
Happy reading guys 🤟🏻
Skay sama sekali tidak bermaksud untuk membentak ataupun memarahi vira. Hanya saja dia sadar bahwa emosinya barusan tidak bisa dapat di kontrol.
Akhirnya skay mengejar vira yang telah masuk ke dalam mansion.
*******
Vira baru saja masuk kedalam kamar yang dia tempati tadi di samping kamar skay di lantai 2 mansion itu.
Dengan cepat vira membereskan barang-barangnya dan memasukkannya ke dalam tas ransel yang selalu dia bawah.
Skay tiba-tiba datang dan masuk begitu saja ke dalam kamar itu dan tanpa vira duga. Skay malah memeluknya.
Deg.
Jantung vira berdetak begitu cepat. Dia bahkan bisa mencium aroma parfum skay yang sangat wangi saat ini.
" Aku tidak bermaksud membentakmu ataupun berniat memarahimu, tolong maafkan aku ". Ucap skay semakin membuat vira speechless.
" A-apa yang kau lakukan ?". Ujar vira gugup dengan perasaan campur aduk.
Skay melepaskan pelukannya dari tubuh vira. Dia menatap vira dengan tatapan yang sulit di artikan membuat jantung vira tidak berhenti berdetak cepat.
" Belum saatnya aku memberitahumu siapa aku sebenarnya. Tapi aku ingin memberitahukan hal penting padamu ". Ucap skay terlihat sangat serius.
Vira diam saja tanpa merespon ucapan skay, sehingga skay langsung melanjutkan ucapannya.
" Aku tahu bundamu adalah Queen mafia black sun, aku juga tahu kalau bundamu adalah pemilik FAW Grup dan aku juga tahu kalau tuan al bahkan tuan varo juga adalah saudara kembar dan kaka kandung dari bundamu ".
" Terlepas dari apa yang aku ketahui dari keluargamu. Aku juga tahu apa yang sedang bundamu rencanakan selama ini ". Sambung skay jujur.
" Hmm, aku tahu semua itu ! ". Jawab vira dengan tatapan dingin.
" Dan sebenarnya aku juga sudah tahu siapa kamu sebenarnya! ". Sambung vira semakin menatap skay dengan tatapan lebih dingin lagi.
" Apalagi aku jelas sudah tahu apa yang juga kau lakukan. TUAN MISTERIUS YANG SERING MENERORKU, KAMU KAN ORANGNYA ".
Deg.
__ADS_1
Skay tentu saja terkejut mendengarkan semua yang vira katakan barusan.
" Apa maksudmu ? ". Tanya skay terlihat sedikit gugup.
" Tidak perlu membohongiku lagi! Aku tahu semua yang kau lakukan, maka dari itu jangan pernah meremehkanku ". Jawab vira dengan tatapan tajam.
" Apa hal penting yang ingin kau katakan tadi itu adalah Ketiga uncle ku yang akan datang ke negara ini untuk menangkap nikolas akan tertangkap dan akan di bunuh oleh dalang utama permasalahan ini, tuan besar yang menjadikan nikolas dan rekan-rekannya sebagai tangan kanan ? ". Sambung vira.
Deg.
" Ba-bagaimana kau bisa tahu ? ". Tanya skay sangat terkejut, ternyata vira tahu semuanya.
" Sangat mudah bagiku mencari tahu hal seperti itu, sudah ku bilang jangan meremehkanku tuan skay !!! ". Jawab vira menekan nama skay.
Skay mengusap wajahnya dengan kasar dan kembali menatap vira dengan tatapan yang sulit di artikan.
" Sudah ku duga sejak awal. Gadis nakal ini pasti telah menyusun rencana lain sebelum dia mencari masalah pada nyonya flo ". Batin skay.
" Baiklah aku jujur kalau aku pria yang kau temui di rumah sakit ". Jawab skay yang ternyata benar dialah sih pria misterius yang selama ini membuat vira penasaran.
Vira berdecih di iringi seringai tipis di bibirnya. " Ternyata dugaanku benar ". Ujar vira ternyata telah menjebak skay dan skay malah masuk begitu saja dalam semua perkataan jebakan vira sedari tadi tanpa skay sadari.
" Kau menjebakku ? ". Tanya skay dengan tatapan datar.
" Hmm, perlu kau ingat yah! , sebaiknya kau harus mencari tahu dahulu keahlianku sebelumnya, agar hal seperti ini tidak terjadi ". Ucap vira sengaja menyindir skay.
