betapa nekatnya pria misterius itu bertindak hanya karena vira hampir tertembak oleh pria yang telah menjadi mayat dan di kirimkan di mansion tadi. Tentunya vira semakin frustasi dan penasaran , apa sebenarnya maksud dan tujuan pria misterius itu mendekatinya.


" Hah , dia membuatku sangat frustasi ". Gumam vira seraya mengusap wajahnya dengan kasar


Vira tidak bisa tidur karena memikirkan kejadian tadi , tapi tiba-tiba ponselnya berdering menandakan ada panggilan masuk.


Vira menautkan kedua alisnya , " Siapa yang menghubungiku larut malam seperti saat ini ? ". Ucap vira langsung meraih ponselnya di atas nakas di samping ranjangnya


Dia memicingkan matanya ketika melihat nomor yang tidak di kenal dan nomor yang bukan berasal dari indonesia yang artinya adalah nomor dari negara lain.


Karena vira pikir dia tidak harus menjawab panggilan tersebut , akhirnya vira meletakkan kembali ponselnya di atas nakas , kemudian dia menutup seluruh kepalanya dengan bantal .


Tak berselang lama suara panggilan itu tidak terdengar lagi , tapi sebuah notifikasi pesan masuk terdengar , mau tidak mau vira pun membuka ponselnya kemudian membaca pesan yang ternyata dari nomor yang barusan menghubunginya.


Isi pesan tersebut adalah :


" Angkatlah , aku ingin berbicara denganmu sebentar saja , beri aku 5 menit saja untuk mengatakan suatu yang yang penting padamu ".


" Sepertinya aku harus mengganti nomor ponselku ". Ucap vira seraya memejamkan matanya merasa kesal


Karena ternyata orang yang menghubunginya tadi adalah sih pria misterius , dan vira yakin bahwa orang yang menghubunginya adalah pria misterius itu.


Ponsel vira kembali berdering menandakan ada panggilan masuk yang benar saja dari nomor yang tadi.


Dengan kesal akhirnya vira pun menjawab panggilan tersebut , dia menjawab panggilan itu bukan untuk mendengarkan apa yang tadi di katakan oleh pria misterius itu di pesan , tapi vira berniat untuk memarahi pria itu untuk tidak mengganggunya lagi.


Tapi ketika panggilan telah terhubung , vira malah langsung terdiam seribu bahasa karena dia tiba-tiba mendengarkan bahwa pria misterius itu sepertinya sedang menangis walaupun samar dalam pendengar vira dan sepertinya pria itu sedang dalam keadaan mabuk .

__ADS_1


" Hah , Maafkan aku ". Ucap sih pria misterius dengan suara serak seperti sedang menahan tangis


" Maaf karena membuatmu frustasi karena perbuatanku , tapi aku tidak bisa diam saja saat melihatmu hampir di tembak , yahh , walaupun kamu bisa menghindarinya sesuai yang dugaanku ".


Vira sengaja hanya diam saja tanpa mengatakan apapun dan hanya mendengarkan semua ucapan pria misterius itu .


" Awalnya aku hanya ingin membuatmu melupakan sejenak tentang kematian kakamu yang telah membuatmu berubah menjadi wanita dingin dengan mengirimkan surel itu ".


" Tapi ternyata aku salah , kamu malah pergi keluar rumah dan datang ke makam kakamu dan curhat pada kakamu , sehingga aku tanpa sadar malah membuatmu dalam bahaya ".


" Haahhh , aku hanya ingin melindungi wanita yang aku cintai dari bahaya apapun , tapi bukannya melindungimu , aku malah bertindak gegabah dan malah membuatmu hampir tertembak dan aku tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya ".


" Aku akui itu adalah kesalahanku , sekalipun kamu tidak mau memaafkanku , aku akan menerimanya ".


Tiba-tiba air mata vira mengalir membasahi pipinya tanpa dia sadari ketika mendengar pengakuan sih pria misterius itu , apalagi dia baru saja mengetahui alasan sebenarnya kenapa pria itu mendekatinya.


