
" Ben sudah menyingkirkan orang yang menyabotase kecelakaan vira dan skay. Lalu apa yang akan kalian lakukan setelah ini ? ". Tanya Al.
" Tentu saja aku berencana untuk segera menemui vira di australia dan akan mengajak dia pulang ke mansion ". Jawab flo penuh keyakinan.
" Ya, kalian memang harus melakukan hal itu secepatnya ". Balas varo dengan wajah datarnya.
" Tapi aku masih tidak menyangka kalau ketua mafia itu adalah putra dari tuan Hil. Pantas saja dia berani menyabotase kecelakaan itu, yang pastinya dengan alasan membalaskan dendam kematian tuan Hil ". Jelas Al.
" Sekarang lupakan saja soal musuh di masa lalu. Sekarang fokuslah menjalani hidup dengan bahagia bersama keluarga kalian dan tentunya bersama kami juga ". Sambung varo.
Uhukk
Uhukk
Semua orang dalam ruangan rawat ben langsung mengarahkan pandangan mereka ke arah key dengan menautkan kedua alis mereka, karena key yang tiba-tiba batuk-batuk.
" Wahh.. Apa sekarang mantan ketua mafia gold water sudah menjadi pria tua yang baik dan perhatian ? ". Ucap key ternyata sedang menyindir varo.
Untung saja Sefanya, dean dan anna tidak ada di dalam ruangan itu, karena mereka bertiga sedang menemani arkan di ruang kerja arkan saat ini.
" Mulai lagi ". Ujar Al seraya menggelengkan kepalanya tak habis pikir dengan tingkah key yang selalu mencari cela untuk memulai pertengkaran.
Sedangkan varo langsung memutar bola matanya dengan malas mendengar sindiran key. Tapi varo tidak berniat membalasnya.
" Oh ya sayang.. Bagaimana kalau kita pergi ke indonesia setelah flo berhasil mengajak vira pulang ke indonesia ? ". Tanya xiera pada Al.
" Oke boleh, sekalian kita ajak dean ke sana juga karena libur sekolah sudah hampir tiba ". Jawab al setuju dengan ajakan istrinya.
" Tapi kalian sepertinya masih tertinggal 1 berita mengejutkan lagi kan ". Ujar key dengan santainya.
" Kabar apa lagi ? Jangan aneh-aneh deh key ". Ucap Al menautkan kedua alisnya.
" Vira sudah menikah dan sekarang dia sedang hamil 2 bulan ".
Bukan key yang menjawab melainkan flo. Sontak Al dan varo serta yang lainnya yang memang belum diberitahu soal itu pun langsung terkejut.
" Apa maksudmu swetty ? ". Tanya al terkejut.
Flo menjelaskan semuanya dan dia juga mengatakan pada al dan juga varo bahwa tidak perlu marah karena vira dan skay menikah tanpa meminta restu dari mereka. Karena mereka juga harus paham situasi pada saat vira dan skay menikah, jadi wajar saja vira maupun skay menikah secara diam-diam.
******
__ADS_1
Di australia sekarang vira sedang di introgasi oleh skay di dalam kamar mereka.
" Kenapa kamu menyembunyikan kehamilanmu dariku ? ". Tanya skay hanya sekedar ingin tahu bukan untuk memarahi vira.
" Kamu tahu darimana ? Bahkan aku belum memberitahukan kehamilanku pada siapapun tanpa terkecuali daddy ". Vira malah balik bertanya pada skay dengan menautkan kedua alisnya.
" Kamu tidak perlu tahu darimana aku bisa tahu tentang kehamilanmu, sayang. Tapi jawablah pertanyaanku. Kenapa kamu menyembunyikan hal sebesar ini dariku ? ". Jawab skay.
" Aku hanya memberitahukan kehamilanku pada erika. Tapi tidak mungkin skay menemui erika diam-diam, apalagi aku jelas ada di indonesia dan terus memantau pergerakan erika dan lainnya ". Batin vira penasaran.
" Lalu kenapa kalau aku menyembunyikan kehamilanku ? Apa kau marah karna hal itu ". Vira sengaja ingin menjawab pertanyaan suaminya.
" Hah ". Skay menghembuskan nafasnya dengan berat seraya memejamkan matanya sejenak.
" Ayolah, kamu selalu mengubah topik pembicaraan setiap kali aku bertanya serius, sayang ". Ucap skay
" Hehe.. Ya lupakan saja soal pertanyaanmu barusan, bukankah sekarang kau juga sudah tahu tentang kehamilanku ". Ujar vira cengar-cengir.