" Jika kau bisa berpikir 10 langkah kedepan. Aku bisa berpikir 1000 langkah kedepan untuk menjamin seluruh rencanaku berhasil ". Sambung vira.
Skay malah terdiam dan tidak bisa berkata apapun. Bukan karena dia kalah jika ingin berdebat dengan vira. Hanya saja dia tidak mau berdebat dengan wanita yang dia cintai.
Skay menghembuskan nafasnya dengan berat. " Terserah kau ingin mengatakan apapun. Tapi dengarkan aku ! ". Ucap skay serius.
" Tolong jangan melakukan apapun dan biarkan aku yang menangani masalah ini. Aku tahu kamu tidak akan membiarkan bundamu dalam bahays sehingga kamu melakukan semua ini. Tapi aku berjanji akan menyelesaikan semua ini secepatnya, agar kamu bisa berkumpul lagi dengan keluargamu dan hidup dengan tenang dan bahagia ". Sambung skay serius.
" Kamu terlambat ". Jawab vira dengan santai, di iringi senyum tipis.
Skay menautkan kedua alisnya, dia bingung dan tidak mengerti apa maksud perkataan vira barusan.
" Nikolas sudah berada dalam kendaliku saat ini. Mengatakan pada bundaku bahwa nikolas berada di negara ini, hanyalah rencana keduaku! ". Sambung vira.
__ADS_1
Setelah mengatakan hal itu pada skay. Tiba-tiba vira melakukan hal yang sangat tidak terduga.
" Biarkan seperti ini sebentar saja ". Ucap vira
Tanpa skay duga. Vira malah memeluknya dan berkata seperti itu.
Skay akhirnya membalas pelukan vira, walaupun dia masih tak percaya vira akan memeluknya tanpa dia minta.
" Terima kasih sudah jujur mengatakan kalau kamu adalah pria misterius yang selama ini telah membuatku penasaran sekaligus frustasi ". Ucapan tak terduga yang vira lontarkan.
" Terima kasih juga sudah membantuku selama ini. Maaf jika aku selalu bersikap kasar padamu. ".
" Tapi aku memelukmu bukan karena aku telah menerimamu!. Hanya saja aku merasa telah menjadi gadis paling beruntung yang memiliki banyak orang yang sangat menyayangiku dan mencintaiku dengan tulus sepertimu ". Sambung vira.
Skay memejamkan matanya di iringi senyuman tipis yang tidak di lihat oleh vira. Dia semakin memeluk vira dengan hangat, karena pelukan itu sangat nyaman di rasakan oleh skay.
" Aku pun tidak mau memaksamu untuk menerimaku apalagi cintaku, seperti yang aku katakan di awal pertemuan kita parkiran mall ". Jawab skay jujur sama sekali tidak memaksa vira untuk membalas cintanya.
" Haha, kau ternyata pria yang menepati perkataanmu sendiri ". Balas vira tertawa kecil.
Nyaman. Tentu saja vira sangat nyaman memeluk skay, walaupun ini pertama kalinya dia memeluk seorang pria yang bukan bagian dari keluarganya.
" Tapi, bisakah kamu membiarkan aku saja yang menangani masalah ini? , aku tidak mau terjadi suatu hal buruk padamu. Bahkan aku tidak bisa memikirkan bagaimana jika bos besar tuan nikolas malah berbalik mengincarmu, jika dia tahu kamu terang-terangan ingin melawannya ". Ucap skay.
Vira pun melepaskan pelukkannya dari skay dan menatap skay dengan senyuman hangat.
" Ini senyuman pertama yang bisa ku lihat dari bibirmu semenjak kematian kakamu. Tetaplah tersenyum seperti ini dan hidup bahagia kedepannya ". Batin skay merasa bahagia jika melihat vira bisa tersenyum lagi.
" Aku bukan tipe orang yang akan mundur begitu saja hanya dengan ucapanmu ". Jawab vira.
" Tapi aku bisa berbagi rencana dengamu tanpa harus menghentikan apa yang sudah aku lakukan ". Sambung vira.
Skay pasrah dan kewalahan lagi karena vira susah sekali di ajak bekerja sama dalam situasi ini.
" Baiklah aku setuju, tapi dengan satu syarat ". Ucap skay.
" Kamu harus tetap berada dalam jangkauanku dan apapun yang ingin kamu lakukan, harus bilang padaku ". Sambung skay.
" Oke deal ". Jawab vira setuju sambil tersenyum.
__ADS_1