Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 96


__ADS_3

Happy reading 👋🏻


Kini vira benar-benar telah meninggalkan indonesia, meninggalkan semua keluarganya bahkan semua miliknya di indonesia.


Demi mencapai tujuannya bisa membuat keluarganya menjalani kehidupan yang damai dan tenang tanpa bayangan musuh, dia rela merencanakan semua yang harus dia lakukan demia mendapatkan semua itu.


Di mansion bian, flo tidak tahu lagi harus berbuat apa dan hanya bisa menangis ketika dia mendapati vira sudah pergi meninggalkan mansion.


Sekarang flo sedang menagis sesegukan di atas ranjang di kamar vira, melihat di atas meja rias telah terjejer rapih semua barang milik vira mulai dari ponsel, kartu atm dan lainnya, membuat flo tak mampu menghadapi kenyataan yang harus dia hadapi saat ini.


" Kenapa kamu harus melakukan semua ini hiksss ". Tangis flo merasa kecewa pada dirinya sendiri karena telah membuat putri kesayangannya pergi meninggalkannya.


Hesti dan seluruh art yang bekerja di mansion bian juga ikut menangis merasakan kesedihan sang majikan, mereka semua sedang berbaris berdiri di depan pintu kamar vira dan mereka melihat semua yang flo lakukan saat ini dari luar kamar tersebut.


Mereka semua juga tidak menyangka akan melihat sang majikan yang hampir tidak pernah terlihat menangis, sekarang sedang menangis sesegukan seperti itu karena kejadian tak terduga yang vira lakukan.


Bahkan hal ini belum di ketahui oleh seluruh anggota keluarga, dan mereka tak mampu berpikir apa yang akan terjadi ketika bian dan anggota keluarganya tahu, apalagi lano saat vira telah meninggalkan mansion.


********


Di tempat lain, rexa tangan kanan kedua pria misterius yang selalu melindungi vira dari bahaya apapun dalam bayangan, baru saja masuk kedalam ruangan kerja pria misterius.


" Tuan ". Ucap rexa seraya menundukkan sejenak kepalanya memberi hormat


" Ada apa ? ". Tanya pria misterius itu tanpa mengahlikan pandangannya dari layar laptopnya


" Seperti yang tuan perintahkan, saya sudah membeli 1 unit apartemen tepat di samping unit apartemen yang akan di tempati oleh nona vira ". Jelas rexa dengan wajah datarnya


" Hmm , pergilah sekarang juga dan lakukan sesuai yang saya katakan ". Jawab pria misterius itu masih fokus pada layar laptopnya

__ADS_1


Rexa tidak membalas ucapan tuannya, tapi dia langsung menunduk memberi hormat, kemudian dia langsung keluar dari ruangan kerja pria misterius itu dan langsung pergi menuju bandara yang akan mengantarkannya ke australia .


Pria misterius itu langsung menutup laptopnya, dia mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.


" Hah ". Hembusan nafas berat pun keluar begitu saja


" Dia memang aneh dari pada yang lain, aku bahkan tidak bisa menebak apa yang dia pikirkan ". Ucap pria itu dengan menatap lurus ke arah langit-langit ruang kerjanya.


Vira sangat berbeda dari setiap wanita yang dia temui selama hidupnya. Tapi, karena sifat dan sikap vira seperti itu yang membuat dia semakin mencintai vira dan semakin tidak ingin melepaskan vira.


Dia sudah tahu semua yang vira lakukan saat ini, sehingga dia mengirimkan rexa pergi ke australia untuk membantu vira disana, karena dia juga tak habis pikir, vira pergi tanpa membawah apapun dan hanya bergantung pada bantuan para sahabatnya.


" Dasar gadis nakal ". Gumam pria misterius itu seraya gelengkan kepalanya


*********


Dan benar saja, mereka bertiga tiba di mansion secara bersamaan dan langsung masuk kedalam mansion, tanpa merasa ada hal yang mencurigakan, karena mereka belum tahu apa yang terjadi saat ini.


