Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 79


__ADS_3

Happy reading guys 💝


Amora juga sebenarnya sangat gugup dan sedikit ketakutan melihat tatapan flo dan vira pada dia dan adelia saat ini , tapi dia berusaha tetap terlihat tenang agar adelia tidak ketakutan .


Hesti pun pergi meninggalkan ruang santai tersebut setelah melihat flo memberikan isyarat untuk dia pergi dengan lambaian tangan.


" Duduklah ". Ucap flo dengan nada yang lemah lembut pada amora dan adelia setelah hesti telah kembali bekerja


Tanpa mengatakan apapun , amora dengan canggung langsung berjalan seraya mengiring adiknya untuk duduk di sofa kosong yang berhadapan dengan flo , dan juga berada di samping sofa yang di duduki oleh lano.


" Kalian tidak perlu takut dengan bunda saya , dia memang biasa menatap orang dengan tatapan seperti itu , tapi bunda saya bukanlah orang jahat ". Tiba-tiba lano membuka suara


" A-aahh ya ". Jawab amora tersenyum canggung


" Kaka , aku takut ". Tiba-tiba adelia mengatakan hal tersebut dan semakin memeluk pinggang amora dengan erat


Flo pun langsung serba salah ketika mendengarkan apa yang adelia katakan barusan , dia sama sekali tidak berniat menakuti mereka tapi dia malah telah menakuti seorang anak kecil dengan tatapannya yang tidak di sengaja.


" Ehhh , maafkan tante gadis kecil , tante sama sekali tidak berniat menakuti kamu dan kakakmu ". Ucap flo merasa bersalah


" Tidak apa-apa nyonya , adik saya memang seperti ini ketika bertemu orang baru ". Jawab amora merasa tidak enak hati dengan sikap adelia saat ini


Vira ternyata sedari awal terus memperhatikan amora dan adelia dalam diamnya .


" Sepertinya mereka berdua baru saja mengalami kejadian yang cukup tragis entah kejadian apa yang mereka alami , jelas sekali kalau mereka berdua memiliki trauma yang sangat besar , sepertinya ka lano benar ". Batin vira


Tapi di sisi lain , lano tiba-tiba merasa sangat sedih walaupun dia tidak menunjukkan hal tersebut .


Ternyata yang membuat lano tiba-tiba sedih adalah , karena vira dulunya sangat suka mengambil hati anak-anak kecil , bahkan bisa di bilang anak dari uncle dan aunty mereka semua hanya dekat dengan vira maupun vilia .


Tapi sekarang lano dengan jelas melihat vira sudah berubah , padahal sejak dulu , vira akan melakukan hal apapun agar bisa membuat anak kecil seperti adelia untuk tersenyum saat siapapun anak kecil itu sedang ketakutan ataupun menangis .

__ADS_1


Hal itu membuat lano sangat sedih karena vira sungguh telah berubah setelah kepergian vilia .


" Aku ingin ke kamar , bunda dan kaka bisa mengobrol dengan mereka berdua , aku ingin istirahat sebentar ". Tiba-tiba vira pamit ke kamar sambil berdiri dari sofa yang dia duduki


Flo dan lano langsung menganggukkan kepala mereka mengizinkan vira pergi ke kamarnya , tapi amora sedikit bergetar takut ketika melihat tatapan datar vira padanya saat ini.


Setelah vira telah benar-benar meninggalkan ruang santai itu , flo pun langsung merubah sikapnya agar tidak menakuti adelia lagi.


" Siapa nama kalian ? ". Tanya flo dengan senyum hangat tapi tetap saja amora masih merasa canggung


" Nama saya amora dan adik saya bernama adelia nyonya , maaf jika kami memaksa tuan muda lano untuk membawah kami ke sini ". Jawab amora merasa tidak enak hati


" Kenapa kamu meminta maaf pada saya ? , saya tidak pernah marah ataupun melarang putra saya membawah kalian berdua ke mansion ini ". Jawab flo dengan cepat


" Ck , tadi bunda mengatakan bahwa aku harus waspada , tapi lihatlah , dia malah langsung bersikap baik dan lembut pada amora dan adelia setelah mereka bertemu ". Batin lano tak habis pikir dengan bundanya


" Tapi nyonya.... ". Ucapan amora langsung di sela oleh flo


" Oh ya amora , adelia , Apa kalian masih bersekolah ? ". Sambung flo bertanya


Amora terlihat sedikit gugup untuk menjawab pertanyaan flo kali ini.


