
Wajar saja jika erika terkejut mendengar lano dan skay dengan santai membicarakan soal mafia. Karena dia memang tidak tahu kalau lano sebenarnya adalah anak dari mantan Queen mafia black sun yang pernah jaya pada masanya.
Lano sejenak melirik ke arah istrinya yang sekarang sedang diam mungkin karena syok. Tapi dia langsung mengubah lagi arah pandangannya ke arah skay.
" Katakan kalau kau sedang merencanakan sesuatu, sehingga kau datang meminta bantuanku ". Ucap lano dengan tatapan dingin.
" Ya. Aku ingin meminta bantuan nyonya flo dan juga nyonya key serta tuan valen untuk bisa meretas sistem keamanan vira. Karena selama ini vira selalu memantau kalian dengan sistem yang dia buat ". Jelas skay.
" Aku hanya ingin melihat istriku berhenti memikirkan semua masalah dan bahkan berhenti bertindak sendirian untuk menghadapi semua masalah tersebut. Sehingga dia terlalu memaksakan dirinya ". Sambung skay jujur tidak suka vira seperti itu.
Lano menatap skay dengan tatapan yang sulit diartikan. Sebenarnya dia cukup canggung saat mendengarkan skay memanggil adiknya dengan sebutan istri. Tapi dia juga tidak bisa menolak kenyataan kalau kenyataannya vira dan skay telah menikah.
" Bagaimana kalau kita ke mansion keluargaku dan kamu bisa menjelaskan maksud dan tujuan rencanamu pada kedua orang tuaku ". Ajak lano.
" Baiklah, lebih cepat lebih bagus karena vira pasti akan segera menyadari keberadaanku di negara ini ". Ucap skay setuju dengan ajakan lano.
Akhirnya skay, lano dan erika langsung menuju ke mansion bian, sebelum vira mengetahui bahwa skay sedang menemui keluarganya.
Dalam perjalanan menuju mansion bian. Lano langsung menghubungi Key dan valen agar segera pergi ke mansion bian tanpa memberitahukan alasannya.
Dan ternyata key maupun valen sedang berada di mansion bian, juga ternyata di mansion bian saat ini sedang berkumpul flo, bian, key, valen, gio, carly dan juga jakson yang ternyata sedang makan malam bersama.
*****
Deg.
" Kamu ! ". Pekik flo dan lainnya melotot kaget melihat sosok skay yang baru saja tiba di ruang santai mansion bian bersama erika dan lano.
Air mata flo seketika langsung menetes membasahi pipinya. Sedangkan yang lainnya diam tak bergeming selama beberapa detik.
" Sa-sayang, a-apa aku sedang bermimpi ? ". Tanya flo dengan suara yang mulai serak dan terbata-bata sembari tatapannya tak lepas dari skay.
" Bunda tidak salah lihat dan dia memang benar skay ". Ucap lano dengan wajah datarnya.
" Ta-tapi bagaimana bisa ? ". Pekik key syok tak percaya.
Lano langsung mengajak skay untuk duduk di sofa kosong yang berada di samping key, kemudian dia dan erika duduk di kursi kosong lainnya.
Skay kembali menjelaskan semua yang terjadi pada dia dan vira tanpa ada yang dia kurangi atau tambahi.
__ADS_1
" Ja-jadi baby masih hidup ? Ohh god thank you ". Pekik key tak tahu harus senang atau sedih, semua perasaannya langsung bercampur aduk.
Skay juga memberitahukan di mana vira saat ini, tapi dia belum menjelaskan kalau dia dan vira sudah menikah. Melainkan skay langsung terang-terangan ingin meminta bantuan pada flo dan lainnya, dan juga langsung mengatakan bantuan yang ingin dia minta dari flo dan lainnya.
" Jadi maksud kedatanganmu kesini, ingin meminta bantuan kami untuk meretas sistem keamanan vira agar dia tidak bisa memantau pergerakan kami saat menjalankan rencana yang kamu maksud kan, skay ? ". Tanya key memastikan.
" Tapi kenapa dia sengaja menghindari kami ? ". Tanya bian dengan tatapan dingin.
" Karena vira ingin menyelesaikan semua masalah ini sendirian dan dia berniat untuk menemui kalian semua setelah dia berhasil menangkap dalang yang menyebabkan kecelakaan itu ". Jelas skay kenyataannya.
" Dan dia tidak mau melibatkan siapapun dalam masalah ini. Dengan alasan dia tidak mau melihat keluarganya kembali menghadapi situasi yang buruk karena masalah ini ". Sambung skay.
" Dasar anak itu !! ". Pekik key tak habis pikir dengan apa yang vira lakukan.
" Intinya, aku hanya ingin mencari tahu siapa dalang itu dan akan langsung membereskannya dengan tanganku sendiri karena berani menyabotase pesawatku sehingga aku dan vira mengalami semua ini ". Ucap skay dengan tatapan dingin masih bisa menahan emosinya.
" Dan vira tidak perlu tahu soal ini, karena aku tidak ingin dia memaksakan dirinya terus menerus seperti ini ". Sambung skay.
