
Selamat membaca guys , jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like , komen dan juga jangan lupa untuk vote yah , Makasih 🌞
Di perusahan global shine tepatnya di ruangan Manejer dimana itu adalah ruangan kerja lano , sekarang lano baru saja menghubungi seseorang menggunakan ponselnya .
Tuuuttttt
Tuuutttttt
Di dering panggilan kedua pun akhirnya orang yang ingin dia hubungi langsung mengangkat panggilan telfon darinya.
" Paman dimana ? ". Tanya lano dengan suara sangat datar pada orang yang sekarang sudah terhubung panggilan telfon dengannya
" Maaf tuan muda , saya sedang berada di rusia sedang menjalankan tugas dari Queen untuk melakukan transaksi penjualan senjata di negara ini ".
" Apa ada yang perlu saya bantu tuan ? ". Tanya orang itu yang ternyata adalah carly
" Ya paman , berhubung paman berada di negara yang sangat dekat dengan negara norwegia , aku ingin meminta bantuan dari paman untuk mengintai vira yang sekarang sedang dalam perjalanan menuju norwegia , paman hanya perlu mengintainya saja dan laporkan padaku apa yang dia lakukan di negara itu , tapi jangan sampai paman ketahuan oleh vira , berhati-hatilah karena vira sangat peka oleh situasi di sekitarnya ". Ucap lano langsung pada intinya
" Baik tuan , tapi saya akan melakukan perintah anda ketika saya selesai melakukan transaksi malam hari ini ". Jawab carly
" Tidak perlu terburu-buru paman , kemungkinan vira akan tiba di norwegia besok pagi , jadi paman masih memiliki banyak waktu sebelum dia tiba di negara itu ". Ucap lano
" Baik tuan muda , saya akan langsung ke norwegia setelah selesai transaksi ". Ucap carly
" Ok , aku tutup panggilannya ". Ucap lano langsung mengakhiri panggilan dengan sepihak
Setelah panggilan telah berakhir , lano langsung berjalan dengan perlahan ke arah jendela kaca di ruangannya yang memperlihatkan jelas pemandangan siang hari di kota itu dari atas gedung karena ruangan lano berada di lantai paling atas .
" Baby , aku sangat mengenal baik dan burukmu sejak kecil dan aku tahu bahwa kamu ke negara itu bukan untuk sekedar liburan saja ". batin lano dengan wajah dinginnya sambil memutar-mutar ponselnya
Tok
__ADS_1
Tok
Tok
Saat lano masih sibuk dengan pikirannya , tiba-tiba pintu ruangannya di ketuk oleh seseorang dan lano langsung menoleh ke arah pintu dan dia mendapati sang ayah yang baru saja masuk kedalam ruangannya .
" Ada apa yah ? ". Tanya lano sambil membalikkan badanya kemudian berjalan menuju ke arah bian yang sudah duduk di sofa ruangannya
Kenapa lano sudah menjadi manejer di perusahan bian di global shine padahal usianya baru 16 tahun jalan 17 tahun 1 minggu lebih kedepan.
Ya , karena lano sudah selesai dengan dunia study bahkan dia sudah mendapatkan gelar Master di jurusan manajemen , jadi bian yang memang akan menjadikan lano pemilik perusahan global shine untuk menggantikkan posisinya nanti langsung mengajak lano bekerja di perusahan itu walaupun masih sebagai manejer .
Karena usia lano masih 16 tahun , jadi bian berencana menjadikan lano pemilik sah global shine dan faw grup secara bersamaan , nanti saat lano sudah berusia 20 tahun , jadi untuk saat ini , bian hanya ingin mengajarkan lano bagaimana mengelola perusahan besar itu , apalagi bukan hanya global shine yang akan lano kelola tapi faw grub juga karena vira sama sekali tidak mau mengelola perusahan flo dan memberikan tugasnya untuk lano saja.