" Tolong jangan menangis ". Ucap pria misterius itu tiba-tiba mengejutkan vira


" Bagaimana dia bisa tahu aku sedang menangis ? ". Batin vira terkejut


" Sepertinya 5 menit waktu yang aku minta telah habis ". Sambung pria misterius itu


" Jika memang semua tindakanku salah dimatamu , aku tidak akan melakukan apapun lagi , karena cukup sakit bagiku melihat kamu hampir tertembak seperti tadi ". Ucap pria itu lagi dan vira masih belum berniat membuka suaranya


" Aku juga tidak akan mengganggumu lagi sesuai keinginanmu menjawab panggilan ini , tapi berjanjilah untuk kembali menjadi gadis yang ceria seperti vira yang dulu aku kenal , dan kapan pun kamu membutuhkan bantuan dariku , hubungi saja nomor ini dan aku akan siap membantumu ". Sambung pria itu lagi


Saat vira ingin mengatakan sesuatu , tiba-tiba panggilan itu berakhir dan ternyata pria itu yang mengakhiri panggilan itu dengan sepihak.


Entah kenapa vira merasa sangat bersalah pada pria misterius itu , sehingga dia langsung mencoba menghubungi nomor pria itu lagi .

__ADS_1


Tapi sayangnya panggilan itu tidak di jawab walaupun sudah beberapa kali vira mencoba menghubungi pria misterius itu .


" Jadi dia menyukaiku sehingga dia bertindak sejauh ini ? ". Gumam vira memejamkan matanya tapi air matanya malah kembali menetes setelah mengetahui kebenaran itu


" Tapi kenapa harus aku ? , banyak wanita di luaran sana yang lebih baik dariku , kenapa malah memilih aku yang sangat buruk seperti ini , yang bahkan tidak bisa melindungi kakaku sendiri yang jatuh bersimpuh darah di hadapanku sendiri ".


Ya , seperti inilah vira yang sebenarnya jika dia sendirian di dalam kamar .


Dia akan merasa dirinya paling buruk di dunia ini , dia akan menangis dan mengingat hal buruk yang sering dia lakukan dan menyalahkan dirinya atas semua itu , bahkan dia sempat berniat bunuh diri saja karena kematian vilia , tapi sepertinya vilia yang sudah tenang di alam lain tidak akan membiarkan vira melakukan hal sebodoh itu .


Sehingga 2 hari setelah kematian vilia , vira malah memimpikan sosok vilia yang hadir dalam mimpinya dan menasehatinya untuk tidak melakukan hal yang bodoh seperti bunuh diri dan vilia mengatakan dia tidak akan memaafkan vira jika vira sampai melakukan tindakan bodoh seperti yang vira pikirkan.


Dan vira pun tidak jadi berniat bunuh diri karena mimpi tersebut , tapi setelah memimpikan vilia , dia akan selalu menyalahkan dirinya sendiri setiap kali berada di kamarnya sendirian.


Sedangkan di tempat lain , sih pria misterius ternyata sedang melihat semua yang vira lakukan saat ini di kamar vira.


" Apa aku melakukan kesalahan lagi padanya ? ". Gumam pria misterius itu dengan air mata yang tak berhenti mengalir ketika melihat vira menangis seperti yang dia lihat dari layar laptopnya


Dia tidak tega melihat wanita yang dia cintai menangis seperti itu .


Ternyata saat berbicara dengan vira dalam panggilan telfon tadi , pria misterius itu sedang mabuk dan juga sedang menahan tangisannya sesuai dugaan vira saat pertama kali mendengar suara pria misterius itu.


Dan ternyata penyebab pria itu mabuk dan menangis karena dia merasa frustasi dan bersalah pada vira .


Karena dia berpikir kalau karena dia mengirimkan surel pada vira itu akan membuat vira sejenak melupakan soal vilia , tapi dia tidak menduga kalau vira akan meninggalkan mansion dan pergi ke makam vilia dan malah curhat disana sehingga tanpa dia sadar dia sendiri yang membuat vira dalam bahaya.


Untung saja vira bisa menghindari peluruh tersebut , jika tidak dan vira sampai terluka , kemungkinan besar dia akan membuat kegaduhan yang akan membuat dunia heboh .


Dan akhirnya sih pria misterius itu malah memilih untuk membunuh pria yang mencoba menembak vira tadi sebelum dia interogasi dan bertanya siapa yang menyuruh pria itu untuk menembak vira .

__ADS_1


__ADS_2