Tapi tiba-tiba erika ingin mengatakan sesuatu hal yang penting pada mereka semua yang berada di dalam ruangan santai tersebut.
" Eeeehh.. Maaf jika aku menyela pembicaraan kalian. Tapi aku hanya ingin mengatakan sesuatu tentang adik ipar, karena tadi siang aku bertemu dengannya, bahkan kami juga membahas soal ini ". Sela erika sedikit gugup, tapi akhirnya rasa ingin mengatakan hal penting itu pun tersalurkan.
" Kamu ? Kamu bertemu dengan baby ? ". Tanya Key terkejut.
" Erika ? Apa dia baik-baik saja ? ". Sambung flo langsung menanyakan keadaan vira dengan perasaan campur aduk.
" Adik ipar baik-baik saja bun. Tapi apakah adik ipar memang sedingin seperti yang aku lihat tadi siang ? Dia bahkan membuatku merinding takut ". Tanya erika jujur.
Puffttt...
" Haha, jadi dia langsung bersikap seperti itu di awal pertemuan kalian ? ". Key tertawa mendengarkan ucapan erika.
" Key !! ". Flo langsung menegur key dengan tatapan tajam, sehingga key langsung terdiam.
" Maafkan adik iparmu, erika. Dia memang seperti itu dan bahkan bunda sangat bersyukur karena artinya adik iparmu tidak berubah sama sekali ". Ucap flo meminta maaf dengan tulus atas kelakuan putri bungsunya yang telah membuat menantu kesayangannya ketakutan.
Erika langsung menganggukkan kepalanya mengerti kalau ternyata adik iparnya memang memiliki sifat dingin. Karena awalnya erika berpikir kalau vira membencinya dan hanya memanfaatkannya untuk rencana yang vira katakan padanya. Tapi ternyata dia salah menduga sikap vira terhadapnya.
" Oh ya bun. Adik ipar meminta bantuanku saat pertemuaan kami tadi ". Ucap erika masih bimbang ingin mengatakannya atau tidak.
__ADS_1
" Bantuan apa, erika ? ". Tanya flo menautkan kedua alisnya penasaran.
" Adik ipar memintaku untuk mengambilkan sebuah benda yang dia simpan di dalam kamarnya di mansion ini ". Jelas erika akhirnya mengatakan bantuan yang vira minta darinya.
" Benda apa ? ". Tanya lano menatap istrinya penuh selidik.
" Ehh itu.. Katanya benda itu flashdisk berwarna merah yang dia simpan di bawah wastafel yang ada di kamar mandi dalam kamar adik ipar ". Jelas erika dengan polosnya.
Deg.
Bian, flo dan yang lainnya langsung saling tatap setelah mendengarkan penjelasan erika barusan.
" Lano, pergilah ke kamar baby dan cari benda yang di katakan istrimu ". Ucap bian langsung menyuruh lano mencari benda tersebut.
Lano yang mengerti maksud ucapan bian yang mengandung arti tersembunyi, dengan cepat lano langsung menuju lift dan lift langsung bergerak naik ke lantai 2.
" Oh ya ada lagi bun ". Tiba-tiba erika membuat semua orang kembali menatap erika dengan penasaran.
" Iya, katakan saja ada apa sayang ? ". Ucap flo selalu berbicara lembut pada erika sih menantu kesayangannya.
" Adik ipar juga mengatakan kalau dia sedang hamil ".
Deg.
" Tapi sepertinya adik ipar sedang ngidam ingin makan masakan bunda, tapi katanya karena dia belum bisa menemui bunda karena waktunya belum tepat. Jadi adik ipar memintaku untuk meminta bunda masak dengan alasan aku yang akan memakannya tapi sebenarnya masakan bunda tersebut akan aku berikan pada adik ipar ". Jelas erika benar-benar polos.
" Hamil ? ". Pekik semua orang tanpa terkecuali skay yang adalah suami vira sendiri sangat terkejut.
" Ya-ya vira hamil ? Bagaimana bisa ? Apakah dia memiliki kekasih atau.. Akhhh ini gila ! ". Pekik key syok dan frustasi.
" Apa itu benar ? Apa aku akan segera menjadi seorang ayah ? Tapi kenapa vira tidak memberitahukan hal itu padaku ? Dan malah memberitahukanya pada istri lano ". Batin skay tak tahu harus menanggapi apa lagi kelakuan vira yang kadang-kadang membuatnya terkejut.
" Aunty.. Kan adik ipar sudah menikah, wajar dong kalau dia hamil, kan punya suami ". Sambung erika sungguh polos.
Deg.
" Yakk !! Suami katamu ? Sejak kapan dia nikah ? Trus siapa suaminya ?.. Astaga ". Key malah heboh sendiri.
" Tuh.. Suami adik iparkan tuan skay dan adik ipar yang memberitahukan semua itu padaku ".
__ADS_1
Deg.
Skay langsung menelan salivanya dengan kasar ketika dia melihat tatapan semua orang kecuali erika, sekarang sedang menatapnya dengan tatapan tajam.