
Happy reading guys 💓
Berbeda lagi di tempat lain. Jika lano dan stif sedang baku tembak dengan musuh di norwegia. Kini arkan dan alan salah satu petinggi mafioso black sun juga sedang bertarung 2 vs sekitar 900 orang kurang lebih musuh yang sedang melawan arkan dan alan di markas utama mafia Black tirex yang berada di Milan.
Arkan yang sudah tidak pernah lagi menguji kemampuan bela dirinya karena sangat sibuk dengan kerjaan di rumah sakit, kini terbayar sudah dengan melawan musuh-musuh yang sedang menyerangnya.
Jiwa psikopatnya dan semangat yang dia rasakan pun muncul dan dia sangat bersemangat untuk mengalahkan musuh-musuh di depannya.
Dan di tempat lain juga, ternyata ada ben dan colten serta elisa dan mereka bertiga sedang melakukan pertempuran 3 vs ribuan musuh yang tak lain adalah mafia jox raider.
Ternyata semua pertempuran yang sedang di lakukan oleh pihak arkan , lano dan ben juga adalah bagian dari rencana vira.
Ternyata rencana yang vira jelaskan pada key adalah yang sedang di lakukan oleh ke tiga kaka laki-lakinya.
Tapi bukan hanya ini saja rencana yang telah vira siapkan. Di sisi lain bryan, amanda, clay dan gian juga sedang membantu vira sesuai rencana tersembunyi vira lainnya.
Sejauh apa sebenarnya rencana vira? Dan apa sebenarnya alasan utama vira merencanakan semua ini.
Rencana vira sungguh tidak terduga. Bahkan ternyata dia diam-diam telah mempersiapkan 1 rencana utama yang bisa mengguncang dunia, yang belum dia lakukan.
Tapi anehnya. Setelah dia berhasil meninggalkan mansion bian dan membuat flo dan anggota keluarganya yang lain panik dan khawatir. Kenapa sekarang vira malah mengajak semua anggota keluarganya kecuaki flo , varo dan Al untuk menjalankan rencananya. Apalagi ternyata bian juga ikut ambil andil dalam rencana vira dan seluruh petinggi mafia black sun juga sedang menjalankan rencana vira.
Dan sekarang bian sedang berada di suatu tempat yang masih di rahasiakan.
Sekarang di markas utama black sun, flo benar-benar sedang emosi bercampur bingung, karena semua orang tiba-tiba menghilang di saat dia membutuhkan mereka. Kecuali key dan valen yang tetap stay bersama flo di markas utama.
" Seharusnya kaka tidak perlu se emosi ini, karena kaka tidak tahu kemana sebenarnya semua orang pergi ". Batin key tersenyum tipis melihat ke arah flo yang sedang mengusap wajahnya dengan kasar di sofa ruangan kontrol.
__ADS_1
" Semua orang sedang berjuang mati-matian untuk bisa merubah kehidupan kaka semakin baik dan tenang di masa tua nanti. Dan kaka harus bangga pada putri bungsumu, karena dia adalah orang yang merencanakan semua ini dan membuat semua orang berhasil dia ajak untuk bekerja sama. Terutama aku sendiri ". Batin key lagi.
Sebagai seorang aunty. Jujur saja key sangat bangga dengan apa yang vira rencanakan, selepas dari semua hal itu yang sebenarnya juga membuat key tak percaya vira bisa menyusun rencana sebesar dan sehebat itu.
******
Di canada. Vira dan skay sudah kembali ke mansion skay, sedang aslan dan gio kembali menjalankan rencana vira yang selanjutnya.
Sebenarnya skay telah mengatakan bahwa vira tidak perlu kembali lagi ke mansionnya. Rasa cemburu skay yang sudah merusak mood skay pun memilih untuk tidak mendekati vira lagi.
Bukan karena skay tidak mencintai vira lagi, tapi skay adalah tipe pria yang tidak suka mengganggu hubungan orang lain. Dan karena skay sudah terlanjur salah paham dengan becandaan gio dan aslan. Dia malah berpikir kalau dia harus merelahkan vira bersama pria lain, sekalipun kemungkinan besar dia tidak akan berniat mencintai wanita lain lagi kedepannya.
