
Happy reading guys 🥳
Vira di seret oleh nikolas untuk mengikuti nikolas menjauh dari ruangan utama tersebut , flo dan bian membiarkan nikolas membawah vira bukan karena mereka sengaja , tapi mereka juga tidak mau bertindak gegabah karena jika mereka mencoba menyelamatkan vira saat ini , nikolas bisa menembak vira dan flo serta bian tidak akan pernah mau membiarkan hal itu terjadi karena nyawa vira yang terpenting saat ini.
" Key , terus ikuti kemanapun bajingan itu membawah vira , jangan sampai lepas dan terus laporkan kemana dan apa saja yang nikolas lakukan pada vira ". Ucap flo melalui alat penghubung pada key
Valen dan key yang tiba-tiba mendengarkan suara flo , dengan cepat langsung kembali menjalankan tugas mereka setelah valen berhasil menenangkan key .
" Baik ka , serahkan hal itu padaku , aku tidak akan melepaskan bajingan itu jika dia berani macam-macam pada baby ". Jawab key dengan nada yang terdengar sangat marah
Setelah memberi perintah tersebut pada key , flo langsung menyusul dan belari mengikuti bian yang sudah terlebih dahulu pergi menolong vilia .
Flo langsung mengambil ahli tubuh vilia dan langsung memeluk vilia dengan perasaan yang bercampur aduk , air mata flo tidak bisa di tahan lagi , sejak awal flo memang sengaja terlihat kuat agar nikolas tidak meremehkannya saat vilia di tembak , tapi lihatlah dia sekarang .
Walaupun vilia bukan putri kandungnya dan sama sekali tidak sedarah dengan dia , flo telah mengangap vilia sebagai putri kandungnya , putri sulungnya , apalagi vilia bertumbuh dewasa di depan matanya sendiri .
Hati flo begitu hancur melihat keadaan vilia sekarang , sama halnya dengan bian , bahkan seorang bian yang sangat jarang memperlihatkan tangisan di depan publik , kini dia menangis dengan perasaan yang sangat hancur .
" Ka , arkan dan tuan bryan serta kedua sahabatnya akan tiba di tempat kaka 5 menit lagi ". Tiba-tiba key memberikan informasi kedatangan arkan dan lainnya
" Sa-sayang , tolong bertahanlah sebentar lagi , arkan sedang menuju kesini , dia akan menyelamatkanmu hikss ". Ucap flo sambil memeluk erat vilia yang tidak sadarkan diri
Dan benar saja , 5 menit kemudian terlihat arkan sedang berlari bersama bryan , clay dan gian ke arah flo dan bian serta vilia .
Ketika sampai , tubuh arkan seakan kaku dan tidak bisa bergerak , air matanya tanpa sadar langsung menetes membasahi pipinya ketika dia melihat vilia dengan keadaan seperti itu .
__ADS_1
Bryan , clay dan juga gian sangat terkejut melihat vilia dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan darah yang masih mengalir dari bagian dada .
" Arkan cepat bantu kakamu , jangan buang-buang waktu lagi ". Ucap bian langsung menyadarkan arkan dari keterkejutannya
Tanpa menjawab ucapan sang ayah , dengan cepat arkan langsung melakukan pertolongan pertama pada vilia walaupun air matanya masih terus mengalir .
" Ayah bunda , kita harus segera membawah ka vilia ke rumah sakit , dia harus segera di operasi , bukankah kaka terkena tembakan ? ". Ucap arkan dengan cepat
" Bagaimana kau bisa tahu ? ". Tanya bian dengan bodohnya
" Key , perintahkan stiff untuk menyiapkan kapal untuk arkan membawah vilia ke rumah sakit , lakukan sekarang karena kita tidak punya banyak waktu ". Ucap flo pada key melalui alat penghubung di antara mereka
" Ka , mungkin apa yang akan ku katakan bisa mengejutkanmu , tapi katakanlah pada arkan untuk segera membawah vilia ke kapal yang sudah tersedia di ujung pulau bagian selatan , disana akan ada anak buah ka Al yang sudah menunggu untuk membantu membawah vilia ke rumah sakit ". Jawab key
" Haisss , apalagi ini sihhh ". Pekik flo yang tak percaya kalau ternyata kaka sulungnya yang tak lain adalah al ternyata datang juga ke pulau itu
Tak berselang lama akhirnya sekitar 15 mafioso black sun datang ke tempat flo dan akhirnya vilia langsung di gedong oleh arkan , tapi sebelum dia pergi , dia mengatakan sesuatu.