Mereka bertiga masih melakukan aktivitas mereka seperti biasanya saat pulang kerja , mandi membersihkan diri mereka terlebih dahulu baru turun ke lantai 1 untuk makan malam bersama dengan kedua wanita kesayangan mereka.


Sedangkan flo, walaupun dia seakan tidak memiliki nyawa lagi dan terlihat menjadi sangat pendiam setelah kepergian vira. Tapi flo masih melakukan tugasnya seperti biasa untuk memasakkan makan malam untuk keluarganya.


" Kasihan sekali nyonya ". Bisik salah satu art pada art lainnya merasa kasihan melihat sang nyonya seperti orang yang tidak memiliki arti kehidupan lagi.


Setelah selesai meletakkan masakkannya di atas meja makan, flo langsung duduk di kursi kosong samping meja makan dan dia langsung bersandar di punggung kursi sambik menunggu suami dan anak-anaknya turun makan malam.


Tak berselang lama, akhirnya bian , arkan dan lano pun memasuki ruangan makan dan langsung duduk di kursi kosong lainnya, masih belum menyadari sikap murung flo.


Ketika mereka bertiga telah duduk di kursi masing-masing , bian yang terlebih dahulu menyadari sikap flo pun langsung menautkan kedua alisnya kebingungan.

__ADS_1


Kemudian lano dan arkan pun juga sudah menyadari sikap bunda mereka yang terlihat sangat aneh .


" Sayang ". Bian memanggil flo karena melihat sang istri sepertinya sedang melamun


Tapi tidak ada respon sama sekali dari flo, bian , arkan dan lano semakin bingung, apalagi mereka semakin kebingungan ketika menyadari vira tidak ada di ruangan itu .


" Hah ". Tiba-tiba flo menghembuskan nafasnya dengan berat seraya memejamkan matanya sejenak, kemudian dia menatap bian dengan tatapan sayu yang sulit bian artikan.


" Pagi tadi vira telah meninggalkan mansion dan aku tidak tahu dia pergi kemana, aku tidak bisa melacaknya bahkan dia meninggalkan ponsel, laptop dan semua kartu atmnya di kamarnya ". Ucap flo tanpa sadar air matanya menetes begitu saja


Deggggg


Bian , arkan dan lano tentu saja langsung terkejut mendengarkan penjelasan flo barusan .


" Yaaa , apa maksudmu sayang ?, tolong jangan membuatku bingung ". Tanya bian seakan pikirannya blank begitu saja


" Dia mengatakan kalau dia ingin hidup mandiri tanpa bantuan orang lain tak terkecuali kita semua ". Jawab flo tidak meneruskan penjelasannya karena suaranya serasa tercekat ketika dia mengingat kembali kejadian tadi.


Wajah lano sudah memerah, dia terlihat sangat marah setelah mengetahui kebenaran itu, tiba-tiba dia berdiri dari kursi dan pergi meninggalkan ruang makan menuju kamarnya untuk mengambil ponselnya, dia ingin menghubungi seseorang untuk melacak keberadaan vira.


Sama halnya dengan lano , arkan pun ikut meninggalkan ruang makan menuju kamarnya untuk menghubungi seseorang.


Sedangkan bian yang masih belum mengerti alasan sebenarnya kenapa putrinya bisa melakukan hal tak terduga seperti itu, hanya bisa mendekati sang istri dan langsung memeluk flo dengan hangat untuk menenangkan sang istri.


Karena bagaimanapun , dia sangat tahu kalau flo adalah orang yang paling merasa sedih atas kejadian tak terduga ini.


" Tenangkan dirimu, kita pasti bisa menemukan baby dan membawah dia kembali berkumpul bersama kita semua ". Ucap bian menenangkan flo, walaupun sebenarnya dia juga sangat sedih dan tak habis pikir putrinya bisa melakukan hal senekat ini.


Flo hanya bisa menangis dalam diam, semua kejadian tadi terus berputar dalam pikirannya membuat dia tak sanggup mengatakan apapun saat ini.

__ADS_1


__ADS_2