Karena salah paham dan berpikir kalau vira benar-benar sudah memiliki kekasih. Skay memutuskan untuk menjauhi vira, dia tidak suka merebut kekasih orang lain sekalipun wanita itu adalah wanita yang paling dia cintai.
Dan karena vira memaksa untuk ikut dengan skay ke mansion skay, dengan alasan dia ingin mengambil barang-barangnya yang masih berada di mansion skay. Akhirnya mau tidak mau, skay pun mengizinkan vira ikut dengannya kembali ke mansionnya.
Selama di perjalanan, suasana di dalam mobil skay sangat hening dan canggung, karena skay maupun vira tidak ada yang berniat membuka suara. Sampai akhirnya mereka tiba di mansion skay
Dengan cepat vira menarik tangan skay dan skay pun langsung menghentikan langkah kakinya. Dia menatap vira dengan tatapan dingin, tapi vira malah membalas tatapannya dengan tatapan yang tak kalah dingin.
" Cih ". Vira berdecih kemudian menghempaskan tangan skay yang tadi dia tarik dengan sedikit kasar.
Skay terkejut dengan sikap kasar vira barusan. Sehingga dia semakin melemarkan tatapan dingin ke arah vira.
" Ambil lah barang-barangmu dan tinggalkan mansion ini ". Ucap skay dengan dingin dan dia langsung memutar badannya kembali, hendak berjalan masuk ke pintu utama mansionnya.
Ternyata vira tidak menahan skay lagi dan dia langsung ikut masuk untuk mengambil barang-barangnya.
__ADS_1
Setelah dia tiba di kamae tamu samping kamar skay. Dia langsung membereskan barang-barangnya dan setelah selesai, vira langsung keluar dari kamar itu.
Tapi dia bukan turun ke lantai 1, melainkan dia langsung mendekati kamar skay dan tanpa ragu dia langsung mengetuk pintu kamar skay.
Tok.
Tok.
Tok.
Di dalam sana, skay yang sedang merebahkan tubuhnya di atas ranjang dengan satu tangannya dia letakkan di atas wajah untuk menutup matanya, langsung terkejut mendengarkan ketukan pintu yang sangat kuat di pintu kamarnya.
Tapi dia tidak peduli dan melanjutkan memejamkan matanya.
" Cih , ternyata kamu sangat cemburuan ! ". Ucap vira dengan suara yang cukup kuat dan skay bisa mendengar jelas apa yang vira katakan. Bahkan ternyata suara vira bisa terdengar oleh para art skay yang sedang berada di dapur, karena suara vira cukup kuat.
" Tidak perlu mengatakan kalau kamu mencintaiku, kalau ternyata kamu cepat sekali termakan hasutan candaan dari kedua uncle ku !! ".
Mendapati skay tidak mengatakan sesuatu di dalam sana untuk menanggapi semua ucapannya. Vira pun langsung mengatakan kaka terakhirnya.
" Baiklah jika kamu tidak mau mendengarkan penjelasanku. Aku akan pergi sekarang juga dan awas saja kalau kamu menyesal dan mencariku lagi yah !! ".
Setelah mengucapkan hal itu, vira langsung berjalan menjauhi pintu kamar skay dan berniat pergi dari mansion skay.
Ketika vira sudah berada di depan teras mansion skay. Tiba-tiba saja skay dengan cepat berlari ke arahnya dan memeluk vira tanpa ragu.
Ternyata saat vira mengatakan semua itu di depan pintu kamarnya tadi. Skay mendengarkan semuanya dan dia sangat frustasi harus menanggapi apa ucapan vira.
__ADS_1
Tapi ketika dia mendengarkan suara vira sudah tidak terdengar lagi. Dia langsung keluar dari kamarnya berniat menghampiri vira. Tapi ternyata vira baru saja menuruni tangga ke lantai 1.
Alhasil dia langsung berlari dan menyusul vira. Dan ternyata vira sadar bahwa skay mengejarnya keluar mansion, sehingga vira menyunggingkan seringai tipis, karena skay mendengarkan semua ucapannya tadi.