Bukan Kembar Biasa

Bukan Kembar Biasa
Eps 18


__ADS_3

Selamat membaca 😍


Kini Lano , arkan , vira dan vilia sudah menempati ruangan khusus di starks club yang hanya bisa di masuki oleh flo seorang .


Stif juga sudah menyiapkan beberapa macam minuman beralkohol sesuai yang di minta oleh ke empat anak Queennya .


" Yak , kalian berdua belum cukup umur untuk meminum alkhohol ". Ujar vilia menegur vira dan lano yang bahkan usia mereka baru akan genap 17 tahun beberapa hari lagi dan artinya belum bisa minum minuman beralkohol


" Kaka usia kita memang masih 16 tahun tapi kan kita udah selesai study , minuman yang aku pesan juga kadar alkoholnya juga sangat rendah ". Balas vira dengan santai


" Iya tapi kan.... ". Ucapan vilia langsung di sela oleh arkan


" Biarkan saja ka , kan ada kita juga yang bisa menjaga mereka jika mereka berdua sampai mabuk ". Ucap arkan sama sekali tidak mengekang apapun yang mau di lakukan oleh kedua adik kembarnya


Vilia hanya bisa memejamkan matanya dan menghembuskam nafas berat , sedangkan vira langsung tertawa kecil melihat vilia seperti itu.


Mereka berempat menikmati minuman mereka masing-masing , di iringi lagu dj yang di request oleh vira dan juga mereka menimati cemilan yang di sediakan oleh stif .


Di luar gedung starks club , sebuah mobil mewah mulai memasuki area parkiran club itu .


Para pengunjung yang datang bersamaan dengan mobil itu serta para pengunjung yang keluar masuk pintu utama club berhasil di curi perhatian mereka karena kedatangan mobil sport keluaran baru itu .


Tiba-tiba 2 mobil sport lainnya juga berdatangan dan langsung memarkir mobil sport itu di samping kedua sisi mobil sport yang pertama datang .


" Waahhh , sepertinya orang-orang dalam 3 mobil mewah itu adalah orang kaya raya ". ucap salah satu pengunjung terkagum-kagum


" Tentu saja mereka kaya raya , memangnya kamu tidak tahu siapa mereka ? ". Ujar temannya pengunjung itu

__ADS_1


" Memangnya mereka siapa ? ".


" Gila sih kalau kamu sampai tidak tahu siapa mereka , tuan gian , tuan bryan dan yang paling di incar oleh seluruh gadis di dunia adalah tuan clay , anak-anak dari ketiga pengusaha paling terkenal di indonesia ".


" Wahhh kalau mereka sih aku tahu , tapi ini pertama kalinya aku bertemu dan melihat mereka secara langsung ". Ucap pengunjung itu


Semua mata gadis-gadis yang ada di luar club itu sangat kagum dengan ketiga sosok pria yang di sebutkan tadi .


" Ohh hayooooo brayy " . Teriak gian sih pria paling cerewet dari antara kedua sahabatnya


" Berisik ". Pekik bryan malas dengan kelakuan gian sahabatnya


Ketiga pria tampan itu langsung berjalan masuk kedalam club , stif yang mendapatkan info bahwa pelanggan setianya yakni gian , bryan dan clay baru saja datang mengunjungi club , langsung cepat-cepat menemui ketiga pria tampan itu .


Sebenarnya stif sedang kebingungan , pasalnya sudah tidak ada lagi ruangan kosong di club itu , semua ruangan sudah di booking dan dia kebingungan bagaimana caranya dia menjamu ketiga pelanggan setianya .


Lantunan musik dj serta pencahayaan yang sangat menarik saat ketiga pria tampan itu masuk kedalam club membuat mereka semakin tidak sabar untuk bersenang-senang malam ini.