" Hah ".
Skay tentu tidak bisa marah maupun kesal walaupun vira dengan sengaja menyembunyikan kehamilan calon bayi mereka. Akhirnya skay langsung mendekati vira dan memeluknya dengan lembut.
Semenjak kehamilannya 2 bulan ini. Mood vira memang selalu berubah-ubah dan dia paling suka jika di peluk oleh suaminya, karena setiap kali skay memeluknya pasti dia akan merasa sangat nyaman.
" Tentu saja aku bahagia. Kita akan segera memiliki anak yang sangat aku inginkan selama ini ". Jawab skay dengan lembut.
Masih berpelukan, tapi tangan kanan skay mulai turun ke perut vira dan dengan perlahan skay mengelus perut vira yang masih rata.
" Bahkan bukan hanya aku saja yang bahagia, tapi seluruh keluargamu juga sangat bahagia ketika aku dan mereka semua secara bersamaan mengetahui kehamilanmu, sayang ". Batin skay sangat dan sangat bahagia.
" Aku juga sangat bahagia, aku akan segera menjadi seorang ibu ". Ucap vira sangat antusias.
" Aku juga akan menjadi seorang ayah tentunya ". Balas skay tersenyum bahagia.
Skay melepaskan pelukannya dari vira dengan gerakan lembut dan perlahan. Setelah itu dia menatap istrinya dengan tatapan bahagia di iringi senyuman yang penuh kebahagiaan.
" Aku sangat menantikan kehadiran anak kita nanti. Maka dari itu kamu jangan melakukan pekerjaan yang berat dan melelahkan selama masa kehamilanmu ". Ucap skay menasehati vira dengan penuh kelembutan.
" Aku tahu dan aku tidak akan membatah nasehatmu kali ini ". Jawab vira membalas senyuman suaminya dengan senyuman hangat.
Skay bahagia karena melihat istrinya bahagia. Dan dia ingin melihat vira terus bahagia seperti ini selamanya.
__ADS_1
" Kamu mau makan apa ? Bukankah jika orang hamil selalu ada ngidam-ngidamnya ? ". Tanya skay tidak tahu kalau vira memang sudah menunggu skay menawarkan hal ini sedari tadi.
" Bolehkah ? ". Pekik vira dengan antusias.
Skay pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum gemas.
" Baiklah-baiklah.. Aku ingin makan pancake tapi... " vira sengaja menjeda ucapannya.
Deg.
" Kok perasaan aku jadi tidak enak ". Batin skay mulai curiga jika istrinya akan meminta hal yang aneh-aneh.
" Tapi aku ingin pancake topingnya cabe ".
Deg.
" Baru juga aku memikirkannya ". Batin skay tercengang dengan ngidamnya vira.
" Sayang.. Mana ada pancake toping cabe, jangan aneh-aneh deh ". Ujar skay tak habis pikir.
Mendengarkan skay mengatakan hal itu. Wajah vira langsung cemberut, sepertinya dia ngambek.
" Kamu nanya aku ngidamnya apa, tapi saat aku mengatakan apa yang aku inginkan, kok kamu malah bilang aku aneh sih ". Vira sudah mode ngambek.
Skay tercengang melihat perubahan sikap istrinya hanya dalam beberapa detik saja. Yang tadinya senyum bahagia, sekarang malah ngambek.
" Sabar skay, kan vira benar malau kamu yang bertanya apa yang dia inginkan ". Batin skay mengatakan sabar pada dirinya sendiri.
" Ya udah kalau kamu gk mau beliin aku pancake toping cabe. Aku mau tidur aja ! ". Ucap vira langsung merebahkan tubuhnya ke ranjang dengan kasar dan kesal.
" Hei, pelan-pelan sayang ". Ujar skay khawatir karena kelakuan vira.
" Gk usah sok perhatian ! Keluar sana ! Aku mau tidur ". Pekik vira langsung menutup wajahnya dengan bantal.
" Hah ".
" Ini gila ". Batin skay memejamkan matanya karena frustasi.
Akhirnya mau tidak mau, skay langsung mengajak vira pergi untuk membeli pancake yang di katakan vira. Dengan pikiran pasti saat mereka ke toko kue dan apa yang di bilang vira gk ada, pasti vira akan mengerti dengan sendiri.
Akhirnya mereka berdua pergi dengan vira yang moodnya sudah kembali normal dan dia sangat antusias.
__ADS_1