" Maaf nyonya ..... ". Ucapan amora langsung di sela kembali oleh flo


" Bunda , panggil saya bunda bukan nyonya ". Ucap flo mencoba menasehati amora


" Ahh ya maaf bu-bunda ". Jawab amora sangat canggung


Flo tentu saja langsung tersenyum hangat mendengarkan amora akhirnya memanggil dia dengan sebutan bunda.


" Sebenarnya saya dan adik saya masih bersekolah di amerika , hanya saja saat kami ingin membeli sesuatu di sekitar restoran yang di kunjungi oleh tuan muda lano , tiba-tiba saja beberapa pria berbadan besar dan berpakaian hitam bahkan mereka membawah senjata api , tiba-tiba mereka mencoba menculik kami , tapi untung saja kami langsung masuk kedalam mobil tuan lano ". Jelas amora jujur

__ADS_1


" Ya , putra saya sudah menjelaskan bagaimana dia bisa bertemu dengan kamu dan adikmu bahkan keputusannya membawah kalian berdua ke mansion ini ". Ucap flo


" Tapi bisakah kalian mengatakan apa yang sebenarnya terjadi pada kalian berdua sehingga orang-orang itu mencoba menculik kalian ? ". Sambung flo bertanya dengan serius


Amora langsung terdiam ketika mendengarkan pertanyaan dari flo .


" Tidak perlu takut , saya dan keluarga saya bukanlah orang jahat , tapi jika kamu bersedia memberitahu kami apa yang sebenarnya terjadi pada kalian , paling tidak saya dan keluarga saya bisa membantu kalian berdua dari orang-orang yang ingin menculik kalian ". Ucap flo mencoba meyakinkan amora agar amora bisa menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada amora dan adelia


Belum juga amora menjawab pertanyaan flo , tiba-tiba ponsel flo berbunyi menandakan ada panggilan masuk dan ternyata panggilan tersebut dari vira .


Dengan kebingungan kenapa vira menghubunginya , flo mau tidak mau langsung menjawab panggilan telfon dari vira.


" Ya sayang ada apa ? ". Tanya flo ketika panggilan telah terhubung dengan vira


Lano tidak memperdulikan hal itu karena lano pikir sang ayah yang menelfon bundanya karena mendengar panggilan sayang yang di ucapakan flo barusan , tapi dia salah karena vira yang menghubungi flo bukan bian.


" Kedua gadia itu bernama amora Haleski dan adelia Haleski , mereka berdua adalah saudara kandung , mereka adalah putri dari tuan Hasel dan nyonya Klei seorang pengusaha yang sangat berpengaruh di amerika ".


" Tuan Hasel juga ternyata adalah rekan bisnis ayah dari perusahan HH grup berasal dari amerika , tapi...... ".


Penjelasan vira tiba-tiba terhenti entah kenapa dan flo yang sudah sangat penesaran pun langsung bertanya .


" Tapi kenapa ? ". Tanya flo dengan penasaran


" Aku baru saja melihat berita bahwa tuan Hasel dan nyonya klei baru saja di temukan tewas di mansion mereka bersama seluruh Asisten rumah tanggah yang bekerja di mansion itu ". Jelas vira dengan memejamkan matanya


" Dan kejadian itu di duga adalah pembunuhan tragis yang kemungkinan terjadi 2 hari yang lalu tepat pada malam hari , dan juga dari berita tersebut mengatakan bahwa kedua putri tuan hasel dan nyonya klei menghilang dan sama sekali tidak bisa di temukan oleh pihak kepolisian ". Sambung vira


Mendengarkan penjelasan vira , tentu saja flo sangat terkejut bahkan dia langsung melototkan matanya .


Spontan dia langsung menatap amora dan adelia , sedangkan lano kebingungan ada apa dengan ekspresi sang bunda yang menatap amora dan adelia seperti itu , entah apa yang di katakan oleh orang yang menelfon sang bunda .

__ADS_1


Sedangkan amora langsung menyembunyikam adelia dalam pelukkannya , dia sangat gugup dan kebingungan kenapa flo menatapnya seperti itu.


__ADS_2