" Tuan dimas bersikeras menyuruh ayah untuk pergi ke norwegia untuk mengikuti perayaan world peace ". Ucap bian pusing memikirkan hal itu
" Norwegia ? ". Ucap lano memicingkan matanya
" Ayah ". Panggil lano tiba-tiba
" Kenapa ? ". Tanya bian menautkan kedua alisnya bingung
" Vira sedang ke norwegia juga , entah kenapa aku memiliki firasat buruk dengan kepergiannya ke sana ". Ucap lano
" Sudahlah , jangan membahas hal itu lagi , biarkan saja dia berlibur dan merefresing pikirannya sendiri ". Ucap bian tidak peka
" Ayah benar , tapi jika ayah tidak bisa menghadiri perayaan itu , izinkan biar aku saja yang menghadiri perayaan tersebut ". Ucap lano mengusulkan dirinya sendiri untuk menggantikkan ayahnya menghadiri perayaan world peace yang akan di adakan di norwegia nanti ,Bian pun terkejut dengan ucapan putranya
" Apa kamu yakin ingin menggantikkan ayah ? ". Tanya bian terkejut
" Ya , aku yakin ". Jawab lano sangat tegas dan meyakinkan
__ADS_1
" Haaahhhh , sebaiknya kamu bertanya pada bunda karena kamu dengar sendiri apa yang di katakan oleh vira tadi bahwa pemerintahlah yang menyerang keluarga kita dan ayah tidak yakin kalau bunda akan mengizinkanmu ". Ucap bian
" Baiklah , aku akan meminta izin pada bunda nanti setelah pulang dari kantor ". Ucap lano
" Kapan perayaan itu akan di gelar ? ". Tanya lano penasaran
" 2 bulan lagi ". Jawab bian
Lano pun menganggukkan kepalanya tanda mengerti .
**********
Ke esokan harinya vira pun tiba di bandara internasional norwegia , dia langsung mencari taksi untuk menuju hotel yang sudah dia cek yang dekat dengan tempat tujuan utamanya yang ingin dia pergi selama di norwegia .
Setelah mendapatkan taksi , taksi itu pun langsung menuju hotel yang di sebutkan oleh vira dan sekitar 45 menit kemudian akhirnya taksi itu pun tiba di depan hotel , vira pun langsung membayar biaya taksi dan berjalan masuk kedalam hotel .
Setelah selesai cek in salah satu kamae hotel , vira pun langsung di antarkan oleh petugas hotel menuju kamar yang di booking oleh vira .
Akhirnya tiba di depan kamar , petugas hotel pun pergi meninggalkan vira , setelah petugas hotel itu pergi , vira langsung masuk kedalam kamar setelah membuka kamar tersebut dengan kunci yang di berikan petugas hotel tadi.
" Haaaahhhh , akhirnya tiba saatnya aku melakukan aksiku , akan ku buat kalian semua menyesal karena telah berniat jahat pada keluargaku sialan ". Gumam vira menyeringai tipis bak devil saja
Vira pun mengeluarkan kelima kamera cctv yang sudah dia rancang begitu canggih dari kopernya dan langsung mengambil sebuah tas ransel anti air dan memasukkan kelima kamera itu di dalam ransel berukuran sedang itu.
Bukan hanya kelima alat itu saja , dia juga memasukkan benda-benda yang dia perlukan saat melakukan aksinya nanti ke dalam ransel itu .
" Ok , mari kita beraksi ". Pekik vira menyunggingkan seringai tipis ketika dia memikirkan apa yang harus dia lakukan nanti dan dia sangat bersemangat melakukan aksinya kali ini
Ternyata vira bukanlah tipe orang yang sabaran , setelah semua persiapan untuk menjalankan aksinya sudah selesai di packing dalam ransel berukuran sedang itu , dia langsung berjalan keluar dari kamar hotel itu dan setelah keluar dia langsung mengunci kembali kamar hotel itu.
Ternyata dia akan segera pergi ke tempat dimana dia akan melakukan aksinya kali ini , dia sungguh tidak sabaran .
__ADS_1