" Selamat malam dan selamat datang ke starks club Tuan clay , tuan bryan dan tuan gian ". ucap stif tiba-tiba muncul di hadapan ketiga pria tampan itu membuat ketiga pria itu langsung menghentikkan langkah kaki mereka


" Ahh ternyata anda tuan stif , bagaimana ? , Apakah ada ruangan kosong yang bisa kami tempati malam hari ini ? ". Tanya gian pada stiff


" Maaf tuan gian , sepertinya tidak ada ruangan kosong lagi di club kami , saya sungguh meminta maaf ". Ucap stif merasa tidak enak pada ketiga pelanggan setianya


Gian langsung melongoh kaget , baru kali ini mereka tidak bisa menempati salah satu ruangan di club ini , Biasanya setiap kali mereka datang mereka masih bisa mendapatkan ruangan walaupun sebenarnya semua ruangan sudah full.


" Ck , kenapa tidak melakukan apa yang biasa anda lakukan tuan stif , kami ingin satu ruangan yang bisa kami tempati sekarang ". Ucap bryan menatap stif dengan datar

__ADS_1


" Bagaimana dengan ruangan VIP yang selalu anda bilang bahwa ruangan itu adalah ruangan khusus pemilik club ini ". Tanya gian


" Bukankah ruangan itu seharusnya sedang kosong sekarang , lagi pula pemilik club ini kan jarang sekali datang , boleh lah kami menempati ruangan itu kali ini , kami sangat ingin bersenang-senang ". Sambung gian


" Maaf tuan , ruangan itu juga sedang di pakai oleh anak-anak dari pemilik club ini , jika tuan-tuan masih ingin menunggu sampai ada ruangan kosong , saya akan mengosongkan beberapa tempat duduk di ruangan utama ". Ucap stif menawarkan tempat duduk lain di ruangan utama


" Tidak perlu tuan stif , kami hanya ingin menempati ruangan VIP saja , kami tidak terbiasa jika privasi kami di lihat oleh banyak orang ". Clay yang sedari tadi diam pun langsung angkat bicara karena dia paling benci jika dia tidak bisa mendapatkan ruangan yang bisa membuat privasinya terjaga


Stif pun jadi kebingungan , dia tahu bahwa ketiga pria di hadapannya saat ini pasti tidak akan pernah mau mengangkatkan kaki mereka dari club jika keinginan mereka belum terpenuhi .


Bagaimana dia harus mendapatkan ruangan kosong sedang semua ruangan VIP yang berjumlah hampir 25 ruangan saja full di isi oleh para pengusaha terkenal lainnya juga para orang-orang ber uang yang terlebih dahulu membooking ruangan VIP di starks club.


Tiba-tiba asisten stif memberikan informasi melalui alat penghubung di antara mereka berdua bahwa salah satu pengusaha yang menempati salah satu ruangan VIP sudah keluar dari ruangannya yang artinya sudah ada 1 ruangan kosong .


" Tuan , sepertinya kalian sangat beruntung , ada 1 ruangan yang baru saja kosong , mari saya antarkan ke ruangan tersebut ". Ucap stif tersenyum senang


Gian , bryan dan clay pun langsung mengikuti stif menuju ruangan tersebut dan ketika tiba di ruangan itu , stif langsung menyuruh pelayan untuk datang membawakan minuman yang biasa di minum oleh ketiga pria tampan langganan setinya itu.


Kembali ke ruangan vira dan lainnya , mereka berempat sedang asik karaoke dan menikmati minuman mereka masing-masing.


" Astaga ini sudah jam 9 malam , bagaimana kalau bunda menyadari bahwa kita tidak ada di mansion jam segini ". Batin vilia merasa takut karena dia yang tidak pernah pulang larut malam kecuali ada tugas tambahan di kantor membuat dia takut jika flo dan bian memarahi mereka semua


" Ada apa ka , kenapa kaka terlihat gelisah seperti itu ? ". Tanya vira yang ternyata sedari tadi memperhatikan vilia


" Ya , kaka hanya takut bunda memarahi kita semua karena tidak izin ke tempat ini dan malah pulang larut malam , ini sudah jam 9 ". Jawab vilia jujur


" Haiss , tenang saja ka , bunda tidak akan memarahi kita , percaya saja padaku ". Balas vira mencoba meyakinkan vilia bahwa mereka semua tidak akan di marahi ayah dan bunda mereka nanti

__ADS_1


__ADS_2