" Tuan bryan , apakah anda ingin ikut dengan saya ? ". Tanya arkan pada bryan
" Ahh , saya akan berada disini saja tuan arkan , saya ingin membantu sebisa saya ". Jawab bryan bukan maksud tidak ingin membantu arkan membawah vilia ke rumah sakit tapi bryan memiliki alasan tersendiri untuk tetap tinggal di pulau tersebut
" Saya yang akan menemani anda tuan arkan ". Tiba-tiba gian menawarkan diri untuk menemani arkan membawah vilia ke rumah sakit
" Bry , clay ? ". Ucap gian memanggil kedua sahabatnya
__ADS_1
" Pergilah , jaga dirimu baik-baik , kita akan bertemu lagi setelah semuanya berakhir di hotel nanti ". Jawab clay
Gian tersenyum dan akhirnya arkan dan gian beserta 15 mafioso black sun langsung pergi meninggalkan gedung utama menuju kapal yang ternyata telah al sediakan untuk membawah vilia ke rumah sakit tepat di pesisir pantai arah selatan pulau itu.
Setelah arkan dan gian dan lainnya telah pergi , bryan dan clay tiba-tiba canggung ketika berdiri berhadapan dengan flo dan bian.
" Terima kasih kalian sudah membantu dalam kejadian ini , tapi kalian bisa pulang dan beristirahat , saya tidak ingin membebani kalian dengan membantu saya dan keluarga saya ". Tiba-tiba flo mengatakan hal tersebut pada bryan dan clay
" Maaf nyonya flovia dan tentunya tuan bian , saya disini karena saya ingin membantu nona vira , putri bungsu kalian ". Jawab bryan dengan sungguh-sungguh
" Saya ingin membantu karena nona vira juga telah membantu saya dalam masalah yang masih terkait dengan kejadian ini ". Sambung bryan
" Tentu , saya tahu maksud anda dan saya juga tahu apa yang sebenarnya terjadi di antara anda dan putri saya ". Balas flo
Bryan cukup terkejut dengan apa yang flo katakan , tapi dia juga menyadari kalau flo tentu saja bisa dengan mudah bisa mengetahui hal tersebut .
" Ka , Sebaiknya sekarang kaka dan ka bian harus segera menuju ke hutan di arah timur karena sekarang Ka al sedang menghadang Sih bajingan nikolas yang ingin kabur membawah baby dari pulau ini ". Key tiba-tiba memberikan informasi pada flo
Flo langsung memejamkan matanya mendengar berita tersebut .
" Hmm , aku akan segera kesana ". Jawab flo
" Ayo sayang , jangan biarkan ka Al memiliki bahan agar bisa memarahi kita nanti ". Ajak flo pada bian
Bian menganggukkan kepalanya , tapi ketika bian dan flo baru saja ingin melangkahkan kaki menuju tempat tujuan mereka , bryan tiba-tiba mengatakan sesuatu yang membuat flo dan bian menghentikan langkah kaki mereka .
__ADS_1
" Bisakah kami ikut dengan kalian tuan bian , jika kalian ingin pergi menyelamatkan nona vira , maka izinkan kami untuk membantu kalian karena saya juga berutang nyawa pada nona vira ". Ucap bryan
Flo tidak menjawab dan malah langsung berjalan dan menarik bian agar tidak membuang-buang waktu dan tanpa disuruh dan di izinkan , bryan dan clay langsung menyusul mengikuti flo dan bian untuk menyelamatkan vira.