
Happy reading guys 💖
Flo sangat terkejut setelah mendengarkan penjelasan vira tentang amora dan juga adelia , yang ternyata kedua gadis itu baru saja mengalami sebuah kejadian yang begitu tragis dan mereka telah kehilangan kedua orang tua mereka serta orang-orang yang mereka sayangi .
Setelah panggilan di antara vira dan flo telah berakhir , flo terdiam sejenak sambil menatap amora dan adelia secara bergantian dengan tatapan yang sulit di artikan.
Sedangkan amora maupun lano malah kebingungan karena melihat tatapan flo yang seperti itu .
" Kedua gadis ini sangat beruntung bisa bertemu dengan lano di waktu yang tepat , jika saja mereka bertemu orang lain dan orang yang mereka temui tidak percaya dengan ucapan mereka bahwa mereka ingin di culik , mungkin saja mereka pasti sudah tertangkap oleh orang-orang itu dan entah apa yang akan terjadi pada mereka jika itu terjadi ". Batin flo merasa iba dengan apa yang di alami oleh amora dan adelia
" Haahhhh , mari kita lupakan pertanyaan saya yang tadi ". Ucap flo tiba-tiba dengan di awali hembusan nafas berat dan juga dia terlihat memejamkan matanya sejenak saat mengatakan hal tersebut
Lano langsung menautkan kedua alisnya semakin bingung bercampur penasaran dengan sikap sang bunda yang tiba-tiba berubah setelah panggilan dengan seseorang tadi telah berakhir.
" Bun ". Panggil lano sambil menatap flo dengan tatapan seperti meminta penjelasan
" Oh ya amora , sebaiknya kamu dan adelia segera bersiap , pergilah ke kamar tamu dan bersihkan diri kalian terlebih dahulu , bi hesti akan menyiapkan pakaian untuk kalian berdua pakai , setelah itu kalian berdua akan pergi bersama vira ". Ucap flo mengahlikan pertanyaan lano
Flo pun berdiri dari tempat duduknya , kemudian dia langsung meninggalkan ruang santai tersebut , meninggalkan lano yang sedang menatap kepergian flo dengan tatapan penuh selidik serta amora yang kebingungan.
" Ma-maaf tuan lano , saya tidak mengerti apa yang di maksudkan oleh bunda anda , memangnya saya dan adik saya serta perempuan bernama vira yang di sebutkan oleh bunda anda tadi akan pergi kemana ? " . Tanya amora takut kalau flo ingin membawahnya kembali ke orang-orang jahat yang ingin menculiknya
" Vira itu adalah adik perempuan saya dan saudara kembar saya , dia gadis yang tadi duduk di samping bunda saya ". Jawab lano dengan datar
" Sebaiknya kamu turuti saja apa yang bunda saya katakan , tenanglah bunda saya sama sekali tidak berniat mengirim mu kembali ke amerika ". Sambung lano
" Kembalilah ke kamar yang kalian tempati tadi , dan sebaiknya kalian harus membersihkan diri kalian dengan cepat , karena adik saya paling benci menunggu terlalu lama ". Sambung lano juga langsung pergi meninggalkan amora dan adelia di ruangan santai tersebut
__ADS_1
Amora langsung memejamkan matanya seraya memeluk erat sang adik setelah mendengarkan perkataan lano barusan.
" Haaahhhh ". Hembusan nafas berat amora pun langsung keluar begitu saja
" Adelia , tolong bertahanlah sebentar saja sampai semuanya baik-baik saja , kita harus bertahan hidup setelah apa yang menimpa kita berdua , kaka janji bahwa kaka akan menjaga dan melindungimu dari siapa saja yang ingin berniat jahat ". Batin amora
Akhirnya setelah itu amora langsung mengajak adelia kembali ke kamar tamu yang mereka tempati tadi dan melakukan apa yang tadi di katakan oleh flo.
Sedangkan flo sekarang sedang menunggu kedatangan gio ke mansion karena flo memanggil gio untuk datang ke mansion karena flo ingin membicarakan hal penting pada gio mengenai amora dan adelia , flo sedang berada di taman mansion dengan pikiran yang berkecamuk.
Sekitar 15 menit kemudian , gio pun muncul di taman tersebut dan mulai mendekati flo yang sedang melamun menatap ke arah taman yang sangat indah di depan sana.
" Queen ? ". Sapa gio seraya menundukkan kepalanya memberi hormat
" Hmm , duduklah ". Jawab flo dengan datar seperti biasanya tanpa mengahlikan pandangannya menatap kearah gio
Gio langsung menautkan kedua alisnya ketika melihat flo yang sudah seperti adiknya sendiri itu terlihat sedikit berbeda dari biasanya.
" Ada apa Queen ? , apa ada masalah ? ". Tanya gio penasaran
Flo pun menjelaskan semua mengenai amora dan juga adelia pada gio sesuai yang di katakan oleh vira tadi.
Mendengarkan penjelasan flo , tentunya gio sangat terkejut bahkan dia langsung membulatkan matanya saking dia tidak menyangka akan mendengarkan berita buruk tersebut .
" Jadi kedua anak tuan hasel dan nyonya klei ada di mansion ini ? , mereka sangat beruntung bisa bertemu dengan tuan muda di waktu yang sangat tepat ". Ucap gio sepemikiran dengan flo
" Yaa kau benar , mereka sangat beruntung sehingga lano bahkan membawah mereka kesini ". Jawab flo
__ADS_1
" Lalu apa yang ingin anda perintahkan pada saya Queen , kapan saja saya siap untuk menangkap mereka yang telah membunuh tuan hasel dan nyonya klei ". Balas gio dengan sungguh-sungguh
" Hmm , aku rasa tidak perlu terburu-buru untuk menangkap para pelaku tersebut , tapi aku ingin meminta bantuan yang cukup sulit darimu ". Ucap flo menatap ke arah gio
" Apa itu Queen , katakan saja ". Balas gio seakan tidak mempermasalahkan apa saja yang harus dia lakukan jika flo sudah memberi perintah
Tapi tiba-tiba seseorang muncul di hadapan gio dan flo , juga ada seseorang lagi yang mengikut di belakang orang tersebut .
" Aku ingin uncle mengangkat kedua gadis itu menjadi anak angkat uncle ". Ucap vira dengan datar , ternyata dia orang yang tiba-tiba muncul di hadapan flo dan gio , dan ternyata juga lano yang mengekori vira di belakang sana
Mata gio langsung melotot kaget mendengarkan permintaan vira yang sangat tak terduga .
" Apa maksudmu ? ". Tanya gio pada vira terdengar sekarang gio sedang berbiacara sebagai gio bagian dari keluarga flo bukan sebagai gio tangan kanan flo dalam dunia mafia
Gio memang biasanya akan berbicara non formal jika tidak menyangkut pekerjaannya , karena gio dan seluruh keluarga flo sudah seperti keluarga , gio memang sering berbicara secara non formal bahkan gio bisa saja memanggil flo dan bian dengan sebutan namanya saja tanpa ada embel-embel Tuan bian atau pun Queen.
Sedangkan lano juga sama halnya dengan gio , dia tidak menyangka vira akan meminta hal seperti itu yang sangat di luar dugaan.
" Mereka berdua adalah gadis yang baik , mereka berdua juga baru saja menjadi anak yatim piatu , apa kamu tidak kasihan pada mereka , toh kamu juga kan belum menikah dan punya anak , setidaknya kamu bisa merasakan bagaimana memiliki seorang anak atau seorang putri selama kamu hidup ". Bukan vira yang menjawab melainkan flo yang menjawab pertanyaan gio
" Waahhhh , tapi kenapa harus tiba-tiba seperti ini ? ". Tanya gio dengan tak percaya
" Baru saja menjadi anak yatim piatu ? , apa maksud bunda ? ". Sambung lano bertanya karena dia terkejut dengan penjelasan flo barusan
" Sudahlah gio , perlahan-lahan kamu pasti akan menyadari bagaimana arti sebuah keluarga yang sesungguhnya walaupun mereka berdua bukan darah dagingmu sendiri ". Jawab flo atas pertanyaan gio
Sedang flo juga langsung menjelaskan pada lano apa yang sebenarnya terjadi mengenai amora dan adelia , lano yang mendengarkan hal itu juga spontan langsung terkejut dan langsung merasa kasihan pada kedua gadis itu .
__ADS_1
Tapi di sisi lain lano juga merasa lega karena setidaknya dia ternyata telah membantu menyelamatkan 2 nyawa dari bahaya .